Pelalawan UNGKAP RIAU - Meningkatnya calon siswa-siswi baru yang berbondong-bondong mendaftar di setiap tahunnya di SMPN-1 Pangkalan Kerinci, SMAN-1 dan SMKN-1 Pangkalan Kerinci itu. Tahun yang akan datang, Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan akan memperlakukan sistim Rayonisasi.
Rayonisasi yang akan kita berlakukan tahun depan ini, merupakan solusi Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan dalam membatasi kuota penerimaan siswa-siswi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan.
“Setiap tahunnya terjadi penggelembungan dan atau melebihi kuota penerimaan siswa/i khususnya SMP Negri 1 dan atau SMA Negri 1 Pangkalan Kerinci yang merupakan sekolah faforit (SIB) yang ada di Kabupaten Pelalawan,” sebutnya.
Demikian Persoalan ini ditanggapi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Syapruddin, diruangan kerjanya Selasa (30/06) ketika UNGKAP RIAU memintai tanggapannya terkait penerimaan siswa-siswi baru di SMPN-1 Pangkalan Kerinci, di SMAN-1 Pangkalan Kerinci dan SMKN-1 Pkl. Kerinci yang setiap tahunnya melebihi kuota.
Menurutnya, mengantisipasi penggelembungan penerimaan siswa/i di SMPN-1, SMAN-1 dan SMKN-1 Pangkalan Kerinci, harus harus kita batasi dengan melalui Rayonisasi.
| Baca juga: | |
| Kejaksaan Pangkalan Kerinci Diminta Transparan | |
| Siswi SDN 006 Pangkalan Kerinci Raih Juara 1 FLS2N Tingkat Provinsi Riau | |
| Pemilik Bengkel Jalan Seminai Pangkalan Kerinci Dibekuk Polisi | |
“Walaupun saya belum lama mejabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan di Kabupaten Pelalawan ini, namunpersoalan-persoalan penerimaaan siswa baru yang selalu melebihi kuota setiap tahunnya, sudah saya mengetahuinya dari sejumlah orang tua siswa yang mencoba saya merekomendasikan anaknya masuk di sekolah SMPN-1 Pkl Kerinci mapun di SMAN-1 dan SMKN-1 Pangkalan Kerinci,” jawabnya.
Syaprudin, persolan ini pasti akan saya sampaikan Kepada Bupati Pelalawan dan kepada DPRD Kabupaten Pelalawan agar bersama-sama menyikapi dan memecahkannya, ini merupakan kewajiban Pemerintah untuk memberikan pencerdasan bagi masyarakat, apalagi Pemerintah Pelalawan telah merealisasikan Pendidikan gratis dan bila sarana dan prasarana Pendidikan di Daerah ini kurang memadai, tentu penunjang Program
“Pelalawan Cerdas” yang sedang giat dan digesa oleh Pemda Pelalawan, akan mengalami kendala kedepan.
Kadisdik mengungkapkan kepada Media ini, dia tidak bisa interfensi sekolah SMPN-1, SMAN-1 maupun SMKN-1 Pangkalan Kerinci tentang merokomenadiskan/memo untuk calon siswa/i untuk masuk di sekolah tersebut. bila hal itu saya lakukan akan membuat sekolah Rintisan Berstandar Internasional itu jadi masalah kedepan.
“Jadi, siapapun yang meminta bantu saya untuk merekomendasikan anaknya masuk di sekolah-sekolah ini, dengan rendah hati saya minta pengertian tidak bisa saya rekomkan. Sebagai beban saya dalam persoalan ini akan saya sampaikan kepada Bupati dan DPRD Kabupaten Pelalawan untuk membuat kesiapan pembangunan sarana dan prasaran Gedung sekolah yang baru tahun depan,” tutupnya.
| Yusuf Nache Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Pansus LKPJ 2024 | |
| Wabup Yusuf Nache Ingatkan Jajaran OPD Tertib Administrasi | |
| Pers Harus Investigasi Rekam Jejak Calon Pemimpin Daerah | |
| Drs.Junaris Ceritakan Pengabdiannya Menjadi Guru Selama 30 Tahun | |
| A.Nazar,SE Meminta Komite Sekolah Mencari Sulusi Siswa-siswi Tertolak Zonasi | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















