Pelalawan (ungkapriau.com)- Tiga tahun berjalan H.Zukri - H.Nasar memimpin daerah Kabupaten Pelalawan. Namun sayangnya, berbagai realisasi pembangunan di daerah itu, minim dari publikasi media.
Program prioritas pembangunan daerah kabupaten Pelalawan, kian digadang-gadang telah dipersiapkan oleh Bupati Zukri jauh sebelumnya, dan nyatanya, sejauh ini program yang dimaksud itu, masih belum diketahui realisasinya.
Kendatipun, ada pencapaian suatu keberhasilan misalnya. Tapi, dengan tidak munculnya dalam pemberitaan media massa, tentunya pencapaian tersebut akan mendapat nilai zonk dari masyarakat.
Pantauan www.ungkapriau.com, sejak awal kepemimpinan Bupati H.Zukri Misran dan Wakil Bupati H.Nasaruddin, program pembangunan diwilayah berjuluk "Tuah Negeri Seiya Sekata" itu, tidak terpublikasikan di khalayak publik.
| Baca juga: | |
| Kepala Desa Pasir Beringin Ciptakan Pemerintahan Desa Dinasti | |
| Desa Air Mas Genggam Juara Pertama | |
| Bupati Harris Hadiri Pembahasan Bersama KPBU RI | |
Persoalan ini, menjadi buah bibir di warung kopi oleh para pengamat kinerja pemangku kekuasaan. Mengapa hal itu jadi topic gosip di warung kopi, karena Tahun Politik 2024 sudah dekat.
Jika memang program yang di gadang-gadang itu sudah terlaksana dan kenapa minim dari pemberitaan wartawan yang bertempat tugas di Pelalawan.?.
Hal sedemikian, menjadi pertanyaan mendasar masyarakat karena minimnya pemberitaan media tentang kegiatan pembangunan Bupati Zukri dan Wakil Bupati Pelalawan H.Nasar.
Ironinya lagi, muncul berbagai asumsi bahwa Bupati Pelalawan dan wakil bupati Pelalawan dinilai tidak berbuat dan melaksanakan program-program yang pernah diucap saat kampanye?.
Pasalnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diharap mampu menjadi gardan terdepan untuk menjalankan berbagai program-program prioritas pemerintah daerah. Namun terlihat santai seperti tidak ada beban tanggung jawab.
Sayangnya, seluruh program yang digadang-gadang unggul dalam membawa perubahan daerah menuju "Pelalawan Maju" dan sampai detik ini, jenis jenis program yang dinilai tercapai itu, tidak terakumulasi dalam pemberitaan media massa.
Mengapa realisasi pembangunan itu tidak terakumulasi dalam pemberitaan karena Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pelalawan malah memilih diam di tempat.
Sejatinya, Diskominfo Pelalawan menjadi corong informasi kepada media massa terkait pencapaian target realisasi pembangunan daerah pada periode pertama Zukri - Nasar.***
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















