UNGKAP RIAU, INHU - Komisi III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sedang laksanakan Rapat dengar pendapat (Hearing) terhadap pihak PT.PLN Cabang Rengat Kabupaten Inhu terkait keluhan masyarakat tentang Arus Api Listrik yang sudah 3 tahun pelunasannya kepada PT.PLN Cabang Rengat namun takunjung hidup.
Hearing yang kita laksanakan pada hari ini, terkait dengan laporan serta keluhan masyarakat atas pelunasan pemasangan arus listrik oleh masyarakat kepada pihak PLN.
"Dasar kita dari Komisi III, IV DPRD Kabupaten Indragiri Hulu melakukan rapat dengar pendapat (Hearing) kepada Pihak PLN Cabang Rengat bersama pihak Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Inhu untuk membahas tuntutan masyarakat Desa Kepada pihak PLN dan Distamben seputar penyaluran Api Listrik yang sudah terpasang namun sampai sekarang ini tidak dapat dimanfaatkan karena tidak hidup," terang Ketua DPRD, Miswanto usai membuka rapat dengar pendapat pada ketika itu.
Ketua DPRD Inhu, Miswanto menambahkan bahwa selama pihaknya mengikuti rapat Musrenbang Kecamatan banyak terkuak persoalan-persoalan yang merupakan keluhan masyarakat dan salah satunya masalah PLN. Bahkan ada 20 Desa yang sudah terpasang kabel untuk saluran daya Api di jaringannya dan tidak masuk-masuk. Padahal sudah bertahun-tahun masyarakat menunggu setelah melunasi pembayarannya.
"Warga begitu jenuh menunggu realisasi pemanfaatan arus Api Listrik tersebut dari PLN. Bahkan tidak sedikitnya masyarakat sudah membayar lunas kepada pihak PLN," tegas Miswanto seraya menerangkan tuntutan masyarakat dalam Rapat dengar pendapat Komisi III,IV pada ketika Hearing itu.
Hal yang tegas disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhu, Irwan Toni meminta kepastian kepada pihak PLN cabang Rengat agar Desa-desa yang terpasang intelasi untuk segera difungsikan sebagaimana harapan masyarakat sebelumnya.
"Kami dari Anggota DPRD Inhu (Komisi III) meminta kepastian dari pihak PLN kapan penyaluran daya api ini kepada masyarakat, karena Listrik ini merupakan kebutuhan prioritas masyarakat dan lagi sudah dibayar lunas oleh masyarakat. Jadi tidak ada alasan lagi untuk ini dan itu," ketuas Irwan Toni.
Didalam rungan rapat Gedunga DPRD Inhu Manager PLN Cabang Rengat, Abdul Gaffar menerangkan bahwa persoalan keluhan masyarakat tentang penyaluran Arus Listrik di jaringan yang sudah terpasang akan segera direalisasikan.
| Baca juga: | |
| Kinerja BPMPD Kabupaten Pelalawan Buruk | |
| Komisi III DPRD Pelalawan Batalkan Hearing | |
| Komisi C DPRD INHU Tinjau Bangunan Puskesmas Sepayung | |
"Mengenai wilayah yang saya bawahi saat ini ada tiga wilayah yang anatara lain, Wilayah Indragiri Hulu (Inhu), Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kuantan Singingi. Apapun yang sudah terungkap pada hari ini akan menjadi PR bagi PLN Cabang Rengat untuk menyelesaikannya" jelasnya.
Lebih jauh Abdul Gaffar menjelaskan bahwa persentase daya untuk tiga Kabupaten hanya tersedia sekitar 300 KW. Daya tersebut saat ini tidak mampu menyalurkan keinginan masyarakat. Tapi untuk kedepan sekitar bulan Juli atau Agustus 2016. PLN akan merencanakan penambahan daya.
"Tahun 2016 ini. PLN akan menambah daya di Kecamatan Pasir Penyu sebesar 10 MG dan dengan penambahan daya tersebut nantinya mudah-mudahan Desa-desa yang sudah terpasang Intelasi bisa segera tersalurkan sesuai keinginan masyarakat," ujarnya.
Ditambahkannya bahwa tahun 2017 yang akan datang, Warga Inhu boleh bergembira karena PLN Pusat telah berjanji akan menambah daya 80% dari daya yang ada. "Ya, bila penambahan daya sebesar 80% ini nantinya bisa menjawab persoalan masyarakat tentang krisis listrik dan bisa menerangi seluruh wilayah Kabupaten Inhu hingga keplosok daerah," tuturnya.
Atas nama managemen PLN Cabang Rengat mengharapkan dukungan dari Anggota DPRD Pemkab Inhu dan lapisan masyarakat untuk memberikan masukan-masukan serta kritikan bila pelayanan kami dari PLN tidak memuaskan dan harapan kita bersama pada tahun 2017 ini dapat direalisasikan penambahan daya yang besar sesuai apa yang telah dijanjikan oleh Pusat. (Asnan)
| Anggota DPRD Riau dan BEM ITB Indragiri Lakukan Pengembangan Pembibitan Kelapa Sawit di Inhu | |
| Warga Desa Sei.Beras Inhu Minta APH Audit Dana Desa | |
| Ade Agus Hartanto Hadiri Acara Wisuda 137 Mahasiswa UNRIDA Gedung Prof Indrayani Hall | |
| Wiston Pandiangan Minta Kapolres Inhu Tes Urine Anggota DPRD dan Kepala Desa | |
| Warga Desa Alim di Ringkus Polisi karena Edarkan Narkoba | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














