Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bupati Pelalawan
H.M.Harris Resmi Melantik Pengurus IKN Pelalawan Periode Tahun 2020-2024

Redaksi Yulianu
Selasa, 18 Feb 2020 | dilihat: 800 kali
Foto: Doc foto Bupati H.M.Harris saat melantik pengurus DPP IKN Pelalawan 16 Februari 2020

PELALAWAN, Ungkapriau.com- Bupati Pelalawan, H.M.Harris melantik Ketua terpilih Ikatan Keluarga Nias (IKN) Pelalawa, priode tahun 2020 -2024 di lapangan Bola Kaki, Jl.Maharaja Indra (Lintas Timur), Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Minggu (16/02/2020).

 

Acara pelantikan ini dihadiri Wakil Ketua I DPRD Provinsi Riau sekaligus Ketua DPD Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Riau H.Zukri Misran, Wakil Ketua I DPRD Pelalawan sekaligus Ketua DPC Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pelalawan H.Syafrizal, SE, Kabag Ops Polres Pelalawan (mewakili Kapolres), Kepala Disbudparpora Andi Yuliandri, S.Kom, Kadis Arsip dan Perpustakaan MD.Rizal, Kadiskes H.Asril K,SKM, M.Kes, Sekretaris Disdukcapil Joni Naidi dan beberapa Kepala SKPD. 

 

Ketua Umum IKNR Provinsi Riau AKBP Peniel  Zalukhu, SH, Ketua DPW MOI Riau Anotona Nazara, SE, Ketua FPK Pelalawan Tengku Nahar (mewakili paguyuban), Ketua Lembaga Anti Narkoba (LAN) Provinsi Riau Sefianus Zai SH, pengurus Cabang IKN se Kabupaten Pelalawan, tamu undangan dan ribuan masyarakat Pelalawan asal Nias lainnya. 

Bupati Pelalwan dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada seluruh tokoh-tokoh dan elemen masyarakat yang hadir dan mengucapkan selamat kepada pengurus IKN Kabupaten Pelalawan terpilih. Ia berharap agar anggota yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas dan amanat dengan baik.

 

“Pelalawan adalah salah satu kabupaten tertinggal secara Nasional tahun 2006, kita diberi waktu menjelang tahun 2012 jika tidak ada perubahan akan dipulangkan ke kabupaten induk. Tapi karena kita memiliki kebersamaan antara seluruh paguyuban, agama, bersama-sama mendukung visi pertama Kabupaten Pelalawan yaitu pembaharuan yang artinya mengubah pola pikir kita, maka Kabupaten Pelalawan masih ada saat ini. Mari kita bersama-sama, sekarang kita tidak lagi bicara bersaing sesama kita, tapi kita akan menghadapi persaingan global,” ujarnya.

 

Lebih lanjut disampaikan Bupati, pemerintah Kabupaten Pelalawan tidak pilih-pilih terhadap masyarakat, semuanya diperlakukan dengan pemerataan tanpa memandang suku, ras dan agama.

 

“Kita tidak memandang apakah itu orang Nias, orang Batak dan suku lain. Tetapi ketika ia adalah masyarakat di Kabupaten Pelalawan, harus sehat, harus cerdas, begitu juga dengan keluarganya (tentram). Kita berharap adanya komunikasi yang baik kedepannya antar pengurus paguyuban hingga pengusaha asal Nias (Ono Niha) di Kabupaten Pelalawan dengan pemerintah untuk mendiskusikan apa yang harus dilakukan untuk masyarakat, khususnya suku Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan, jelasnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Riau dari fraksi PDI Perjuangan Provinsi Riau H.Zukri Misran, mengucapkan slamat kepada ketua dan jajararan  pengurus IKN Pelalawan priode tahun 2020-2024 yang baru saja dilantik.

 

Lebih lanjut Zukri yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi raiau ini menyampaikan  dengan dilantikaanya IKN Pelalawan ini, hubungan semakin baik pemerintah, IKN menjalin kerjasama dalam pembangunan Kabupaten Pelalawan, menjaga kedamaian, saling menghormati dan bias saling bergandengan tangan, “Duduk sama rendah-tegak sama tinggi," ujarnya.

 

“Harapan kita kepada masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan dan dengan seluruh paguyuban yang ada agar bisa membaur. Marga boleh beda, suku boleh beda, tapi hati kita semua sama untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Pelalawan,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Riau itu. 

 

Selain itu, Zukri juga berpesan agar organisasi IKN dapat memberi edukasi kepada masyarakat asal Nias untuk menghindari hoaks dan perpecahan.

“IKN harus dapat mengedukasi seluruh masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan, karena jika kita bicara menjaga kedamaian dan menjaga keamanan, mungkin masih ada saudara kita yang pendidikannya masih rendah, mungkin mereka masih belum bisa berbahasa Indonesia yang tepat, maka berilah edukasi. Karena salah bicara bisa menjadi hoaks, dan hoaks bisa menjadi perpecahan. Ini adalah tugas IKN,” himbaunya.

 

Ketua Umum IKN Provinsi Riau AKBP Peniel Zalukhu, SH pada sambutannya memberikan nasehat sekaligus motivasi kepada warga asal Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan.

