Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Habiskan Dana APBD INHU TA 2013 Rp. 200 Juta
Pembangunan Perpustakaan Disdik Terbengkalai

Redaksi
Sabtu, 21 Nop 2015 | dilihat: 7042 kali
Foto: Pertama, Kondisi bangunan Perpustakaan Disdik Inhu. Kedua, Hermanto, Kepala sekolah SD 017 Rengat.

UNGKAP RIAU, INHU - Sebanyak 200 Juta Anggaran APBD Kabupaten Inhu tahun 2013 yang dialokasikan untuk pelaksanaan pembangunan Ruangan perpustakaan Sekolah Dasar 017 di Desa Sungai Guntung Hilir kecamatan rengat, Kabpaten Indragiri Hulu (Inhu) terkesan terbengkalai.

Padahal, pembangunan ruangan perpustakaan SD 017 ini dianggarakan Pemerintah Inhu tahun 2013 silam, untuk dimanfaatkan dalam penyimpanan buku-buku pelajaran siswa/i serta alat-alat sekolah lainnya. Namun sampai sekarang ini. Ruangan perpustakaan yang dibangun oleh CV. Beringin Indah tersebut tidak dapat terselesaikan sesuai yang diharapkan.

Demikian hal ini disesalkan Salah seorang warga Desa Sungai Gntung Hilir, Darlin (29) kepada UNGKAP RIAU di kediamannya, Rabu (18/11/15).

Menurutnya, dengan terbengkalainnya pembangunan ruangan perpustakaan yang dibangun tahun Anggaran 2013 ini, merupakan penilaian msyarakat Inhu terhadap kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu. "Bangunan yang anggarannya 200 juta saja tidak sanggup untuk menyelesaikannya dan bagaimana dengan pembangunan yang anggarannya Milyaran rupiah," kata Darli kecewa.
 
Diungkapkannya, bila pembangunan ruangan perpustakaan ini direncanakan untuk penyerapan dan atau menghambur-hamburkan Dana APBD Inhu tahun 2013, semestiya pihak disdik Inhu bertanggung jawab, karena Dana senilai Rp. 200 juta yang dianggarkan untuk pembiayaan pembangunan tersebut tidak sedikit.

"Pihak Kejaksaan Rengat harus memanggil pihak Dinas Pendidikan dan Perusahaan CV Beringin Indah untuk mempertanggung jawabkan pekerjaan yang sampai sekarang terbengkalai, sebab anggaran APBD Inhu yang dialokasikan untuk pembangunan perpustakaan tersebut tidak sedikit bahkan mencapai senilai Rp 200 Juta," tukasnya mengakhiri.

Ditempat berbeda Afrizal (rekanan kontraktor) saat dimintai keterangannya oleh UR terkait pembangunan perpustakaan SD 017 yang dinilai belum 100 Persen diselesaikan penrjaannya dilapangan.



"Pekerjaan pembangunan ruangan perpustakaan yang dianggaran oleh Dinas pendidikan Inhu  tahun 2013 itu memang saya yang mengerjakannya melalui CV. Beringi Indah," jelasnya.

Mengenai persoalan persentase dan atau nilai bobot dilapangan, sudah sesuai dengan prosedur yang ada, karena perjanjian kontrak pekerjaan pondasi, dinding dan atap dan boleh dikatakan tegak paying. Sedangkan pembangunan yang tidak selesai lainnya akan dikerjakan pada tahap ke-II.

"Pekerjaan yang tidak terkafer dalam pembangunan tahun 2013 itu akan dikerjakan pada tahap Anggaran pembangunan tahap ke-II," terang Afrizal.

Diterangkannya, tahap ke-II yang dimaksud  pihak Dinas Pendidikan waktu itu akan diselesaikan pada Anggaran APBD tahun 2015 mendatang. Namun kenyataannya sampai detik ini takkunjung diselesaikan.

Afrizal, wajar saja kalau masyarakat tetap menyalahkan saya dalam hal ini, karena yang mengerjakannya perusahaan saya dan terus terang saya sudah mengerjakan pembangunan ruangan perpustakaan ini sesuai dengan prosedur dan bestech yang ada.

Kepala sekolah dasar 017, Hermanto kepada UR meminta pembangunan ruangan perpustakaan SD 017 untuk segera di selesaikan, karena perpustakaan tersebut sangat dibutuhkan oleh sekolah dalam penyimpanan berbagai buku pelajaran dan alat-alat sekolah lainnya.

"Saya berharap gedung perpustakaan ini cepat di selesaikan. Kami sudah memasukkan proposal pengajuan untuk penyelesaiannya dan mudah-mudahan  tahun depan dapat direalisasikan penyelesaiannya," pinta Hermanto. Asnan



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved