Pelalawan, Ungkap Riau – Saat sekarang ini yang dimana biaya Pendidikan terbilang sudah gratis, namun masih saja ada anak-anak yang telah putus sekolah. Hal itu menimbulkan rasa prihatin dari berbagai pihak yang sangat peduli akan anak-anak bangsa ini dengan harapan anak-anak nantinya menjadi generasi penerus yang tidak buta huruf.
Seperti halnya yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 004, Bukit Agung, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 004, Elfidawati, S.Pd, M.Pd sangat prihatin saat mengetahui bahwa ada beberapa anak yang dulu bersekolah ditempat yang dia pimpin tersebut, sekarang telah berhenti sekolah. "Saya sangat prihatin, ternyata zaman sekarang ini masih ada anak yang telah putus sekolah," ungkapnya kepada wartawan, diruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Dengan rasa prihatin tersebut, timbul inisiatif dari Kepsek beserta pihak sekolah lainnya untuk mengupayakan anak-anak yang telah putus sekolah itu agar dapat bersekolah kembali.
Pihak Sekolah Dasar Negeri 004 tersebut mengambil tindakan dengan koordinasi kepada salah satu Guru Agama Kristen yang mengetahui dimana tempat tinggal anak-anak yang telah putus sekolah itu. "Kita langsung mencari tau tempat tinggal anak-anak itu melalui guru agama Kristen, karena dialah yang tau keberadaan mereka," jelasnya.
Setelah mengetahui alamat anak-anak tersebut, Elfidawati, S.
| Baca juga: | |
| Kepsek SDN 001 Diduga Gelapkan Dana Bosda T.A 2015 | |
| Nenek 94 Thn Ucapkan Terima Kasih | |
| Kepsek Syukur, Mengeluh: Kadisdik Pelalawan Minta Jatah Rp.15 Juta | |
Ironisnya, anak-anak tersebut putus sekolah dikarenakan orangtua mereka tidak mampu. Adapun alasan lain dari para orangtua, karena perusahaan dimana mereka bekerja tidak mertespon atrau membantu kelangsungan pendidikan anak-anak meraka.
Kepala sekolah SDN 004 Bukit Agung, Mekar Jaya menyampaikan kepada orangtua yang merasa tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya itu agar tetap tenang dan mau memperbolehkan anak mereka dibawa untuk bisa sekolah kembali. "Bapak-bapak dan Ibu-ibu tidak usah pikir panjang lagi, yang penting sekarang anak-anak kita ini bisa bersekolah kembali," terang Elfidawati, S.Pd, M.Pd dengan tegas.
Tambah Elfidawati, "saat kami mengajak anak-anak itu untuk kembali bersekolah, mereka tidak memiliki satupun perlengkapan sakolah. Akan tetapi, atas rasa prihatin dan kebijakan guru-guru di SD Negeri 004 ini, akhirnya mereka dapat kembali bersekolah," katanya mengakhiri. Abdul/Arisman
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