 

“Kita datang ke sini bukan pergi jalan-jalan, bukan pergi main-main. Berusaha lah kalian sekuat mungkin, cari kehidupan. Jangan datang (dari kampung) bawa karung tempat baju, nanti suatu saat kamu pulang juga bawa karung. Kita harus berkembang dan harus maju,” pungkasnya.

 

Ketua Umum terpilih IKN Pelalawan tahun 2020-2024, Drs.Sozifao Hia,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada musuh bersama yang harus dituntaskan dengan pemerintah.

 

“Yang pertama adalah kemiskinan struktural dan kultural. Kemiskinan struktural yaitu yang disebabkan oleh faktor eksternal dari masyarakat Nias. Artinya masyarakat Nias tidak bisa melepaskan diri dari masalah struktural ini, misalnya masalah kesempatan bekerja dan lain sebagainya. Kemiskinan kultural, yaitu kemiskinan yang diakibatkan oleh kemalasan, tidak bersemangat, tidak punya etos kerja, gampang menyerah. Artinya kemiskinan itu akibat ulah sendiri,” paparnya.

 

Oleh karena itu, Sozifao Hia meminta kepada masyarakat asal Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan agar turut mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Pelalawan. Bersama-sama menikmati kemajuan yang ada dan mengurangi kemiskinan serta pengangguran yang ada dikalangan masyarakat Nias.

 

Ia juga menjabarkan bahwa kemiskinan struktural tersebut karena warga Nias banyak yang berada di lingkungan perusahaan. Sementara perusahaan tersebut tidak ada kebijakan mensejahterakan karyawannya. Bahkan ada yang berkedok kebun pribadi yang punya lahan ratusan hektar hingga ribuan hektar namun tidak menerapkan aturan ketenagakerjaan yang semestinya.

 

“Yang kedua adalah kebodohan. Kebodohan ini karena kemampuan kita menampung (menyerap) informasi. Obatnya itu adalah pendidikan. Kemudian adanya sifat benci dan dengki bahkan sombong. Ini harus kita perhatikan bersama, ada banyak yang harus dibenahi secara bersama-sama untuk kedepannya,” ujar Sozifao Hia.

 

Pria yang telah 22 tahun memegang mandat sebagai Ketua IKN ini membeberkan program kerja Paguyuban IKN Kabupaten Pelalawan untuk tahun 2020-2024 mendatang.

 

“Program kerja kita dimasa yang akan datang, yang pertama adalah kita berusaha dan bekerjasama bagaimana kita mendapatkan identitas (kependudukan). Yang kedua, pembinaan dan pelestarian budaya kepada generasi. Ketiga, kegiatan pembinaan olahraga khususnya bola voli dan yang terakhir adalah memfasilitasi solusi permasalahan ketenagakerjaan,” tandasnya.

 

Selain Ketua DPD Himni Riau ini menjelaskan program IKN 4 tahun kedepan kepemimpinannya dengan mengajak semua pengurus untuk memahami fungsi serta tugas masing-masing yang diberikannya melalui sebuah cerita Filosofi organisasi.

 

Drs. Sozifao Hia M.Si menyampaikan sebuah cerita Filosofi dari arti dan tujuan berorganisasi yang menyebut: Jika anda berada dalam struktur organisasi, kerjakanlah posisimu sebaik mungkin!. Tak perlu merasa tak dihargai karena tak ditampilkan.

 

Ketahuilah bahwa organisasi itu ibarat POHON. Jika posisimu sebagai batang, maka jadilah batang yang kokoh untuk menopang pohon.

Jika posisimu sebagai cabang, maka jadilah cabang yang mampu menggandeng setiap ranting dan daun.

 

Jika posisimu sebagai daun, maka jadilah daun yang rimbun supaya pohon bermanfaat utk menaungi orang kepanasan.

 

Jika posisimu sebagai buah, maka jadilah buah yang manis supaya nama baik pohonmu terjaga.

Jika posisimu sebagai bunga, maka jadilah bunga yang merekah indah supaya pohonmu terhiasi dan dikenal orang.

 

Bahkan jika posisimu sebagai akar yang TAK TERLIHAT, maka jadilah akar yang kuat mencengkram ke tanah demi tegaknya seluruh struktur pohon tsb.

 

Maka hendaknya semua anggota menanamkan rasa tanggung jawabnya, supaya tak saling iri terhadap satu tubuh. Walau dirinya tak terlihat, tertimbun tanah, dan sering terinjak orang, namun dirinya TAK PERNAH iri untuk menjadi BUNGA merekah yang ada di atas dan dikenal banyak orang.

 

Acara berlangsung meriah dengan suguhan sejumlah pertunjukan dari sanggar budaya yang dimiliki IKN Pelalawan. Antara lain Tari Moyo (tari elang), atraksi lompat batu dan tari maena. Pertunjukan terakhir sebagai penutup adalah pertandingan final bola voli antar tim IKN A Pelalawan melawan tim UPN Pekanbaru.

 

Pertandingan itu dimenangkan oleh tim IKN A dan menjadi juara I, UPN Pekanbaru meraih juara II, menyusul pada posisi III PT. Tunggal Perkasa Plantations dan IKN B Pelalawan juara IV yang telah bertanding sebelumnya.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved