DAMASKUS - Amerika Serikat (AS) menuduh pasukan Suriah sengaja menargetkan warga sipil dalam serangan udara untuk membasmi kelompok ISIS. Pemerintah Suriah membantahnya.
“Tentara Suriah tidak menargetkan warga sipil dan tidak akan melakukannya,” Kata Juru Bicara Pemerintah Suriah Omran Al Zoubi, seperti dilansir Reuters, Jum’at (28/11/2014).
“Kementerian Luar Negeri AS seharusnya lebih menunjukkan rasa hormat terhadap warganya yang tewas di tangan teroris. Juga jangan menyatakan tuduhan palsu terhadap negara Suriah yang telah menghadapi teror selama bertahun-tahun,” Tambahnya.
Kementerian Luar Negeri AS menganggap pengeboman di kota Raqqa merupakan hal yang mengerikan.
| Baca juga: | Sejumlah Satker Merasa Tertekan |
Pengeboman ini membunuh 95 warga sipil . Beberapa serangan udara mengenai pasar terkenal di sana yang berdekatan dengan museum dan lingkungan industri.
PBB memperkirakan, sekira 200.000 orang telah tewas dalam perang saudara di Suriah sejak tahun 2011. (ful)
Rekomendasi untuk Anda
Internasional
| Kapal Terbalik 52 Orang Tewas | |
| Helikopter Tabrak Tiang Listrik di Kanada, 2 Orang Tewas | |
| 30 Ribu Pasukan Irak Serbu ISIS di Tikrit | |
| Ular Sepanjang 420 Meter Ditemukan Tewas di Lanchsire | |
| Ikuti ISIS, Boko Haram Rilis Video Eksekusi | |
Riau Bangkit Channel
Berita Terbaru
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














