Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Terapkan Edukasi Keselamatan Bersama,
PEP Lirik Sosialisasikan Tanggap Darurat dan Buffer Zone

Yulianus Halawa
Senin, 30 Jun 2025 06:14 WIB | dilihat: 22282 kali

Indragiri Hulu (ungkapriau.com)- Dalam menjaga Keselamatan bersama. Pertamina EP (PEP) Lirik Field, melaksanakan sosialisasi tanggap Darurat dan Buffer Zone di seluruh wilayah yang meliputi wilayah operasionalnya seperti Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatra, Senin (30/06/2025).

Kegiatan sosialisasi tanggap darurat ini, serentak dilaksanakan di wilayah yang mencakup tiga distrik utama, yakni di seluruh wilayah Kecamatan Lirik di Kabupaten Indragiri Hulu (Distrik I), Kecamatan Ukui di Kabupaten Pelalawan (Distrik II), dan Kecamatan Koto Gasib di Kabupaten Siak (Distrik III).

Sosialisasi tanggap darurat keselamatan bersama ini, merupakan kegiatan rutin Pertamina PE (PEP) setiap tahunnya untuk mewujudkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan masyarakat sekitar terhadap potensi risiko kebakaran serta pemahaman akan area batas aman (buffer zone). Untuk tahun 2025, kegiatan dilakukan sepanjang semester pertama.

Demikian hal ini, ditekankan oleh Manager PEP Lirik Field, Luqman Arif bahwa pihaknya terus melaksanakan sosialisasi keselamatan bersama tersebut mengingat risiko tidak hanya datang dari fasilitas produksi namun juga aktivitas sehari-hari.

“Ini kewajiban operasional sekaligus wujud komitmen Pertamina EP Lirik dalam menciptakan lingkungan yang aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi risiko,” ujarnya.

Selain itu, Pertamina EP Lirik juga melaksanakan di Desa Buatan II, Kecamatan Koto Gasib, pelatihan kepada kader PKK, perangkat desa, dan warga setempat. 

"Benar, dalam pelatihan itu, diikuti pesertanya sebanyak 50 peserta dan dilatih tentang teknik pemadaman api menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan selimut api (fire blanket)," jelas Luqman Arif.

Mengenai Materinya, dimulai dengan pengenalan teori segitiga api, yakni tiga unsur utama terjadinya kebakaran: panas (heat), bahan bakar (fuel), dan oksigen. Setelah sesi teori, peserta mempraktikkan pemadaman api di area terbuka.

Lebih lanjut Manager PEP Lirik Field Luqman Arif mengatakan bahwa kegiatan serupa juga telah dilakukan di Kecamatan Lirik bersamaan dengan Bulan K3, melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lirik, ibu-ibu PKK, dan perwakilan desa. Sementara itu, di Kecamatan Ukui, sosialisasi diikuti oleh Lurah Ukui, Polsek, Koramil, Puskesmas, serta 50 warga yang tinggal di dekat fasilitas produksi dan jalur pipa migas.

Kepada media ini, Manager PEP Lirik, Field Luqman Arif, mengatakan. Selain simulasi pemadaman, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang Buffer Zone—yaitu area penyangga yang dirancang untuk meminimalisasi dampak risiko operasional terhadap masyarakat sekitar.

Camat Lirik, Harmes Jhoni, mengapresiasi inisiatif ini dan berharap dilakukan rutin sebagai penyegaran. “Ini juga mampu membangkitkan peran aktif masyarakat dan pemerintah dari tingkat desa hingga kecamatan dalam menjaga keselamatan bersama,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, PEP Lirik terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan demi menciptakan operasi migas yang aman, andal, dan harmonis dengan lingkungan sekitar.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved