SIAK. Ungkapriau.com- Dalam kesempatannya Ketua DPRD Kabupaten Siak, Indra Gunawan SE meninjau keindahan panorama alam Hutan Mangrove bersama kelompok pemuda pengelolaan Hamparan Hutan Mangrove yang terletak di wilayah kecamtan Sungai Apit Kabupaten Siak, Riau.
Politisi Partai Golkar ini, mengakui keindahan alam dikawasan hamparan hutan Mangrove ini, sangat memiliki potensi kekayaan alamnya dan menjanjikan dalam meningkatkan pendapatan Asli daerah (PAD) dari sektor kepariwisataan jika dikelola serius oleh pemerintah daerah Kabupaten Siak.
Selain mendatangkan PAD untuk Pemerintah Siak jika Hutan Mangrove ini dikelolah dengan baik dan juga memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
Keyakinan Ketua DPRD Siak ini dengan Hutan Mangrove dapat mendatangkan PAD. Ketika dirinya bersam Pemyda oengelolaan Hutan Mangrove mengamati dan menikmati indahnya Cahaya matahari senja yang menembus celah- celah lebatnya hutan mangrove di bibir pantai kampung Kayuara Permai, kecamatan Sungai Apit, kabupaten Siak, Kamis (9/5/2019) petang.
Indra Gunawan beserta puluhan Pemuda-pemudi yang menatap suatu keindahan tepian pantai di hamparan Mangrove tersebut, terlihat jelas kesan erotis pemandangan indah terpancar dari Cahaya matahari senja yang menembus celah- celah lebatnya hutan mangrove di bibir pantai yang membuat para rombongan terpukau dsngan kelestrian alam itu.
Dalam pengakuan Ketua DPRD Siak ini juga takjub melihat keindahan pesisiran kabupaten Siak itu. Manggrove lebat dan hijau dengan memiliki seluas hampir 25 Hektar itu, seakan percikan surga di pesisiran Sungai Apit yang potensi besar untuk melengkapi Siak sebagai tujuan wisata utama di Riau.
Lenyah pada rumpun-rumpun bakau dan kicauan burung di rerantingan melengkapi suasana sore itu.
Hanya saja, belum ada sentuhan tangan pemerintah untuk menggarapnya. Hutan yang tumbuh dibibir pantai selat Lalang itu kini dikelola secara tradisional oleh kelompok pemuda setempat. Bagi warga lokal, hamparan mangrove tersebut sudah menjadi objek wisata baru.
“Hutan bakau ini kini dikelola oleh Kelompok Pemuda dengan asas Wisata Edukasi, dan menamai kelompok pengelola dengan nama Kelompok Konservasi Laskar Mandiri,” kata Sebarion, ketua kelompok pengelolanya.
Awalnya Sebarion melihat potensi kawasan itu. Atas kesadaran bersama para pemuda Kayuara Permai membuat perkumpulan untuk menyulap kawasan itu menjadi kawasan wisata dan edukasi.
“Awalnya kami dari kelompok Konservasi Laskar Mandiri melakukan swadaya untuk mengolah hutan bakau ini menjadi tempat wisata, dan berkat kerja keras kawan kawan, Alhamdulillah kami bisa membangun trek dalam hutan sepanjang 30 meter,” kata dia.
Untuk pengembangannya, pihaknya mencoba mengajukan proposal ke berbagai pihak. Akhir 2017 pihaknya ditawari pemerintahan kampung Kayuara Permai untuk menggunakan dana desa.
“Alhamamdulillah, trek kami tambah dan fasilitas umum kami buat. Pada akhir 2018 sudah bisa dikunjungi,” kata dia.
Indra Gunawan memberikan apresiasi atas kelompok pemuda itu. Bahkan, Indra sudah berkunjung sekaligus berdialog dengan kelompok pengelola. Indra mencatat kebutuhan kelompok pengelola agar kawasan itu bisa terus lestari dan dari sisi wisata juga menguntungkan.
“Sangat bagus pohon bakaunya besar-besar, sejuk dan indah. Ini merupakan pesona wisata alam mangrove yang baru saja dibuka oleh komunitas wisata mangrove yang ada kampung Kayuara Permai,” jelas Indra. Seperti yang pernah dilansir Tribun pekanbaru
Melalui DPRD Siak, Indra komit mendorong kawasan itu agar muncul bantuan biaya pengembangan, baik dari pemerintah maupun swasta. Namun untuk pengelolaan, ia sepakat terus dilanjutkan oleh komunitas setempat.
“Peran pemerintah memang sangat dibutuhkan dalam hal mempromosikan kemasyarakat luas di Riau, sehingga dapat meningkatkan daya tarik para pengunjung,” kata dia.
Menurut Indra, banyaknya pengunjung akan berdampak bagi masyarakat sekitar. Kemudian Pemkab Siak didorong membangun fasilitas jalan, dan memperbaiki akses jalan ke kawasan itu.
“Tentunya kami di dewan akan bekerja sama mendesak atau mendorong pemerintah agar lebih serius dan fokus mengurusi simpul-simpul objek wisata ini. Jika memang pemerintah komit menjadikan Kabupaten Siak sebagai daerah wisata yang terkemuka di Riau. Mari bersam-sama adek-adek pemuda yang sudah bekerja keras turut membantu memberikan dukungan bagi pemerintah,” pinta politukus Golkar itu. (Parlementaria)
| Kapolda Riau Turunkan Ratusan Personil Mensosialisasikan Pencegahan Covid-19 di Siak | |
| Alfedri Harapkan Baznas Turut Adil Membantu Masyarakat Terpapar | |
| Kapolsek Tualang Bersama Koramil-X Perawang & Satpol PP Tegur Warga Abai Protokol Kesehatan | |
| Bupati Alfedri Anjurkan Masyarakat Taati Protokol Kesehatan | |
| Alfedri Tegaskan Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















