Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Setelah Muscalub
Kepengurusan DPC-GWI Pelalawan 2015-2018 Terbentuk

urc 06/4/2015
Senin, 06 Apr 2015 | dilihat: 1671 kali
Foto: Ketua DPD-GWI Riau Amponiman menyerahkan bendera petaka GWI kepada ketua DPC-GWI Pelalawan yang terpilih Yulianus Halawa didampingi Sekretaris Syamsul Bahri, dan Bendahara Yarisman. Z, Minggu (05/4/2015) di Hotel Meranti Pangkalan Kerinci

Setelah melalui proses cukup panjang, akhirnya kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (DPC-GWI) Kabupaten Pelalawan periode 2015-2018 terbentuk. 

Terbentuknya kepengurusan DPC-GWI Pelalawan berdasarkan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscalub) yang digelar di Hotel Meranti di Jalan Lintas Timur, Minggu, 05 April 2014. Dan dihadiri oleh penasehat DPC-GWI Pelalawan Drs. Sozifao Hia, M, Si, Ketua DPC Himni Pelalawan Samazasa Nduru, Bendahara IKN Pelalawan Sokhi Atulo Laia serta tamu undangan.

Rangkaian Muscalub itu berlansung dengan hikmad. Selaku pimpinan sidang devenitif, ketua Amponiman Bate’e, Sekretaris Syamsul Bahri dan anggota Jirayani. 

Selama persidangan berlangsung masing-masing anggota DPC-GWI Pelalawan yang lama menyampaikan saran dan masukan sebagai visi dan misi perkembangan DPC-GWI Pelalawan kedepan. Setelah Musyawarah Besar (Mubes) dan masuk kesesi pemilihan ketua, secara aklamasi Yulianus Halawa dipercayakan memimpin GWI Pelalawan selama tiga tahun kedepan.

Dalam sambutannya, Yulianus mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya panitia yang diketuai oleh Ahdieliyun Ndraha, SE atas terselenggaranya Muscalub DPC GWI Pelalawan. “Saya ucapkan terimakasih atas peran semua pihak dan kepanitiaan sehingga Muscalub ini berjalan dengan sukses”. 

Menurutnya, karena ada selisih paham antara DPC dan DPD sehingga Muscalub ini dilaksanakan, dan demi kelanjutan program organisasi DPC-GWI Pelalawan kedepan perlu dilakukan pembentukan kepengurusan baru.

“Kepada pengurus lama yang dinahkodai oleh saudara Sonaatulo Halawa, saya ucapkan terima kasih atas peran dan kerjakerasnya sehingga DPC-GWI lebih mengembangkan sayapnya di daerah Kabupaten Pelalawan.

Diharapkan setelah terbentuknya kepengurusan baru ini, pengurus yang lama dapat memberikan saran, ide dan nasehat dalam mengembangkan DPC-GWI Pelalawan kedepan”. Jelasnya. 

Lebih lanjut Yulianus mengatakan, DPD-GWI Riau diminta selalu memberikan pembinaan dalam menjalankan organisasi profesi ini dan bila ada kesalahan yang dilakukan oleh DPC-GWI Pelalawan, pihak DPD jangan merasa sungkan-sungkan untuk menegur, jika tidak ditegur tentu sangat sulit untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut.

“Selanjutnya saya juga meminta dukungan dari rekan-rekan yang tergabung di DPC-GWI Pelalawan dalam menjalankan seluruh program nantinya, karena tanpa ada dukungan dari rekan-rekan tentu sangat sulit terealiasi”, tutupnya. 

Ketua DPD-GWI Riau Amponiman Bate’e pada kata sambutannya memaparkan, terjadinya Muscalub itu merupakan suatu proses setelah kepengurusan yang lama dibekukan karena telah menyalahi AD/ART GWI. Namun juga tidak lupa diucapkan terimakasih atas dedikasi dan jasa-jasanya yang telah membuat nama GWI sebesar ini di Tuah Negeri Seiya Sekata.

“Apapun program DPC-GWI Pelalawan kami dari DPD siap mendukung. Terlepas daripada itu juga jangan putus komunikasi. Dan dengan telah terbentuknya kepengurusan yang baru jalankanlah GWI sesuai dengan profesi dan AD/ART”, pungkasnya. 

Sementara itu Penasehat DPC-GWI Pelalawan Drs. Sozifao Hia, M. Si mengatakan, selama DPC-GWI berdiri di Kabupaten Pelalawan sudah sangat banyak kontribusinya dalam mendukung berbagai program pembangunan melalui pemberitaan dan selama ini sangat dekat dengan masyarakat, mudah-mudahan hal sedemikian tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.

Pria yang disapa Pak Hia ini menambahkan, Muscalub terjadi karena ada sesuatu yang telah terjadi ditubuh organisasi itu sendiri, walaupun telah terjadi sesuatu, namun tali silahturahmi dengan kepengurusan yang lama jangan terputus dan tetap kompak nantinya.        

 

“Kabupaten Pelalawan memiliki 118 desa dan kelurahan serta banyak berdiri perusahaan. Silahkan saudara-saudara yang tergabung di DPC-GWI Pelalawan menjalankan tugas dan profesi melalui pemberitaan yang objektif dan sesuai kode etik jurnalistik”, ungkapnya mengakhiri. (urc)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved