UNGKAP RIAU, PELALAWA - Bupati Pelalawan HM. Harris sesusai melakukan penyerahan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah (LKPJ) tahun 2015 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan kepada UNGKAP RIAU, Kamis (31/3/2016) menerangkan bahwa program kegiatan yang secara keseluruhan telah diuraikan secara garis besar didalam LKPJ.
"Seluruh program yang telah dilaksanakan dengan penyerapan anggaran APBD Kabupaten Pelalawan tahun Anggaran 2015, sudah diuraikan secara jelas didalam LKPJ yang kita sampaikan itu," katanya seraya menjawab konfirmasi wartawan ketika itu.
Bupati Pelalawan mengatakan bahwa terkait dengan komitmen Pemerintah dalam beberapa kesepakatan kerjasama antara daerah. Seperti kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk Program Kerjasama Pembangunan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau sudah tertuang dalam Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban yang ia sampaikan," katanya.
Dijelaskannya lagi, mengenai kerjasama Pembangunan dengan Pemerintah Kota Pekanbaru tentang Kerjasama Pembangunan Antar Daerah dengan maksud mensinkronkan, mensienergikan dan mengintegrasikan program kegiatan masing-masing daerah, menyusun Perencanaan Pembangunan Daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan dan penguatan Perekonomian masing-masing daerah dan mengefesiensikan APBD Kabupaten pelalawan dengan mengedepankan fungsi regional.
"Semua ketentuan kesepakatan kerjasama tersebut telah dituangkan dalam program kerjasama Pembangunan Antar Daerah dengan Pemerintah Karimun tentang Pembentukan Sekretariat Bersama Kerjasama Pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Pelalawan," jelasnya.
HM.Harris, tujuan pembentukan Sekretariat Bersama Kerjasama Pembangunan Daerah Pemerintah Antar Kabupaten Karimun dengan Kabupaten Pelalawan ini, bertujuan untuk meningkatkan keterpaduan dalam pengelolaan berbagai program kegiatan pembangunan, efesiensi pemanfaatan dan kesejahtraan masyarakat.
Selanjutnya, "Mengenai kerjasama dengan pihak ketiga, selama tahun 2015 dilaksanakan dalam berbagai bidang seperti Bidang Hukum yang melibatkan Ketua Pengadilan Negri Pelalawan, sedangkan di Bidang Manajemen Pemerintahan melibatkan BPKP Perwakilan Provinsi Riau," bebernya.
Terkait dengan kerjasama di Bidang Pembangunan Daerah dan Penerapan Teknologi (BPPT), melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Riau, Universitas Islam Riau, BPS Kabupaten Pelalawan, Bank Riau Kepri Cabang Pkl. Kerinci, Bank Negara Indonesia Cbang Pkl. Kerinci, PT. Tekomunikasi Indonesia Cabang Pkl. Kerinci.
Kemudian kerjasama di Bidang Pangan.
| Baca juga: | |
| Bupati Pelalawan Resmikan Kantor Desa | |
| Pelalawan Laksanakan Upacara Peringatan Hardiknas | |
| ULP Pelalawan Dituding Main Mata Dengan Kontraktor | |
HM. Harri, "Menganai koordinasi dengan Instansi Vertikal, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Rapat Koordinasi Unsur Muspida Kabupaten pelalawan. Bahkan mengenai pembinaan batas wilayah misalnya, Pemerintah Kabupaten pelalawan telah melaksanakan kegiatan Tapal Batas dengan membentuk tim Penetapan dan Pengesahan Batas Daerah Kab. Pelalawan," ungkapnya.
Untuk pencegahan dan Penanggulangan Bencana selama tahun 2015 seperti bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan, bencana banjir dan Bencana Angin Puting beliung, untuk meminimalkan korban dan bencana yang sama di masa mendatang, Pemerintah Kabupaten pelalawan akan melakukan upaya penambahan sarana prasarana atau peralatan dalam mengantisipasi saat mengahadapi bencana Asap, Angin Puting beliung dan Banjir.
"Berkaitan dengan pengelolaan kawasan khusus. Kabupaten pelalawan belum meiliki status kawasan khusus yang menjadi kewenangan daerah. Sehubungan dengan pengelolaan kawasan khusus pata tahun 2012, Pemerintah Kabupaten pelalawan telah mengusulkan kawasan sokoi yang terletak di Kecamatan Kuala Kampar dan kawasanTeknopolitan Pelalawan di Kecamatanlanggam sebagai kawasan ekonomi dan Daya Saing Nasional," jelasnya.
Bupati Pelalawan mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Ketetraman dan Ketertiban Umum, Sepanjang tahun 2015 di Kabupaten Pelalawan tidak terjadi konflik SARA, Anarkisme, Seperatisme. Kondisi yang kondusif tersebut dapat tercapai karena dukungan semua (Stakeholders) terutama masyarakat yang telah memahami fungsi, peran dan posisi masing-masing. Pembinaan toleransi beragama terus digalakkan dan pembinaan terhadap asas kebangsaan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Pelalawan sama-sama terjaga keharmonisan dan stabilitas ketertiban yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan dibantu oleh unsur Aparat keamanan lainnya seperti TNI dan Polri.
"Mudah-mudahan penyampaian dan penyerahan LKPJ ini pada Rapat Paripurna DPRD Pelalawan, menjadi tugas bersama membahas dan menerimanya sesuai program yang telah direalisasikan selama amanat Kepemimpinan yang dipercayakan kepada saya," pintanya.
Menurutnya, laporan yang baru saja disampaikannya juga menjadi bahan masukan untuk perbaikan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan dimasa selanjutnya. Bilamana terdapat penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban banyak kelemahan dan kekuarangan akan kami jadikan sebagai perbaikan kedepan, katanya mengakhiri. (Y01/Abdul)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















