Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Memprihatinkan
Jembatan Penghubung 4 Desa di Inhil Butuh Perhatian Serius

Editor Yulianus
Jumat, 15 Nop 2019 | dilihat: 906 kali
Foto: Doc foto jembatan penghubung 4 Desa di Inhil yang sangt memprihatinkan. Bahkn saat Warga melintasi jembatan ini extra hati-hti dan pelan, disamping kanan dan kirinya sudah bolong

INHIL, Ungkapriau.com- Pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dinilai tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat Dusun Tuah, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil, Riau. 

 

Pantauan media ini di Dusun Tuah, Desa Keritang Kecamatan kemuning, ada jembatan Lintas Jalai sepanjang 70Meter dengan lebar 4Meter untuk penghubung 4 Desa yang kondisinya sangat memprihatinkan. Jika jembatan ini tidak segera dibangun dan dipastikan  akan memakan korban jiwa. 

 

Pasalnya, jembatan yang disebut-sebut masyarakat jembatan lintas jalai ini, terletak di Dusun Tuah, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning. Bahkan Jembatan tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat, karena faktor usia dan saat ini kondisinya sudah rusak dan butuh perhatian pemerintah.

 

Selama ini, masyarakat bergotong-royong melakukan perawatan Jembatan ini. Namun 5 tahun belakangan ini masyarakat mulai kewalahan melakukan perawatan sebab sebagian bahan Jembatan berbahan Kayu itu sudah lapuk/busuk dan keropos dimakan usia. 

 

Sementara itu, infestigasi media ini di jembatan itu,melihat bahwa kondisi Jembatan Itu semangkin parah. Hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja.

 

Menurut warga sekitar lokasi Jembatan ini menyampikan kepd media bahwa jembatn tersebut merupakan jalan satu-satunya bagi masyarakat. Sehingga para Petani selalu mengeluh dikarenakan hasil kebun mereka tidak dapat diangkut menggunakan Mobil. Terpaksa mengeluarkan biaya tambahan agar hasil kebun mereka bisa diangkut Truck dengan cara dilangsir menggunakan sepeda motor. 

 

"Ya Jembatan Jalai ini merupakan jembatan yang menghubungkan 4 Desa, yaitu Desa Keritang, Desa Sekayan, Desa Petalongan dan Desa Sencalang," jelas Efenddi.  

 

Efendi menjelaskan lagi bahwa begitu vitalnya Jembatan ini. Bahkan membuat masyarakat di Desa Sekayan, tepatnya di Dusun Lemang, telah berdiri sekolah SD, SMP, SMA, sebagian murid-muridnya harus melintasi Jembatan ini bila ke sekolah.

 

Kepala Desa Keritang, Nazarudin yang dikonfirmasi media ini mengatakan, masalah jembetan tersebut merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten. 

 

Sudah kami usulkan, "Berkali-kali telah mengusulkan ke kabupaten supaya Jembatan Jalai bisa dibangun sesuai fungsinya yang sangat vital. Namun, hingga saat ini belum terealisasi," kata Nazarudi singkat.

 

Sementara Kepala Desa Sekayan, Jumadi pasrah. Dia berharap agar pihak berwenang segera membangun Jembatan. Meski berada di wilayah luar Desa Sekayan, namun banyak murid sekolah dari Desa Keritang bersekolah di Sekayan haru melintasi Jembatan itu. Dan sebagian petani dari Sekayan mejual hasil kebun harus melintas Jembatan tersebut.

 

Beberapa warga yang melintasi jembatan, saat diwawancara sama-sama mengeluh dengan keadaan jembatan. Salah satunya Prapto, petani yang sangat mengharapkan kehadiran pemerintah untuk membangun Jembatan ini. Prapto mengaku terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk mengeluarkan hasil kebunnya. 

 

"Karena jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda 4. Sebelumnya kami selalu bergotong-royong untuk perawatan jembatan, tapi karena banyak material jembatan sudah lapuk jadi harus diganti dan itu sulit dilakukan karena bahannya semua dari kayu, sedangkan kayu sulit didapat," ungkap Prapto.

 

Prapto ingat, bila Bupati Inhil, HM. Wardan pernah gagal melintasi jembatan ini beberapa tahun silam dalam rangka peresmian SMP Negeri 4. Saat itu bupati mendapat informasi pencegatan oleh masyarakat dengan massa depan jembatan. Masyarakat ingin bicara baik-baik. Tapi, mungkin bupati dapat bisikan lain sehingga membatalkan mengambil rute lain. "Tolong pak Bupati, Jembatan yang pernah bapak gagal bapak lintasi itu kini hampir roboh, tinggal tunggu waktu," harap Prapto. (Rhama Melo)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved