PELALAWAN, Unkapriau.com- Kapolda Riau, Irjend Pol Agung Setia Imam SH, S.Ik, M.Si, melakukan kunjungan kerja perdana di Kabupaten Pelalawan, Jumat (15/5/2020).
Tujuan kunjungan perdana Kapolda Riau yang dipusatkan di lahan pertanian seluas 13 hektar di Jl.Syarif Khassim Km 05 Gardu PLN, Pangkalan Kerinci Barat ini, sebagai bentuk rangkaian kegiatan Bakti Sosial Polri dalam memberikan dukungan untuk penggerakkan Ekonomi kerakyatan melalui Program ketahanan pangan masyarakat.
Turut dihadiri Danrem 031WB Kolonel Inf MS Ismed SE MHan, Bupati H.M.Harris, Dandiim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin SIP, Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi, Kajari Pelalawan, Nophy T Suoth SH,MH, Ketua DPRD Pelalawan, Adi Sukemi ST,MM, Ketua PN Pelalawan, Bambang Setyawan SH,MH, Dirut PT RAPP Mulia Nauli, Ketua Ormas MUI, FKUB, FPK, tokoh agama, Kelompok Tani, Masyarakat Penerima bantuan, para perwira Polres Pelalawan dan jajaran.
Dalam kesempatan itu juga. Kapolda Riau menyalurkan bantuan untuk mengajak manggalakkan pertanian tengah menghadapi kesulitan pasca pandemi COVID-19.
Bupati Pelalawan, H.M.Harris menyambut Kunjungan Kapolda Riau dan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Orang No.1 Polda Riau itu beserta Danrem yang telah menggalakkan Pertanian masyarakat disaat sedang mengalami kesusahan akibat dampak wabah virus carona covid-19 ini.
"Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Kapoldan Riau dan Danrem yang ikut memberikan semangat menggalakan pertanian di wilayah Kabupaten Pelalawan," ucap Harris.
Bupati Harris mengakui bahwa di tengah kesulitan saat ini, pertanian dapat menyelamatkan ekonomi masyarakat. Kondisi seperti saat ini kata Bupati Harris, dirinya pernah mengalami jatuh bangun di usahanya masa kelam silam itu.
"Ketika kondisi yang dialami bupati ini masa kelam silam itu dan ternyata dengan kembali membuka lahan pertanian hingga dapat bangkit kembali. Untuk itu, Semoga pertanian yang sedang disemangati Kapolda dan Danrem ini menjadi contoh dan berkelanjutan di kabupaten Pelalawan untuk kesejahtraan masyarakat. Apalagi ditengah menghdapi Covid-19 ini," kata Harris serya menceritakan pengalaman inspirasinya pada waktu itu.
Dikatakannya, dengan digerakkan pertanian yang dilakukan Polri yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan dapat kiranya membantu meringankan beban masyarakat yang sedang dilanda dampak wabah corona ini.
Disamping semangat bupati ini menceritakan keluh kesahnya hingga ekonominya bangkit setelah putar haluan usaha dengan bertani dimasa sulit itu dan bupati dua periode pelalawan ini juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat kabupaten pelalawan bahwa mulai hari ini tanggal 15 Mei 2020 diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pelalawan untuk memutus mata rantai Penyebaran COVID-19.
"Mulai hari ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pelalawan," jelasnya mengakhiri.
Kapolda Riau, Irjend Pol Agung Setia Imam SH,SIk, M.Si menyebut situasi dampak COVID-19 dirasakan seluruh rakyat indonesia. Dengan demikian kata Kapolda Riau ini hingga Polri serentak melaksanakan bakti sosial dan menggalakkan pertanian. Kita mengetahui bersama bahwa situasi ini merupakan kondisi yang sangat sulit akibat wabah Covid-19.
"Harapan kita dalam situasi kesulitan ini, Pertanian harus di galakkan kembali untuk membangun lumbung -lumbung pangan dan menyerap tenaga kerja," ungkapnya.
Kapolda juga menegaskan kepada masing-masing Bhabinkamtibmas di Desa-desa supaya lebih aktif membantu masyarakat yang bersentuhan langsung. Untuk itu juga, saya berharap agar masyarakat mengikuti himbauan pemerintah saat mulai di berlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Diminta masyarakat supaya dapat memahaminya kondisi saat ini. Sebab, dalam situasi ini tentunya banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Untuk itu, masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat dampak Covid-19 ini supaya memperjuangkan hidup melalui program pertanian dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ada dan pekarangan rumah menanam," harapnya.
"Saya akan kembali apabila tanaman yang ditanam hari ini sudah panen. Saya berharap kepada Kapolres dan Dandim agar dapat kiranya membantu para masyarakat khususnya Kelompok Tani," kata Kapolda yang ikut melaksanakan penanaman jagung di sekitar lokasi acara itu.
Dalam kessmpatan itu, Kapolda Riau didampingi Bupati Pelalawan, Kapolres Pelalawan dan Manajemen PT RAPP menyerahkan bantuan sarana Produksi Budidaya pertanian berupa:
1. Budidaya Timun dan Jagung Kepada kepada Kelompok Tani Harapan Jaya Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat
2. Budidaya Padi kepada Kelompok Tani Berkat Usaha, Kelurahan Pelalawan
3. Budidaya Cabai kepada Kelompok Tani Mulia Tani, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota
4. Budidaya Cabai kepada Kelompok Tani Persada Kerinci Sejahtera, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur
5. Penyerahan bantuan Sarana Produksi Budidaya Ikan kepada kelompok perikanan Desa Makmur SP 6
6. Penyerahan budikdamber kepada masyarakat yang terdampak COVID-19
7. Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh Bupati Pelalawan secara simbolik kepada 12500 KK. (tentative)
8. Penanaman bibit tanaman secara simbolis di sekitar lokasi 13 ha
9. Pelepasan secara simbolis bibit ikan lele di kolam sekitar lokasi 13 ha.
Kapolda Riau dan rombongan melakukan peninjauan Budikdamber (budi daya ikan dalam ember), peninjauan dan pelepasan bibit Ikan Nila berlokasi di Desa Makmur SP6 Kecamatan Pangkalan Kerinci .
Direktur RAPP Mulia Nauli mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap warga sekitarnya. Pada masa pandemi ini.
Menurut Mulia, semua pihak harus saling bahu-membahu untuk warga yang membutuhkan. Selain itu, wujud dari dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dan membantu meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran.
“Kegiatan seperti ini juga termasuk dari salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG-red) nomor 3, yakni Kesehatan dan Kesejahteraan yang baik. Dengan membantu masyarakat sekitar, kami berharap mereka juga ikut berkembang seiring berkembangnya perusahan,” ujar Mulia.***
| Polsek Langgam Tanam Jagung 0,5 Hektar di Pangkalan Gondai | |
| Tunas Muda Tumbuh Subur | |
| Hasil Kuartal I Tumbuh Subur | |
| Dukung Ketahanan Pangan Kuartal I 2026 | |
| Pocong Begal di Jalan Lingkar, SP 6 Adalah Hoax dan Buatan AI | |
| Kapolsek Bunut: Selesai 3-4 Minggu | |
| Dalam Program Ketahanan Pangan | |
| Dukung Ketahanan Pangan | |
| Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 | |
| Dampingi KUD Sawit Harapan Jaya Tanam Jagung 3 Hektar Program ketahanan Pangan | |















