Pelaksanaan beberapa paket kegiatan fisik dan pengadaan untuk perlengkapan Gedung PLUT Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pelalawan tahun anggaran 2015 syarat dengan unsur KKN.
Pasalnya, beberapa item kegiatan dilaksanakan lebih awal dari jadwal seluruh kegiatan dari SKPD-SKPD lainnya diKabupaten Pelalawan, dan disinyalir dikerjakan oleh satu perusahaan yakni PT. Melayu Riau.
Pekerjaan yang dilaksanakan tersebut yakni pengadaan mesin genset Gedung PLUT Rp 90 juta, pembangunan rumah genset Gedung PLUT Rp 47 juta, belanja modal kontruksi paving blok Gedung PLUT Rp 97 juta, belanja modal tanah hitam dan pendukung taman Gedung PLUT Rp 64,2 juta, belanja modal kontruksi pembuatan parit dan konsteen Gedung PLUT Rp 97 juta.
Hasil dari pantauan wartawan dilapangan pada bulan januari 2015 beberapa item kegiatan sudah mulai dilaksanakan, infromasi yang berhasil dirangkum oleh wartawan, dipercepatnya kegiatan-kegiatan itu dikarenakan akan diresmikannya Gedung PLUT Pelalawan oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI yang telah selesai dikerjakan oleh PT. Melayu Riau pada tahun 2014 lalu.
Saat dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pelalawan Drs. Mulyono, M. Kes diruang kerjanya beberapa waktu lalu mengakui, bila pekerjaan-pekerjaan tersebut lebih awal dilaksanakan. “Memang beberapa item pekerjaan sebagai perlengkapan Gedung PLUT lebih awal dilaksanakan, karena mengingat akan diresmikannya Gedung PLUT oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI”, katanya.
Menurutnya, beberapa pekerjaan untuk perlengkapan di gedung PLUT memang harus digesah dilaksanakan menjelang diresmikan oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI, misalnya pengadaan mesin genset, pembangunan rumah genset, belanja modal kontruksi paving blok, pengadaan tanah hitam dan pendukung taman, dan pembuatan parit dan konsteen, jika itu belum dilaksanakan tentu tidak enak dipandang mata disaat peresmian.
Dikatakan Mulyono, setelah Gedung PLUT selesai dikerjakan oleh PT. Melayu Riau pada tahun 2015, dan dilihat hasilnya sangat maksimal, maka perusahaan itu juga yang ditunjuk untuk mengerjakan beberapa kegiatan tersebut.
“Kita tidak ragu akan hasil pekerjaan PT. Melayu Riau contohnya hasil pekerjaan Gedung PLUT yang sangat maksimal dengan dana yang hanya sedemikian, makanya kita pakai lagi perusahaan itu untuk melaksanakan beberapa kegiatan pengadaan di Dinas Koperasi ini”, jelasnya
PT. Melayu Riau, lanjut Mulyono, sanggup mengerjakan kegiatan pengadaan itu, meskipun pembayarannya belakangan sampai pada mekanisme-mekanisme yang semestinya. katanya mengakhiri. (TIM)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















