PELALAWAN, UNGKAP RIAU – Terjadinya kebakaran lahan yang bertempat di samping tanah perwakafan masyarakat Melayu Pkl. kerinci, Pelalawan-Riau, Selasa (20/10/15). Sebanyak 30 orang Anggota personil Satlantas Polres Pelalawan dan 25 orang Anggota Personil Brimob Sumut yang di Pimpin oleh AKP. Leo SIK. Bersama-sama Aparat ini bekerja keras padamkan api hingga berhasil dikendalikan.
Dalam kebakaran lahan yang belum diketahui penyebabnya ini, dengan kerja kerasnya Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP. Rachmad C Yusuf Sik memundak selang dan masuk dalam hutan untuk menyiram kobaran api yang sedang melahap lahan masyarakat.
Anehnya dalam kebakaran lahan masyarakat ini, tidak satupun warga sekitar ikut membantu memadamkannya. Padahal, lahan yang terbakar tersebut merupakan lahan milik masyarakat Kabupaten Pelalawan.
Pantauan UNGKAP RIAU saat personil Polres Pelalawan ini memadamkan api yang sedang berkobar dahsyat, sebanyak 25 orang personil Brimob Sumut yang dikomandoi AKP LEO SIK ikut bekerja keras sampai apinya dapat dikendalikan (Padam).
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP. Rachmad C Yusuf SIK saat dikonfirmasikan UNGKAP RIAU dilokasi Karhutla, Rabu (21/10/15) mengatrakan. Sebelum Armada Kebakaran dikerahkan oleh DAMKAR Pelalawan dilokasi lahan. Pihaknya sudah terlebih dahulu berupaya memadamkan dengan memakai mesin Robin dan menggunakan Air yang seadanya didalam paret dekat lokasi kebakaran lahan itu.
"Sebelum Armada kebakaran Pelalawan datang dilokasi, kita bersama anggota sudah berusaha semaksimal mungkin memadamkan apinya. Namun tidak seluruhnya padam karena kemampuan air yang ada dalam paret itu tidak cukup untuk menjinakkan api sebesar itu. Apalgi kemampuan selangnya terbatas dan tidak panjang," ujarnya.
AKP. Rachmad, walaupun dengan kerbatasan alat yang kita gunakan sebelum Armada Damkar ini tiba.
| Baca juga: | |
| AKP Rahmad Tindak Pelanggar Tertib Lalu Lintas | |
| HM Wardan Turut Berjibaku Padamkan Api di Tempuling | |
| Polda Riau Siap Gelar Pengamanan PSU | |
Ditambahkannya, sebelum apinya Padam, seluruh personil yang turut andil pada pemadaman ini tidak diperbolehkan meninggalkan lokasi. Setelah dinyatakan mati, baru bisa kita tinggalkan.
Dilokasi yang sama AKP. LEO mengatakan, dalam kebakaran lahan di daerah Pelalawan ini, semestinya masyarakat sekitar ikut membantu. Sebab, ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah melainkan tanggung jawab bersama. "Masyarakat Pelalawan ini benar-benar tidak perduli bila lahan terbakar. Sepertinya ada unsur kesengajaan dan atau membiarkan lahanya terbakar," sesalnya.
Menurutnya, Bila kebakaran ini sengaja dibakar oleh oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Sepertinya dia tidak merasakan apa yang dirasakan seluruh rakyat RI akibat kabut asap ini.
Untuk diketahui, sejak saya ditugaskan didaerah Riau dan Kab. Pelalawan khususnya, tidak pernah masyarakat ikut bekerjasama dengan Aparat kepolisian dalam memadamkan api dilahan-lahan yang terbakar ini. seolah-olah masyarakat tersebut tidak perduli dengan kebakaran lahan di daerahnya. Padahal, asap ini mengancam kesehatan masyarakat. Tuutpnya. Y01/Abdul
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















