Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Telah menelan Dana APBD Kabupaten Inhu Tahun 2015 Ratusan Juta Rupiah.
Pembangunan Saluran Drainase Kec. Sei Guntung Hilir Asal Jadi

Asnan
Rabu, 06 Jan 2016 | dilihat: 2548 kali
Foto: Bangunan Drainase tepat di pinggir lapangan sepak bola desa Sei Guntung Hilir.

UNGKAP RIAU, INHU - Sungguh ironisnya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam  pelaksanaan proyek pembangunan Saluran Drainase Lapangan Bola Kaki Desa Sungai Guntung hilir kecamatan Rengat. Dikerjakan oleh pihak ketiga asal jadi.

"Pengerjaan pembangunan Saluran Drainase lapangan bola kaki tersebut oleh CV. Panduan Teknik dengan Nomor Kontrak 0190.8/SPK/PPK/DV/X/2015 yang beralokasi di Desa Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu. Perlu ditinjau ulang oleh Dinas Pariwisata dan pemuda dan Olahraga," tukas salah seorang warga yang tinggal disekitar lokasi pembangunan saluran drainase, M. Amin di kediamannya kepada UR, Rabu (30/12/2015).

Dijelaskannya, pelaksanaan proyek pembangunan saluran drainase yang satu paket dengan pembangunan kamar untuk tempat ganti pakaian yang berukuran kamar mandi itu, juga dikerjakan tidak sesuai harapan masyarakat Desa Sei Guntung Hilir.

Pasalnya, proyek pembangunan saluran drainase tersebut, tidak dikerjakan dengan bagus. sehingga batu dan pasir cor dinilai tidak seimbang, sehingga batu-batu krikil bermunculan di permukaan  (kelihatan), karena dinilai adukan Semen tidak sesuai.

"Bila rekan-rekan wartawan tidak percaya dengan keterangan saya ini, mari bersama saya turun kelokasi proyek pembangunan itu," katanya seraya meyakinkan UNGKAP RIAU.



Melihat tindakan pelakasanaan pembangunan saluran drainase ini tidak sesuai pengerjaannya dilapangan dari rekanan kontraktor, karena lokasi pembangunan itu jauh dari pantauan LSM maupun wartawan.

"CV. Panduan Teknis mengerjakan proyek itu sesuka hati, karena jauh dari mata LSM dan wartawan, sehingga pihak pemilik kegiatan dan rekanan selaku pihak ketiga telah melakukan kerja sama (Kong-kali kong)," kesalnya.

Terkait persoalan proyek saluran drainase tersebut. Kepala desa Sei.guntung hilir, Samsuri mengaku tidak tahu menahu masala proyek dranase dan bagunan yang di kerjakan oleh kontrakror di Desanya.

"Mulai pelaksanakan pekerjaan proyek yang dimaksud  dan sampai selesai tidak ada pemberitahuan kepada saya selaku kepala desa," jawabnya singkat.

Ketika wartawan UR konfirmasikan persoalan ini kepada rekanan kontraktor melalui Hp salulernya, tidak pernah kunjung ada penjelasan, kerana tiap kali di hubungi tidak diangkat seakan-akan menghindar dari konfirmasi media seputar kegiatannya. Bahkan pihak Dinas Pariwisata dan Pemudan dan Olahraga juga tidak ada yang memberikan keterangan tentang pekerjaan itu. Baik masalah jumlah nilai besar pembiayaan pembangunannya maupun siapa PPK dan PPTK, hingga turunya berita ini tanpa keterangan pihak pemilik kegiatan (Budparpora) Kabupaten Inhu. (Asnan)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved