UNGKAP RIAU PELALAWAN - Dalam rangka mencegah Radikal dan Organisasi Anti Pancasila oleh Direktorat Pol Air Polda Riau, laksanakan sosialisasi di Desa terusan Bawah Kecamatan Pkl Kerinci, Kamis (28/7/2016).
Sosialisasi radikal dan anti organisasi pancasila ini oleh AKBP Redion Sagala yang juga pernah menjabat Kapolsek Pangkalan Kerinci. Sangat disambut antusias oleh masyarakat Desa Rantau Baru Bawah, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau.
Menurutnya, Sosialisasi bahayanya Paham Radikal dan Organisasi anti Pancasila yang sedang di laksanakan itu di Desa Rantau Baru Bawah, bertujuan untuk mengantisipasi paham Radikalisme dan Deradikalisasi untuk tidak berkembang disekitar masyarakat.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut oleh Polri dilakukan di Masjid Desa Rantau Bawah dengan dihadiri Kades Rantau Baru Bawah, Samsaher, tokoh Masyarakat, Organisasi, Pemuda dan alim ulama yang secara langsung dibuka oleh AKBP Redion Sagala.
Redion Sagala mengatakan bahwa pihaknya melakukan sosialisasi tersebut kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman agar tidak mengadopsi dan menjalankan paham tersebut karena sangat bertentangan dengan nilai dasar pancasila dan uud 1945.
| Baca juga: | |
| BNPB Riau Sosialisasikan Pencegahan Kalhutla di Kampar | |
| Dinas PU Pelalawan Diminta Realisasikan Pengajuan Pembangunan Jalan | |
| DPD HIMNI Riau Sosialisasikan Pesta YAAHOWU | |
“Indonesia itu udah jelas nilai nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, jadi paham radikal itu tidak cocok untuk karakter bangsa ini,” jelas Redion.
Masyarakat perlu mengetahui bahwa Paham radikal tersebut bertujuan merubah pemikiran dasar masyarakat untuk berbuat sesuatu yang bertentangan dengan hukum seperti peristiwa bom Sarinah, Gerakan Santoso, ISIS dan masih banyak lagi.
Apa yang dilakukan kelompok radikal, menurut Redion Sagala merupakan perbuatan makar terhadap negara.
“Kita akan cegah pemahaman tersebut berkembang dimasyarakat, salah satu caranya dengan aktif bersosialisasi dan berkomunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat, untuk menghindari hal-hal sedemikian maka masyarakat terlibat aktif dalam upaya mencegah paham tersebut berkembang di tengah-tengah kita.
“Yang mengetahui dan melihat paham-paham radikal ada disekitar kita misalnya agar segera melalorkan kepada petugas atau kantor Polisi terdekat,” harapnya mengakhiri. (Y01/Abdul)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














