Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bersama Peduli Jaga Alam,
Program Green Policing Polda Riau: Lindungi Ekosistem dan Edukasi Menanam Pohon

Yusuf Situmorang
Jumat, 09 Jan 2026 08:21 WIB | dilihat: 64164 kali
Foto: Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK dan jajaran melaksanakan program Green Policing di sekolah tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi di Pelalawan.

Isu lingkungan akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat pulau Sumatera umumnya sebagai perbincangan serius secara nasional karna terjadinya banjir dan tanah longsor yang dialami saudra kita di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Korban jiwa diperkirakan mencapai 1.177 orang tewas, 7.000 luka-luka, dan 148 orang belum ditemukan. Bencana ini juga berdampak lebih dari 3,3 juta jiwa penduduk dan memaksa hingga 1 juta orang untuk mengungsi dari desanya sendiri hingga pindah ke provinsi lain yang masih terbilang aman.

Kejadian tersebut merupakan banjir dan longsor terbesar dalam satu abad terakhir.

Green Policing Polda Riau Gagasan
Irjen Pol. Herry Heryawan SIK, MH, M.Hum.

 




Hadir Green Policing di tengah masyarakat Provinsi Riau, program tersebut merupakan gagasan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan SIK, MH, M.Hum. Green Policing merupakan konsep pemolisian yang peduli lingkungan dengan tujuan menjaga kelestarian alam, baik dalam penegakan hukum, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menanam pohon serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Riau.

Program Green Policing lahir pada Agustus 2025 dimotori Kapolda Riau, jauh sebelum kejadian banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar. Program Green Policing di Riau digalakkan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan sebagai upaya menjaga dan memperbaiki alam apalagi sang Kapolda merupakan pecinta lingkungan.

Tolak ukur pertama diawali penanaman pohon di halaman Mapolda Riau oleh Kapolda Riau berlanjut di Mapolresta, Mapolres serta halaman Mapolsek. Lanjutnya bergerak ke seluruh sekolah baik TK, SD, SMP, SMA sederajat, penamaman pohon dilingkungan Universitas, lingkungan pemda, dinas, perumahan warga, Green Policing menjalar hingga ke desa. Berbagai Pohon buah ditanam dan dibagikan kepada masyarakat serta kepada para siswa, berbagai pohon buah dibagikan berupa pohon durian, pohon manggis, pohon matoa, pohon rambutan,pohon mangga, pohon klengkeng, pohon Alpukat dan pohon jambu juga turut dibagikan.

 




Foto: Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK dan jajaran melaksanakan program Green Policing di sekolah tingkat SMA di Pelalawan.

 

Green Policing telah menyentuh seluruh sekolah dan universitas di Riau serta berhasil meningkatkan kesadaran para murid sekolah, mahasiswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan cara melakukan aksi penanaman pohon. Sedikitnya total 11.032 sekolah dari semua jenjang (TK, SD, SMP hingga SMA/SMK), puluhan universitas di Riau telah melakukan penanaman pohon yang digagas polda riau. Program ini serentak dijalankan seluruh jajaran Polda Riau di tingkat Polres hingga tingkat paling bawah yakni Polsek sebagai upaya menjaga alam agar tetap terjaga dan ekosistem tetap terlundungi.

Berdasarkan keterangan resmi Polda Riau, semenjak Juli hingga Desember 2025, Polda Riau telah berhasil menanam pohon sebanyak 62.006 batang pohon yang tersebar di berbagai wilayah di provinsi riau. Berbagai kegiatan selalu membagikan pohon seperti FUN RUN 2025 yang sengaja ditaja serentak di jajaran Polda Riau, Polres maupun Polresta mengadakan Fun Run serta membagikan pohon berbuah kepada peserta lari yang hadir.

Ulang Tahun setiap jajaran Polda Riau tidak luput dari hadiah Kapolda Riau berupa pohon, hadiah Kapolda Riau juga sampai hingga jajaran Polsek. Tak ayal para personil Polda Riau sangat antusias dan menanam pohon pemberian Kapolda sebagai kenangan dihari ulangtahunnya.




Foto: Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK dan jajaran melaksanakan program Green Policing di sekolah tingkat SMP di Pelalawan.

 

Penegakan Hukum Bagi Pelaku Perusakan Lingkungan dan Ekosistem

Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan SIK, MH. M.Hum pada Rilis Akhir Tahun 2025 di Pekanbaru menyebut " Penegakan hukum lingkungan jajaran Polda Riau telah berhasil memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin(PETI) yang berada di sekitar Kabupaten Kuantan Singingi(Kuansing)-Riau". Penegakan hukum penambangan emas illegal dari Januari hingga Desember 2025 berhasil mengungkap 17 tindak pidana dengan 35 tersangka, 772 rakit tambang dimusnahkan. Green Polising sebagai komitmen polri dalam menjaga keamananan sekaligus kelestarian lingkungan. juga sebagai Green policing sebagai perwujudan dari Asta Cita yang ditekankan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam reformasi penegakan hukum serta keharmonisan lingkungan dan budaya.

Perkara Kejahatan Tindak Pidana Konservasi Sumber Daya Alam(SDA) dan Ekosistem tak luput dari perhatian Polda Riau, tahun 2025 telah diungkapnya 148 perkara mengharuskan prinsip Law Enforcement, upaya edukasi, upaya preventif disamping upaya restoratif terhadap upaya lingkungan atau biasa disebut kasus kehutanan dan ilegal logging. Kasusnya tercatat ada 44 perkara yang masuk dalam kategori perambahan hutan dan pembalakan liar ( dari Juli- Desember 2025). Luas lahan terdampak mencapai lebih dari 2.300 hektar sedangkan jumlah tersangka ditangkap sebanyak 46 orang tersangka tindak pidana perusakan hutan.

Kapolda Riau Irjen Pol. Dr Herry Heryawan juga menyampaikan bahwa " Sepanjang tahun 2025 kasus Karhutla 61 perkara dengan 70 orang tersangka yang menunjukkan Polda Riau tetap melakukan penindakan secara tegas dan terukur bagi pelaku perusakan hutan dan lingkungan".





Selain penindakan, Polda Riau juga mengedepankan langkah mitigasi dan pencegahan dengan cara intensif melaksanakan 1,7 juta kegiatan patroli karhutla seluruh Riau, pembangunan sekat kanal, embung, sumur bor serta peningkatan menara pantau, dalam rangka pencegahan juga dilakukan pemasangan plank 242 plank sebagai peringatan yang permanen, mendakan bahwa dilahan tersebut pernah terjadi Karhutla dan tidak akan bisa lagi di ditanam sawit. Diperkirakan 1 juta lebih himbauan dan 1 juta lebih selebaran atau maklumat yang disebarkan Polda Riau guna tetap mengajak masyarakat agar menjaga alam, ungkap Kapolda pada rilis akhir tahun 2025.

Pria yang akrab dipanggil Herimen tersebut menekankan dalam berbagai kesempatan kepada jajaran dan masyarakat Riau bahwa alam
bukan sebagai objek eksploitasi" Jika kita menjaga alam maka alam akan menjaga kita" kata-kata tersebut merupakan pesan favorit yang selalu Kapolda gaungkan.

Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan Memberikan Reward Umroh kepada 10 Personil Bhabinkamtibmas

Polda Riau resmi melepas keberangkatan 10 personel Bhabinkamtibmas terbaik untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci. Para personel yang berangkat merupakan pemenang Green Policing Award, sebuah penghargaan atas dedikasi luar biasa dalam menjaga lingkungan dan keamanan di wilayah tugas masing-masing.

Kapolda Riau beserta Dir Binmas Polda Riau dan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto menghantarkan langsung para Bhabin hingga ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru pada Selasa, (6/1/2026).

Penghargaan umroh ini merupakan realisasi janji Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan untuk memberikan reward kepada personel yang proaktif dalam program Green Policing. Program ini menitikberatkan pada peran kepolisian dalam pelestarian lingkungan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

“Hari ini kita mengantar rekan-rekan Bhabinkamtibmas yang telah menunjukkan kinerja melebihi panggilan tugasnya, khususnya dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan di Bumi Lancang Kuning,” ujar Kombes Anom.

Adapun 10 personel yang berangkat berasal dari berbagai polres jajaran di bawah naungan Polda Riau yakni:
1. Bripka Khairi (Polres Kepulauan Meranti)
2. Bripka Dwi Puryanto (Polres Pelalawan)
3. Bripka Rosady Elian (Polres Siak)
4. Bripka Ade Rahmat Rezki (Polres Inhu)
5. Brigadir Yoga Sulistio (Polres Inhil)
6. Bripka Richi Sagita (Polres Bengkalis)
7. Bripka Mariono (Polres Kuansing)
8. Aipda Jaka Anriadi (Polres Dumai)
9. Aipda Wawan Asroy Harahap (Polres Kampar)
10. Endah Ernawati (Istri Aiptu Setyo Bagus Kuncoro, Polda Riau).

Green Policing di Pelalawan oleh AKBP John Louis Letedara SIK





Jajaran Polres Pelalawan Dibawah kepemimpinan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK tetap menjalankan seluruh program Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Program Kapolri tahun 2025 berfokus pada "Transformasi Menuju Polri yang Presisi" dengan beberapa prioritas utama Polri, antara lain
1. Modernisasi Operasional Meningkatkan kemampuan operasional Polri dengan teknologi terkini dan memperkuat sistem keamanan nasional.
2. Penguatan Harkamtibmas Meningkatkan kualitas penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
3. Pelayanan Publik
Meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri, seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan SKCK online.
4. Pengembangan SDM
Meningkatkan kualitas dan kompetensi personel Polri melalui pendidikan dan pelatihan yang adaptif dan berintegritas.
5. Dukung Asta Cita
Mendukung program pemerintah, seperti ketahanan pangan nasional dan pembangunan nasional.

Menurut Kapolres Pelalawan " Program Bapak Kapolri sangat luar biasa untuk melayani masyarakat dan menjaga lingkungan agar ekosistemnya lingkungan terjaga, melaksanakan penegakan hukum akantetapi tetap bersikap humanis, bergaul dengan masyarakat, menyatu dan mendengarkan persoalan dalam masyarakat".

Sedangkan program Green Policing yang digagas oleh Bapak Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan SIK, MH, M.Hum merupakan implementasi Transformasi Menuju Polri yang Presisi" yang diterapkan oleh jajaran Polda Riau seperti dijalankan jajaran Polres Pelalawan, terang AKBP John Louis Letedara pada Senin, 05 Januari 2026 di Mapolres Pelalawan.

Guna meningkatkan kesadaran lingkungan serta menjaga kelestarian alam di Provinsi Riau, Green Policing melibatkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, mahasiswa, aktivis lingkungan dan masyarakat untuk menyebarkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan serta mengajak masyarakat pelalawan pentingnya menanam pohon, terang Kapolres.

Penanaman pohon dan sosialisasi Green Policing juga dilaksanakan di tingkat TK dan PAUD IT M. Nurhasanah yang berlokasi di Jalan Batin Lalang pada Rabu, 23 Juli 2025, kegiatan berlangsung dipimpin Kasat Binmas Polres Pelalawan AKP Edy Haryanto SH, MH beserta personil Binmas. Penanaman pohon dan sosialisasi merupakan target utama kegiatan sebab usia dini mengajarkan pentingnya menanam pohon dan merawat pohon manggis agar tetap hidup. Supaya kegiatan tidak membosankan, Kepolisian juga menyajikan Dongeng DUMANG dan TARI dengan tema cinta hutan untuk Satwa yang dilindungi.

Penanaman pohon juga digelar jajaran Polres Pelalawan di SMPN 1 Pangkalan Kerinci baru-baru ini, upaya penanaman bibit pohon dimaksudkan guna program penghijauan lingkungan. Selain itu kegiatan bertujuan untuk Penanaman bibit pohon dilakukan guna mendukung Program Kapolda Riau guna kelestarian alam. Polri ikut serta dalam Program kelestarian memperbaiki lingkungan hidup, mengurangi polusi, dan keseimbangan alam berupa menanam bibit pohon, terang Kapolres.

Sekolah SMAN Bernas Binsus tidak luput dari program Green Policing dan menanam pohon di Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Kasat Binmas Polres Pelalawan juga berkesempatan menjadi inspektur upacara bendera pada hari senin, sekaligus sosialisasi lingkungan kepada generasi Gen Z, agar cinta lingkungan, peduli lingkungan hidup, penanaman pohon berupa Manggis dan pohon Alpukat.




Foto: Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK beserta Wartawan Ungkapriau.Com pada Senin, 5 Januari 2026 di Mapolres Pelalawan.

AKBP John Louis Letedara tidak ketinggalan menjalankan program green policing di tingkat universitas kali ini Politeknik Negeri Padang (PNP) Kampus Pelalawan jadi tempat penanaman pohon pada Selasa, (21/10/2025).

Dalam penyampaiannya, Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara mengatakan" penanaman pohon ini merupakan bagian dari program penghijauan lingkungan yang bertujuan untuk mendukung kelestarian alam". Dirinya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

"Upaya penanaman bibit pohon dimaksudkan yakni program penghijauan lingkungan dan mendukung Program Kapolda Riau untuk kelestarian alam," terang Kapolres dihadapan para Dosen dan Mahasiswa. Kegiatan juga dihadiri para PJU Polres Pelalawan untuk mensukseskan green policing.

Sementara itu Dosen dan Koordinator PNP Kampus Pelalawan H Dr Yumesri MPdI, pihaknya mendukung kegiatan Green Policing "Kami sangat senang dengan kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan," tutup Yumesri.

Bupati Pelalawan, H. Zukri SM.MM mendukung penuh program Green Policing dari Polda Riau, yang terintegrasi dengan program daerah seperti Pelalawan sejuk, artinya mari bersama untuk menciptakan lingkungan hijau, produktif, dan edukatif melalui kolaborasi penegakan hukum dan partisipasi masyarakat, seperti terlihat pada acara groundbreaking lapangan tembak yang diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH) untuk edukasi lingkungan dan ketahanan pangan, serta kunjungan kerja terkait antisipasi bencana ekologis.

Zukri juga menerangkan bahwa kunjungan kerja seperti ke PLTA Koto Panjang, Patroli pemantauan banjir di sepanjang sungai kampar bersama Kapolres Pelalawan yakni untuk memantau kondisi alam dan mengantisipasi dampak lingkungan, menunjukkan pendekatan preventif dalam Green Policing bersama jajaran jajaran polres Pelalawan, akhir Bupati Pelalawan.

Program Green Policing salah satu implementasi dan dukungan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan SIK, MH, M.Hum Program Kapolri dengan Transformasi Menuju Polri yang Presisi. Menjadi pengayom dan pelayan masyarakat merupakan tugas polri, selain itu tugas polri juga menjaga lingkungan, menanam pohon, melakukan edukasi merupakan tugas jajaran polda riau.

Dengan adanya green policing dapat mendukung pelestarian lingkungan, terwujudnya ekosistem yang baik serta menjauhkan provinsi Riau dari bencana alam tanah longsor dan banjir yang tentunya kebaikan alam dapat mendukung perkuatan ekonomi dan warga riau dapat tetap sejahtera.

Ingat kata-kata favorit Kapolda Riau Dr. Herry Heryawan SIK, MH, M.Hum" Jika Kita Menjaga Alam maka Alam Akan Menjaga Kita". *




Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved