Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Sejumlah Pelajar Tingkat SMP-SMA Tidak Tertampung Sekolah.
Anggota Dewan Fraksi NasDem Pelalawan Cari Solusi Bersama Sekolah

Pemimpin Umum R
Kamis, 12 Jul 2018 | dilihat: 1440 kali
Foto: doc Foto Anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi Partai NasDem, Rustam Sinaga tengah di wawancarai UNGKAP RIAU terkait tanggapannya dalam mencari solusi terkait banyaknya anak sekolah yang tidak tertampung di SMPN 1 dan SMAN 1 Pangkalan kerinci Kabupaten Pelalawan Riau

PELALAWAN, Ungkapriau.com - Menyikapi persoalan siswa-siswi yang belum tertampung di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN) Pangkalan Kerinci dan Siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pangkalan Kerinci dalam PPDB Tahun ajaran 2018, anggota DPRD Pelalawan dari Partai NasDem, Rustam Sinaga sambangi SMPN 1 dan SMAN 1 Pkl.Kerinci, Kamis (12/7/2018).

Tujuan Rustam Sinaga menyambangi Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 dan SMAN 1 Pkl.Kerinci untuk menyampaikan suatu aspirasi masyarakat tentang banyaknya siswa dan siswi yang sampai saat ini masih banyak yang belum bersekolah.

Kepada Ungkapriau.com Rustam Sinaga mengatakan, permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat Pelalawan di berbagai hal seperti masalah pendidikan sudah menjadi kewajipan Anggota Dewan bersama pemerintah untuk mencari solusi penyelesaiannya.

Dikatakannya, penerimaan siswa-siswi di SMPN 1 dan SMAN 1 Pkl.Kerinci harus di prioritaskan yang zonasinya berdekatan dengan sekolah ini.

Dalam masalah ini menurut Politisi Partai NasDem tersebut, kepala sekolah yang bersangkutan harus membuat kebijakan tentang anak-anak yang tidak tertampung dalam penerimaan baru tahun 2018 dengan mengadakan ruang kelas tambahan sebagai solusinya.

Rustam juga mengaku sarana dan Prasarana sekolah tingkat SMP dan SMA disekitar pusat kota Kec.Pkl.Kerinci minim.

"Sebelum pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan dan Pemerintah Provinsi Riau merealisasikan penambahan pembangunan sekolah SMP dan SMA  di Pkl.Kerinci, tentunya kepala sekolah dan Dinas Pendidikan dapat mencari solusinya dengan menambah ruang kelas untuk menampung anak-anak yang kita khawatirkan akan terlantar dan tidak bersekolah di tahun ajaran 2018 ini," ujarnya.

Di Daerah Kabupaten Pelalawan, lanjut Rustam, ada tiga poin yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Tiga poin ini adalah, masalah Pendidikan, Kesehatan dan Pencatatan Sipil.

Ia juga mengaku bahwa anggota DPRD Kab.Pelalawan peduli akan masalah itu, "Siapa bilang Anggota DPRD Pelalawan tidak respon permasalahan masyarakat ini. Buktinya kita mendatangi sekolah SMPN 1 dan SMAN 1 Pkl.Kerinci hari ini untuk menyampaikan kepada pihak sekolah dalam mencari solusinya," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa permasalahan ini tidak akan dibiarkan berlangsung lama, "Bukan membiarkan hal ini terus berlangsung. Kita bersama Pemerintah Daerah sedang mencari solusinya. Bahkan kita sering memberikan tips kepada Disdik Pelalawan untuk antisipasi membludaknya PPDB setiap tahunnya di SMPN-1 dan SMAN-1 Pangkalan kerinci. Tips antisipasi yang saya maksud, Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan wajib menambah sarana dan Prasarana sekolah SMPN-1 di radius/zonasi pusat kota Pkl kerinci," katanya.

Diakhir penyampaiannya, Rustam Sinaga menghimbau juga menghimbau pihak Disdik Provinsi Riau dan Disdik Pelalawan agar menanmbah sarana prasarana SMA dan SMP di Pangkalan Kerinci.

Semantara itu, Kepala Sekolah Menengah Atas SMA 1 Pkl.Kerinci, Syahrial,M.Pd saat dikonfirmasi di ruang kerjanya berjanji akan mencari solusi.

"Menampung anak-anak ini di SMAN 1 Pangkalan Kerinci, kita bersama komite sekolah akan berangkat ke Pekanbaru untuk meminta rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi Riau jika berpeluang menambah ruang kelas. Persoalan keluhan masyarakat ini yang disampaikan melalui anggota DPRD Pelalawan harus disampaikan di Provinsi. Saya tidak bisa membuat suatu kebijakan tanpa restu Disdik Provinsi Riau. Mudahan ada kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau," pungkas Kepsek. (Yulianus)

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved