Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Mubes IKN Pelalawan Berjalan Baik Dan Sukses
Sozifao Hia Kembali Pimpin IKN Pelalawan Periode 2015-2019

Y01/Abdul
Senin, 31 Agus 2015 | dilihat: 6002 kali
Foto: Ketum IKN Pelalawan saat menyerahkan Pimpinan Sidang Kpd Pimpinan Sidang Mubes tetap Drs. Sozifao Hia, M.Si

UNGKAPRIAU, PELALAWAN - Musyawarah Besar Ikatan Keluarag Nias Kabupaten Pelalawan (MUBES) di Gedung Ibadah Efrata Pkl. Kerinci, Kabupaten Pelalawan-Riau, Sabtu (29/08), berjalan dengan baik dan sukses.

Turut hadir dalam MUBES IKN tersebut, Ketua Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR), Sefianus Zai, SH, Anggota DPRD Riau, Soniwati Wa’u, Ketua Umum IKN Pelalawan, Esafati Daeli, Dewan Penasehat IKN Pelalawan oleh Drs. Sozifao Hia, M.Si, Pdt Jemaat BNKP Efrata Pkl. Kerinci, Teolo Lafau, Pengurus DPC-GWI Pelalawan, Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah Himpinan Masyarakat Nias Indonesia Riau (HIMNI), Otoni Zendato, Ketua DPC-HIMNI Kabupaten Pelalawan, Samazasa Nduru, Bendum IKN, Sokhiatulo Laia, Ketua GEPNI, Emanuel Fori Waruwu dan seluruh Pengurus IKN Cabang yang terdiri dari 12 Cabang IKN di Kabupaten Pelalawan.

Rangkaian acara pelaksanaan MUBES IKN Kabupaten Pelalawan yang ke-4 tahun 2015 oleh Panitia, diawali dengan sekapur sirih dan atau tarian Maena oleh Sanggar Budaya Putra-Putri Asal Nias Kabupaten Pelalawan dan dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Rosahati Laia SE. Terlaksanannya Musyawara Besar ikatan keluarga nias Kabupaten Pelalawan tanggal 29 Agustus 2015 ini, atas kerja keras panitia serta dukungan seluruh pengusahan Ononiha se Kabupaten Pelalawan.

Kata sambutan Ketua Umum  IKN Kabupaten Pelalawan, Esafati Daeli, sebelum dimisioner. Segala kekurangannya selama dia dipercayakan Memimpin Organisasi Paguyuban IKN Kabupaten Pelalawan, meminta masyarakat Asal Nias untuk mengerti, karena sebagai manusia ada kekurangan serta kelebihan dan juga keterbatasan.

Esafati Daeli mengakui kepemimpinannya banyak yang membuat masyarakat asal Nias Pelalawan kecewa, namu hal itu sudah merupakan keterbatasannya dan tidak bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat asal nias dikala itu.

Diharapkannya, siapapun yang memimpin IKN Kabupaten Pelalawan nantinya bisa manjadi motifator dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Asal Nias yang ada di Riau dan Kabupaten Pelalawan khususnya. Mari kita terus menjalin kekompakkan, mari kita terus bersatu, mari bersama-sama membesarkan organisasi kita, karena kekuatan masyarakat Asal Nias Pelalawan ini hanya dengan melalui kestuan dan persatuan.

Tokoh Putri Asal Nias Riau, Sonowati Wa’u yang juga merupakan Anggota DPRD Riau mengatakan, bila masyarakat Asal Nias yang ada di Riau dan Kabupaten Pelalawan tetap solid dalam Organisasi paguyuban IKN maupun IKNR misalnya, melalui persatuan dan kesatuan itu kita bisa bersatu dan besar seperti masyarakat etnis lainnya.

Soniwati Wa’u, keberadaan masyarakat Asal Nias di daerah Kabupaten Pelalawan sebanyak 37.000 DPT, namun apa yang kita dapatkan disaat Pemilihan Anggota Legislatif (DPRD). Semestinya disaat itu lah kita tunjukkan kekompakkan kita untuk mendudukkan perwakilan kita di lembaga tersebut.

"Jangan kita terlena dengan kebutuhan sesaat maupun janji-janji manis, karena itu hanya kekecewaan dan penyesalan yang kita terima ketika permasalahan kita sulit dijawab dan diselesaikan oleh pemerintah,” katanya.

Katanya, dengan adanya di laksanakan Mubes IKN Kabupaten Pelalawan yang ke 4 tahun 2015 ini, atas nama Pribadi dia mengajak seluruh masyarakat Asal Nias Kabupaten Pelalawan untuk tetap kompak dan bersatu. Organisasilah yang bisa memeberikan jawaban serta solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan kita.

Sefianus Zai, dalam kata sambutannya, IKN kabupaten Pelalawan merupakan Organisasi Paguyuban Asal Nias yang perlu di contoh tentang kokompakkannya. Sebagai Ketua IKNR yang baru saja dilantik oleh Plt Gubernur Riau tanggal 22 Agustus 2015 lalu, sangat bangga dengan IKN Pelalawan yang bisa mengajak seluruh warganya bersatu didalam ikatan keorganisasian sosial ini. Untuk itu dia berharap kepada Tokoh-tokoh masyarakat Asal Nias Kabupaten Pelalawan dapat memberikan ruang kepada IKNR mendirikan kepengurusan DPD-IKNR di Kabupaten Pelalawan.

"Ya, dalam kesempatan ini saya meminta kepada Tokoh-tokoh masyarakat, pemuda dan pemudi untuk memberikan ruang peluang kepada kami dalam mendirikan DPD-IKNR di Kabupaten Pelalawan dengan menjamin tidak akan mengganggu keberadaan IKN Kabupaten Pelalawan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan IKN Pelalawan tidak akan terganggu dengan berdirinya DPD-IKNR di Pelalawan nantinya, kami juga sadar bahwa IKN Pelalawan berdiri tahun 1998, sehingga kekokohannya sudah diakui di Kabupaten Pelalawan maupun di Provinsi Riau.

Bilamana Tokoh-tokoh masyarakat Pelalawan mengijinkan pihaknya mendirikan Pengurus DPD-IKNR di Pelalawan ini segala programnya tidak dari IKNR Pusat.

"Segala Program-program DPD-IKNR Pelalawan kedepan, diatur dan diadopsi dari Program IKN Kabupaten Pelalawan. Kami hanya menyediakan Benderanya saja, sedangkan penyediaan tiangnya, disiapkan oleh IKN Pelalawan. Artinya, IKNR tidak mengganggu keberadaan maupun legalitas IKN Pelalawan, sebab yang kami butuhkan hanya kelengkapan laporan Administrasi IKNR yang setiap 6 bulan nya di sampaikan kepada Gubernur Riau,” ulasnya.

Ketua IKNR, melalui Organisasi Ononiha ini bisa menjadi alat untuk mempersatukan dan membangun kekompakkan masyarakat Asal Nias untuk visi dan misinya dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Asal Nias di wilayah Provinsi Riau.

Dewan Pembina IKN Kabupaten Pelalawan, Drs. Sozifao Hia, M.Si menyampaikan. Melalui MUBES IKN ke-4 tahun 2015 ini semakin tumbuh kedewasaan dalam sanubari kita sebagai Ononiha yang ada di Kabupaten Pelalawan.

"Melalui kedewasaan Organisasi IKN Pelalawan juga masyarakatnya harus dewasa dalam sikap, dewasa di berbagai hal yang membuat kita dapat dihargai dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat lainnya,” pintanya.

Sozifao Hia, meminta terimakasih kepada Ketua IKNR, Sekum Himni Riau dan kepada Ibu Soniwati Wa’u (Anggota DPRD Riau) yang dapat hadir dalam pelaksanaan MUBES IKN Kabupaten Pelalawan yang ke-4 tahun 2015 ini. Kepada Ketua Umum IKN Kabupaten Pelalawan, Esafati Daeli yang sebentar lagi akan dimisioner kepengurusannya, juga atas nama Dewan pembina IKN Pelalawan meminta terimakasih dan seluruh pengurus yang telah bekerja keras membawa nama IKN Kabupaten Pelalawan harum di tengah-tengah organisasi paguyuban yang ada di Riau dan Pelalawan khususnya.

"Siapapun nantinya Ketua Umum IKN Kabupaten Pelalawan yang terpilih pada periode 2015-2019, diharapkan untuk dapat merangkul semua masyarakat Asal Nias Kabupaten Pelalawan bersatu dalam kesatuan Organisasi Paguyuban IKN Pelalawan. Hanya melalui Organisasi ini masyarakat Asal Nias bisa teranjak kompak dan bersatu,” katanya sembari membuka secara resmi pelaksanaan Mubes IKN Pelalawan.

Selanjutnya rangkaian Mubes, dilakukannya pengesahan acara sidang Mubes oleh panitia sidang sementara ( ketetapan I ) yang di ketuai Rosahati Laia, Sekretaris, Olani Zebua SE, Bendahara, Sona’atulo Halawa dan pengesahan Agenda Mubes oleh pimpinan sidang sementara ( ketetapan II ), kemudian pemilihan pimpinan tetap oleh pimpinan sidang sementara ( ketetapan III ) yang dipimpin oleh Esafati Daeli, Sekretaris, Olani Zebua SE, Bendahara Sokhiatulo Laia, sedangkan pembahasan dan pengesahan tata tertib Mubes oleh pimpinan sidang ketetapan III diserahkan kepada pimpinan sidang tetap ( ketetapan IV ) yang di pimpin oleh Faozanolo Gea (ketua), Yohanes Gulo (Sekretaris), Drs. Sozifao Hia, M.Si (ketua I), Tafofogo Halawa (Anggota) Romanus Telaumbanua (Anggota) dan dilanjutkan dengan Laporan pertanggung jawaban Ketua Umum yang mana dalam laporan pertanggungjawaban tersebut dianggap syah dalam pandangan umum anggota dan cabang IKN Pelalawan hingga BPH IKN dianggap dimisioner.

Selanjutnya dilakukan pemilihan bakal calon sebanyak 8 orang kandidat, yang antara Lain Drs. Sozifao Hia, M.Si, Samazasa Ndruru, Sokhiatulo Laia, Romanus Telaumbanua, Jasman Ndaha, Olani Zebua SE, Faozanolo Gea, Yusudi Giawa. 5 orang bakal calon dari 8 itu mengundurkan diri dengan berbagai alasan setelah dilakukan foting terhadap 3 orang Calon, yaitu Drs. Sozifao Hia, M.Si, Olani Zebua SE dan Jasman Ndaha.

Hingga pada hasil akhir, ternyata Drs. Sozifao Hia M,Si unggul 42 suara dari jumlah 52 peserta, sedangkan suara untuk Olani Zebua SE, sebanyak 10 suara.



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved