Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Warga Asal Nias Utara
Fatiaro Gea Meninggal Usai Ditabrak DumpTruk di Jalan Lintas Timur Desa Kemang

Redaksi Yulianu
Sabtu, 29 Feb 2020 | dilihat: 1183 kali
Foto: Doc foto Ketua Umum Ikatan Keluarga Nias Kabupaten Pelalawan, Drs Sozifao Hia M.Si, mantan Sekum IKN Eprisma Aryanjaya Ndruru SH, Olani Zabua SE dan sejumlah pengurus IKN lainnya saat melayat di Rumah Sakit Efarina Pkl Kerinci.

PELALAWAN, Ungkapriau.com- Ketua DPP IKN Pelalawan, Drs. Sozifao Hia M.Si mengaku prihatin atas nahas yang menimpa Fatiaro Gea (65), masyarakat Asal Desa Ono Waembo Dima, Kabupaten Nias Utara yang bertempat tinggal di Desa Kemang, Kecamatan Pkl Kuras, Kabupaten Pelalawan. 

 

Fatiaro Gea, merupakan warga Asal Nias Kabupaten Pelalawan berasal dari Nias Utara yang diduga ditabrak Mobil Dump Truk dengan Nopol BM 9432 TX saat sedang berjalan kaki di Jln.Lintas Timur menuju pasar kaget di Desa Kemang pada sore Jumat, sekira pukul 19:30 Wib.

 

Sozifao Hia mengatakan, lokasi tempat kejadian perkara (TKP) sesuai keterangan istrinya. Almarhum Fatiaro Gea, ditabrak oleh mobil Dump Truk BM 9432 TX, percis di depan warung milik butar-butar di desa Kemang, Jln.Lintas Timur Kecamatan Pangkalan Kuras. 

 

"Iya benar, Korban ini, merupakan masyarakat asal Nias Kabupaten Pelalawan dari asal daerah Desa Ono Waembo Kabupaten Nias Utara yang saat ini mereka berdomisili di wilayah Daerah Pemilihan Dapil IV Kecamatan Pkl Kuras," tuturnya.

 

Ketua DPP IKN Pelalawan yang menjabat 22 Tahun ini, mengaku sudah lebih 1 jam di RS Efarina bersama keluarga almarhum dan belum satupun pengurus Organisasi Nias Utara yang datang. "Mungkin saja, informasi duka ini belum sampai kepada pengurus Onur," Sozifao Hia prihatin. 

 

Tetaplah, itulah gunanya Organiasai, "Korban ini, memang warga asal nias utara dan itu bukan menjadi persoalan bagi sosial IKN pelalawan," kata Hia saat sedang bersama sejumlah pengurus IKN Pelalawan melayat jenazah dan mengunjungi keluarga almarhum di RS Efarina Pkl Kerinci. Jumat malam (28/2/2020).

 

Disinggung media ini tentang persoalan pembiayaan administrasi di RS Efarina dan Ketua Umum IKN Pelalawan ini menyebut masalah menyangkut warga Asal Nias, tetap Ia bantu dan diperhatikan sesuai kemampuan. 

 

"Masalah Obat-obatan yang diperlukan pihak RS Efarina dalam pembersihan jenazah, termasuk biaya penjahitan bekas luka-luka pada tubuh almarhum, sudah diselesaikan Sozifao Hia,".

 

Kepada Media ini, Ketua Umum IKN Pelalawan menjelaskan tentang maksud dan tujuannya menyebut alamrhum Fatiaro Gea (alm) berasal dari Nias Utara agar keluarga yang belum mendapat informasi yang berjauhan dimanapun keberadaan keluarga besarnya dapat mengetahui bahwa Sdr. Fatiaro Gea sudah almarhum. 

 

Tidaklah, "Saya menerangkan asal kampung almarhum ini dari Nias Utara (Onur) dan tidak ada maksud lain yang hanya agar keluarga sanak dan famil almarhum mengetahui khabar bahwa Sdr. Gtiaro Hea telaj memdahului kita," ucapnya.

 

Ditempat yang sama mantan Sekretaris Umum IKN pelalawan, Eprisma Aryanjaya Ndruru SH kepada media ini dirinya merespon apa yang di sampaikan Ketum IKN pelalawan itu tidak maksud lainnya. 

 

"Iya benar, dengan Ketum IKN menerangkan asal kampung almarhum itu harus kita diucapkan terima kasih karena dengan pemberitahuan Asal Kampung almrhum di Nias yakni Nias Utara dapat memberikan khabar kepada keluarga family almarhum di Nias dan dimanapun berada," jelasnya.

 

Eprisman Aryanjaya SH berharap kasus laka lantas ini akan berjalan proses hukumnya dan saya yakini sudah ditangani Polisi. sebab, keterangan dari keluarga almarhum bahwa pihak patroli Polisi yang mengantarkan jenazah almarhum di RS Efarina. Tentunya secara otomatis kasus ini sudah ditangani. (Yul) 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved