Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Respon Keluhan Masyarakat,
Bupati H.Zukri Ajak Dinas PUPR Tinjau Titik Penyebab Banjir dan Bentuk Satgas Penanganan

Yulianus Halawa
Kamis, 26 Jun 2025 06:14 WIB | dilihat: 22267 kali
Foto: Saat Bupati Pelalawan meninjau Titik Banjir di Kota Pangkalan Kerinci bersama Dinas PUPR dan beberapa OPD terlibat lainnya

Pelalawan (ungkapriau.com)- Wujud respon pemerintah daerah kabupaten Pelalawan terkait persoalan banjir di kota pangkalan kerinci yang menjadi topik keluhan masyarakat setiap musim hujan. Bupati H.Zukri Misran, S.M, melakukan peninjauan sejumlah titik-titik ruas Jalan dan Drainase bersama Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan belum lama ini.

Peninjauan sejumlah titik-titik rawan banjir oleh Bupati H.Zukri Misran, S.M, dilakukan bersama Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan untuk melihat secara langsung dilapangan penyebabnya untuk mencari solusi penanggulangannya.

Bupati dua Periode ini mengatakan, setelah terdeteksi Spot spot banjir di wilayah kota Pangkalan Kerinci ini nantinya, segera dilakukan penanganannya oleh beberapa Dinas terkait seperti Dinas PUPR, DLH, BPDB, Satpol PP dan Damkar, DPMPTSP.

Kemudian, Drainase yang dangkal akibat pasir dan sampah misalnya, harus diangkat dan dibersihkan agar Air hujannya yang masuk ke saluran tidak lagi meluap kepermukaan Jalan utama dan menggenangi pemukiman warga.

Dalam peninjauan titik-titk banjir ini oleh orang nomor satu Negeri Seiaya Sekata ini mengemukakan saluran drainase yang air nya tidak lancar hingga ke jalan Simpang BTN Lama. 

Pada kesempatan itu juga, Bupati H.Zukri menghimbau masyarakat bahwa bahu jalan, drainase yang ada di Jalan Lintas Timur akan dibongkar. Oleh karena itu, Bupati H.Zukri mengharapkan kerjasamanya semua pihak terlebih pemilik rumah dan toko (Ruko). "Bangunan yang menutup bahu jalan serta parit akan dibongkar untuk bersihkan agar akses pembuangan air dari hulu ke hilir lancar," katanya.

Langkah ini, sebagai bentuk responnya dan penanggulangan banjir yang terus menjadi topik keluhan masyarakat Ibu Kota Pangkalan Kerinci.

"Bila saluran Drainase bersih dan tidak terjadi kedangkalan maka spot spot banjir selama ini akan teratasi dan Drainase itu akan menpung debit air dan mengurangi banjir," ujarnya.

Pemerintah daerah juga melakukan berbagai langkah cepat untuk mengantisipasi dampak bencana banjir di Kabupaten Pelalawan, perlu dilakukan upaya penanganan guna meminimalisir dampak banjir dengan penanganan secara cepat, tepat, terencana, terpadu dan menyeluruh.

Bupati Pelalawan merasa perlu membentuk satuan tugas penanganan banjir. di satuan tugas persoalan penanganan persoalan banjir akan dibicarakan untuk dicari solusi penanganan. Kedepannya Satgas banjir akan menyelesaikan berbagai persoalan banjir di Kabupaten Pelalawan, salah satunya banjir di Pangkalan Kerinci.

OPD yang terlibat didalam penanganan banjir yakni Dinas PUPR, DLH, BPBD, Satpol PP dan Damkar, DPMPTSP, pemerintah kecamatan serta seluruh lurah di Pangkalan Kerinci. Satgas ini dibawah koordinasi Asisten ll Setdakab Pelalawan Fakhrizal.

Bupati pun telah memanggil seluruh satgas banjir untuk memaparkan hasil kerjanya selama dibentuk, dari pemaparan Satgas banjir bahwa telah dilakukan pemetaan drainase yang menjadi outlet pembuangan air di Kelurahan Kerinci Kota, Kerinci Barat, dan Kerinci Timur, disamping itu normalisasi Sungai Kerinci sebagai pembuangan akhir aliran air sudah mulai menunjukkan hasil.

“Satgas bergerak cepat menjalankan solusi jangka pendek yang telah diputuskan dalam penanganan banjir.” tegas Zukri

Koordinator Satuan tugas Banjir, Fakhrizal M.Si mengungkapkan bahwa OPD OPD yang tergabung dalam satgas akan menjalankan tugas masing masing secara terorganisir berdasarkan hasil evaluasi bersama bupati. Penataan drainase dilakukan bertahap dengan membongkar titik-titik yang menjadi biang kerok genangan air setiap musim hujan.

"Cara kerja kita sinergis. Dinas PUPR membongkar, BPBD dan Damkar menyemprot drainase dan DLH mengangkut sisa pembongkaran," tukasnya.

Di depan Masjid M Yunus Pangkalan Kerinci, terlihat pembangunan box culver besar yang dikerjakan oleh Dinas PUPR. Pembangunan ini bertujuan untuk mengurai genangan air di perumahan warga seperti perumahan Griya Rumah Kita dan perumahan warga di Jalan pemda dan beberapa ruas jalan lainnya yangs elama ini menjadi langganan banjir. Dengan adanya box culver itu, air hujan yang tidak tertamung tanah akan langsung dialirkan ke sungai Kerinci terus ke Sungai Kampar

Kesuksesan keberadaan Box Cluvert dalam mengurangi banjir bisa di lihat di komplek perkantoran Bhakti Praja. Daerah selama ini yang menjadi gengangan air cukup besar seperti di pertigaan kantor Dinas Sosial dan perempatan jalan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau belakang dinas arsip dan pustaka. 

"Setelah adanya Box Cluvert berdiameter besar tidak tampak lagi air besar mengenagi jalan," jelasnya mengakhiri.** (Advertorial).







Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved