Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Truk CPO Kencing di Jalan
Pengusaha Sawit Akan Mengalami Rugi

Wartawan Ungkap
Senin, 03 Sep 2018 | dilihat: 1531 kali
Foto: doc Foto Truk CPO yang sedang kencing di tempat penampungan di wilayah hukum Polres Inhu

INHU. ungkapriau.com- Walaupun berbagai daerah tentangga mengakui Provinsi Riau merupakan  sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Namun hal itu, tidak terbantahkan oleh siapapun bahwa industri kelapa sawit di Provinsi Riau begitu besar. 

Akan tetapi, didalam pujian itu juga terdapat persoalan klasik dialami oleh pengusaha tentang keamanan jalur logistik pengangkutan Crude Palm Oil (CPO) menuju tujuan pengirimannya.

Akhir-akhir ini, terhendus pernyataan pihak Organisasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI), pelaku usaha sawit di Riau mengalami tekor pada alur pengangkutan karena terjadi kekurangan muatan pada sektor transportasi setelah sampai tujuan.

"Berat muatan minyak CPO mengalami kekurangan ketika dilakukan penimbangan. Persoalan ini terjadi ketika di ditengah perjalanan menuju pelabuhan,". 

Dalam statement para pengusaha sawit ini. Pihaknya bukan mengeluh tentang pungli dijalan melainkan persoalan  muatan yang selalu berkurang setelah sampai di tujuan.

"Misalnya CPO dikirim ke tujuan cukup takaran dan setelah ditimbang ditempat tujuan pasti tetap berkurang, menimal kekurangannya 100-200 Kg. Padahal, saat diberangkatkan, aplikasi pipa Truk sudah disegel.

Namun anehnya tetap hilang,".

Kendatipun permasalahan truk tangki CPO "kencing di jalan" yang sering dikeluhkan dan sampai kini masih terus marak terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Riau. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sejumlah truk tangki pengangkut CPO dari perusahan kelapa sawit diduga berada di tempat penampungan CPO ilegal.

Pantauan ungkapriau.com belum lama ini diwilayah hukum polres Inhu, terlihat jelas mobil-mobil truk tangki CPO sedang berada di salah satu tempat yang sepertinya tempat penampungan CPO ilegal. 

Maraknya tempat penampungan CPO ilegal ini, sungguh sangat disayangkan tak ada ditindakan tegas dari aparat penegak hukum. Sepertinya ada pembiaran dan membuat pengusaha kelapa sawit rugi.

Riau salah satu daerah yang terbesar  di Indonesia untuk produsen minyak sawit dengan mencapai persentase 20% secara nasional. Bahkan jumlah petani sawit di daerah itu menembus angka 500 ribu jiwa yang didalamnya terdapat pengusaha sawit kelas atas.

Mafia cpo ini didapati di Jalan lintas Timur Jl. PT. INECDHA Wilayah Hukum Polsek Rengat Barat Polres Inhu-Riau, Senin 3 September 2018. (Agusman)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved