Pelalawan (ungkapriau.com)- Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan, mendapat apresiasi dari Masyarakat atas kemudahan pelayanan masyarakat dalam mendapat informasi pajak daerah melalui empat (4) aplikasi yang dicetuskan Bapenda kabupaten Pelalawan.
Di tengah perkembangan teknologi informatika saat ini, pemerintah daerah tidak tinggal dalam menciptakan suatu terobosan baru untuk memberikan dampak positif dalam perubahan pola interaksi dan pola transaksi di masyarakat. Kecendrungan pola ini mendorong dan menuntut perbaikan pelayanan publik yang efektif, mudah, cepat, tepat dan transparan.
Terobosan dan inovasi yang digagas oleh Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan akan memberikan pelayanan publik di berbagai sektor telah berbenah dan berinovasi dengan berbagai sarana teknologi yang dapat mempermudah dalam Pemberian Pelayanan Prima.
Saat ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pelalawan mengembangkan inovasi terbaru. Inovasi terbaru ini sangat memudahkan masyarakat dalam mengakses tagihan pajak dan pembayaran pajak secara online karena terkoneksi pada aplikasi Klik Pelalawan.
Kecanggihan teknologi saat ini, sangat membantu masyarakat untuk mengetahui tentang pajak dan inovasi yang dikembangkan melalui aplikasi yakni SIIP (Sistem Informasi Pajak), SIDAPA (Sistem Informasi dasbor pendapatan daerah), SIAP PAKDE (Sistem Informasi Aplikasi Pajak Kelurahan dan Desa) dan Getar Pak Kades (Gerakan Target Pajak Kelurahan dan Desa) .
Empat aplikasi yang dikembangkan ini, terintegrasi, dalam upaya peningkatan pelayanan masyarakat dan memberi ruang bagi peningkatan pendapatan daerah seputar terobosan inovasi. Pengembangan Website Bapenda Pelalawan (https://bapenda.pelalawankab.go.id) ini bertujuan memberikan layanan akses informasi pajak daerah dan sekaligus dapat melakukan pembayaran dengan berbagai pilihan pembayarannya secara online maupun manual.
Demikian Terobosan inovasi Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan ini, disampaikan Bupati Pelalawan H Zukri yang diterangkan melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pelalawan, Jahlelawati, S.E kepada www.ungkapriau.com di ruangan kerjanya, Selasa (8/9/2025).
Kepada media ini, Jahlelawati, S.E mengatakan, "Ide serta gagasan yang pihaknya lakukan, tidak terlepas dari berbagai dinamika teknologi yang terus berkembang serta berbagai tantangan, pemikiran dan inovasi yang terus ditingkatkan dan hasil guna manfaatnya dilaporkan perkembangannya.
| Baca juga: | |
| Bupati Pelalawan Resmikan Kantor Desa | |
| Disperindagsar Pelalawan Janji Cabut Izin Pengeceran | |
| Pemda Pelalawan Terima Dan Bantu Sejumlah Proposal Media Tahun 2014 | |
Kepala Bapenda yang belum lama ini di lantik oleh Bupati H.Zukri ini dan terus berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan masyarakat terkait informasi pajak dan kemudahan cara akses pembayaran pajak daerah.
Dikatakan lagi, apapun terobosan yang dia lakukan sebagai bentuk keseriusan dalam upaya membangun pelayanan pajak daerah agar lebih efektif dan efisien termasuk menjawab tantangan serta mendukung regulasi yang telah ada, mudah-mudahan kehadiran inovasi ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat atau pelaku usaha.
"Benar, ada empat (4) aplikasi yang dicetuskan ini, dapat memberikan kemudahan dengan lebih cepat dan cerdas dalam proses administrasi, menghimpun, mengakses informasi serta membayar pajak daerah," paparnya.
Jahlelawati juga menyebut apliaksi yang pihaknya kembangkan yakni SIIP (Sistem Informasi Pajak), SIDAPA (Sistem Informasi dasbor pendapatan daerah), SIAP PAKDE (Sistem Informasi Aplikasi Pajak Kelurahan dan Desa) dan Getar Pak Kades (Gerakan Target Pajak Kelurahan dan Desa) untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi, pembayaran, target dan realisasi pendapatan pajak daerah Kabupaten Pelalawan.
Lebih lanjut Jahlelawati, S.E menjelaskan. Selain informasi pajak dan pendapatan asli daerah, pelaku usaha saat ini dapat membayar pajak dengan dua sistem yakni secara online dan manual.
Tentulah ya, "Kalau secara online bisa dibayar BRK Syariah, Bank Mandiri, BNI dan BRI, Mobile Banking, QRIS, Indomaret, Alfamart, Bukalapak, Tokopedia dan pembayaran secara manual, petugas kelurahan dan desa akan turun langsung ke lapangan," jelasnya.
Di samping itu, Kepala Bapenda, Jahlelawati, S.E menyebutkan adanya 11 sektor pajak daerah yang digarap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan seperti sektor PBB, BPHTB, pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan, pajak parkir, pajak walet, pajak MBLB, pajak air tanah, pajak reklame. Pelayanan pajak daerah.
Melalui sistem online ini akan memberikan kemudahan dan harapan atas peningkatan penerimaan pendapatan daerah sektor pajak daerah.
Oleh karena itu, mencapai realisasi target pajak, pihaknya saat ini melakukan kerjasama Kejaksaan Negeri Pelalawan dan satgas bugas yang sudah di bentuk untuk membantu penegak perda di bidang pajak daerah bagi pelaku usaha yang membandel tidak taat pajak.
"Iya-lah, melalui aplikasi yang disediakan Bapenda sudah memberikan kemudahan, kecepatan, dan keterjangkauan masyarakat dalam pelayanan pembayaran pajak daerah dalam mewujudkan peningkatan hasil pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin optimal dan realisasi target tercapai maksimal," ungkapnya.
Tentu bisa, "Aplikasi yang dicetuskan ini bisa di akses secara cepat, pelayanan Pembayaran Pajak bisa lebih cepat dan memuaskan bagi masyarakat," ujarnya.
Di akhir pemaparan inovasinya ini, Kepala Bapenda Pelalawan, berharap target pendapatan asli daerah yang diinginkan bisa tercapai.*** (Advertorial)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















