Jakarta - Beredarnya video aksi pemalakan yang dilakukan oleh seorang pemuda kepada sopir truck di Kalideres Jakarta Barat.
Jajaran Polsek Kalideres bergerak cepat turun kelokasi kejadian untuk mengecek kebenarannya serta mencari informasi di lokasi kejadian.
Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Akp Hasoloan menjelaskan adanya dugaan aksi pemerasaan pihaknya sudah bergerak cepat mendatangi kelokasi kejadian.
"Saat ini Unit Reskrim Polsek Kalideres sedang melakukan penyelidikan berupa pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi," ujar Hasoloan saat dikonfirmasi, Sabtu, 23/10/2021.
Dalam Kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Kalideres Akp Pradita Yulandi mengatakan pihaknya sudah menerima informasi terkait viralnya video aksi pemalakan yang terjadi di Kalideres Jakarta Barat.
"Tim Sudah Bergerak ke lokasi untuk melakukan Penyelidikan," ucapnya
Kami meminta kepada masyarakat yang menjadi korban agar segera mendatangi polsek Kalideres untuk membuat laporan pengaduan imbuhnya.
Seperti diketahui Dalam tayangan yang viral di beberapa akun media sosial salah satunya di akun instagram @cetul222 tampak terlihat seorang pemuda sedang melakukan pemalakan lalu menghampiri kendaraan sopir truck yang sedang merekam.
Tampak terlihat pemuda yang sedang memegang rokok tersebut tampak marah dan menggedor kaca mobil. (***)
| Sokhiatulo Laia dan Yusuf Nache Hadiri Paripurna Penyepakatan Ranwal RPJMD 2025-2029 | |
| Sokhiatulo Laia Sambut Baik Kunjungan Kerja Anggota DPD-RI Di Nias Selatan | |
| Dewan Pers Tegaskan HCB Tak Punya Legal Standing Lagi | |
| Dr. ST Burhanuddin Akan Tindak Jaksa Main Proyek | |
| H.Zulmansyah Sekedang: PWI Tetap Satu, Kisruh Berawal Dari Kasus Cash Back | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














