SIAK. ungkapriau.com- Salah seorang Pria, ditemukan tergantung dengan seutas tali oleh Saksi Sisu sekira pukul 06.30 Wib dibelakang toko roti ayah di Perawang Kabupaten Siak. Selasa (27/21/18).
Kronologi ditemukannya pria bernama AP alias Andri ini, ketika saksi bernama Sisu (Karyawan) toko roti Ayah membuka toko sekira pukul 06.30 Wib di Jl. Raya KM. 05 RT. 002 RW. 006 Kel. Perawang Kec. Tualang Kab. Siak dan disaat itu Saksi menemukan AP alias Andri dalam keadaan tergantung leher dengan terikat tali dan sudah tidak bernyawa.
Demikian informasi penemuan pria gantung diri ini dijelaskan Kapolsek Tualang Kompol JJ Hutapea melalui Panit Rony Ardunsyah SH, MH kepada ungkapriau.com diruang kerjanya. Rabu (28/11/18).
"Ya. Kejadian tersebut awal mula diketahui oleh saksi bernama Sisu (karyawan di Toko Roti AYAH), sekira pukul 06.30 Wib dengan posisi laki-laki itu tergantung dengan seutas tali di belakang ruko/toko yang berjarak sekitar 5m dari pintu toko dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi,” jelas Rony.
Selanjutnya, Sdr.
| Baca juga: | |
| Kepsek SMKN 6 Tenayan Raya Diduga Lakukan Pungli | |
| Mayat Seorang Pria Tanpa Busana Ditemukan Mengapung | |
| Korban Ditemukan Masih 23 Orang Tewas | |
Atas kejadian itu Sdr. Sisu langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Sektor Tualang. Kepolisian Sektor Tualang yang dipimpin oleh Kapolsek Tualang Kompol JJ HUTAPEA didampingi PANIT RESKRIM IPDA MUSA H SIBARANI, S.Psi, M.Si beserta 10 Orang anggota langsung menuju TKP dan sesampai di TKP unit Reskrim melakukan olah TKP, mencatat saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti untuk keeprluan visum.
Adapun hasil Visum sbb :
a. Tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh Korban.
b. Adapun Ciri - ciri yang ditemukan pada bagian tubuh Korban : Menggunakan baju kaos berkerah lengan pendek wrna biru garis garis, Menggunakan celana panjang warna cokelat, Tinggi lebih kurang 160 Cm, Kulit sawo matang, Rambut berwarna Hitam pendek lurus
Kapolsek Tualang Kompol JJ Hutapea Melalui Panit Res Rony Ardunsyah SH,MH menyebutkan dalam dugaannya atas kenekatan pria itu gantung diri karena frustasi diputusi sang pacar.
“Benar, kita menduga pria ini nekat gantung diri karena di putusin pacarnya sesuai keterangan dari saksi-saksi dan korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.
Sudah. “Kita telah memintai keterangan terhadap salah seorang perempuan yang mengaku namanya Hasdalena (pacar korban) dan dalam pernyataan gadis itu menyatakan korban tidak pernah mengalami gangguan kesehatan yang serius,” terang Kapolsek.
Kapolsek Tualang ini menyebutkan, didalam hasil wawancaranya kepada Hasdalena terungkap bahwa korban sering mengancam untuk melakukan bunuh diri dengan melompat terjun kebawah dari lantai III toko roto ayah. Bukan hanya itu saja ancamannya kepada sang pacar. Bahkan menurut Hasdalena ini. Cowoknya tersebut oernah menyayat tangannya dengan menggunakan pisau.
“Ya, kematian pria ini benar-benar murni bunuh diri. Sebeb, sebelum dia mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Dia sempat melakukan ancaman bunuh diri kepada pacarnya (Hasdalena) melakui WhatsApp dengan memperlihatkan tali yang akan digunakannya untuk bunuh kepada sang pacarnya karena tidak terima diputusi pacarnya,” ujar Kapolsek. (Op)
| Bupati Alfedri Ajak Masyarakat tingkatkan Iman dan Taqwan | |
| Kapolsek Tualang Bersama Koramil-X Perawang & Satpol PP Tegur Warga Abai Protokol Kesehatan | |
| Alfedri Harapkan Baznas Turut Adil Membantu Masyarakat Terpapar | |
| Bupati Alfedri Anjurkan Masyarakat Taati Protokol Kesehatan | |
| Bupati Alfedri Himbau Masyarakatnya Tetap Waspadai Klaster Covid-19 | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















