Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Hotel Berbintang Pekanbaru Tidak Menjaga Kepuasan Pelanggan
Pelayanan Hotel Furaya Kecewakan Konsumen

Pimred Ungkap R
Rabu, 05 Des 2018 | dilihat: 1118 kali
Foto: Doc foto Hotel Furaya Pekanbaru dari dic Foto Bertuahpos. Com

PEKANBARU. ungkapriau.com- Kerja kurang profesianal Hotel Furaya Pekanbaru, kecewakan konsumen saat pelantikan Media Online Indonesia, Sabtu, (24 /11/2018) lalu.

Kekecewaan yang dilakukan pihak hotel Furaya Pekanbaru ini, berawal dari kerja samanya dengan konsumen yang pemakaian ruangan Mahoni pada acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Media Online IIndonesia (DPW MOI) Riau,  Sabtu, 24 November 2018, Jam 10.00.WIB seperti tertera diundangan yang sudah beredar.

Dalam kesepakatan yang disampaikan Nadia yang merupakan marketing Hotel Furaya. Pemakaian ruangan, konsumsi serta pemasangan spanduk kegiatan disiapkan pihak Hotel Furaya. Dan pihak MOI melakukan pembayaran sesuai yang disepakati. Akan tetapi, kenyataannya tidak sesuai dengan harapan MOI dalam kesepakatan.

 

Panitia penyelenggaraan pelantikan DPW MOI ketiaka itu sangat kecewa atas kinerja pihak hotel yang tidak profesioanal. Betapa tidak, tamu satu persatu sudah berdatangan. Namuan spanduk belum terpasang.

 

Walaupun akhirnya pihak Hotel memasang Spanduk yang dimaksud dan sudah menuju jam 10.55 Wib dengan alasan masih dalam perjalanan. Kerja yang kurang profesioanl yang dilakukan pihak hotel sangat mempermalukan kami selaku penyelenggara, jelas Nazara selaku Ketua MOI Riau.

 

Menurutnya, dari dampak kinerja pihak hotel yang kurang professional itu juga mempermalukan pihak panitia pelaksana pelanitkan karena para  hafiri undangan pelantikan pengurus DPW Media Online Indonesia (MOI) Riau sudah pada hadir dan satu persatu mulai ada yang pulang akibat jenih menunggu.


Sementara pihak marketing Hotel Furaya membenarkan adanya keterlambatan tersebut, hal itu disebabkan oleh salah komunikasi antara marketing Nadia dengan pihak percetakan, “Kita dari pihak hotel, sudah memberi sanksi kepada Nadia sebagai marketing,” jelas Sunarto.

Celakanya lagi, pelayanan yang kurang professional pihak Hotel Furaya ini, bukan saja terjadi pada pelantikan MOI Riau. Namun terjadi juga terjadi pada acara Ujian Kompentensi Wartawan (UKW) Selasa (27 s/d 29/11) lalu.

 

“Benar, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sudah usai dilaksanakan dan pada saat UKW ini dilaksanakan di Hotel Furaya. Pada hari pertama Lokkakarya. Nasi yang disuguhkan untuk peserta UKW oleh pihak Hotel Furaya, hancur alias lembek. Mendengar celoteh wartawan yang kurang bersahabat pada saat itu, pengawas hotel minta maaf atas kelalaian mereka, jelasnya. (MOI)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved