UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Ketua Umum Ikatan Keluarga Nias Kabupaten Pelalawan, Drs. Sozifao Hia M.Si usai melantik Pengurus IKN Cabang Desa Talau Kecamatan Pkl Kuras, Estet 2 dan 6 PT. MUSIMAS Periode 2016-2020, Sabtu (21/5/2016). Pihaknya meminta pengurus yang baru dilantik untuk dapat merangkul, membina, mempersatukan Ono Niha yang ada di wilayah Desa Talau dan membangun komunikasi yang baik antara Pemerintah Desa Talau dan Perusahaan PT Musimas.
"Organisasi Paguyuban IKN Kabupaten Pelalawan bukan merupakan lawan Pemerintah maupun Perusahaan melainkan mitra. Bahkan dengan terbentuknya suatu wadah ini dapat memudahkan kita satu sama lain untuk berkoordinasi dan komunikasi," ulasnya.
Dikatakannya lagi, Organisasi diluar Paguyuban Nias misalnya, tidak akan bisa masuk kedalam organisasi yang bukan sukunya. Maka hal sedemikian , masing-masing suku itu dianjurkan mendirikan wadahnya untuk menyatukan warganya dalam suatu Rumah besar yaitu Organisasi dan memudahkan komunikasi satu dengan yang lain dan terlebih-lebih membina hubungan yang baik terhadap Perusahaan dan Pemerintah daerah.
Kepada Pengurus IKN Cabang Estet II dan VI Sozifai Hia menitipkan amanah Organisasi cabang IKN estet II dan VI karena tugas-tugas pengurus itu sangat memiliki tanggung jawab yang begitu besar, sesuai aturan-aturan yang telah dituangkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi (AD/ART) IKN Kabupaten Pelalawan.
Hia juga memastikan bahwa hanya melalui Organisasi ini bisa merubah kebiasaan buruk dan hanya melalui Organisasi juga bisa mengangkat harkat dan martabat kita sebagai Ono Niha.
Lanjutnya, "kepada Ketua dan pengurus IKN Cabang agar bisa menjadi panutan ditengah-tengah masyarakat. Jika ada sesuatu masalah antara sesama Ono Niha. Jangan langsung-langsung saja ke Polisi, terkecuali kasus yang sulit disekesaikan secara kekeluargaan seperti Pembunuhan, pemerkosaan anak dibawah umur," pintanya sembari menyerahkan bantuan Dana pembiayaan pelantikan kepada Pengurus IKN Cabang.
Kepala Desa Talau, Syahril saat menyampaikan kata sambutannya dan sekaligus menjelaskan bahwa penduduk Desa Talau Kec.Pkl.Kuras Pelalawan tidak seluruhnya masyarakat Asli Melayu Pelalawan.
"Warga saya di Desa Talau ini kebanyakan Masyarakat Asal Nias. Bahkan mencapai 75 Persen. Kemudian keberadaan Orang Nias di Desa Talau ini sangat baik dan bisa beradabtasi dengan masyarakat lain," katanya.
Disampaikannya lagi, masyarakat Asal Nias Pelalawan dan khususnya Desa Talau telah banyak berbuat untuk pembangunan Kabupaten Pelalawan termasuk dalam mensukseskan Pesta Demokrasi mulai Pemilihan Kepala Desa, Legislatif, Bupati, Gubernur maupun Pemilihan Presiden.
Sedangkan pemilihan Kepala Desa Talau beberapa Tahun Lalu. kalau tidak ada masyarakat Asal Nias pada ketika itu, tidak bisa saya menjadi Kepala Desa Talau saat ini kalau bukan suara orang Nias, "Jadi, suka dan duka masyarakat Asal Nias yang ada di Estet II dan VI ini tetap saya hadiri bilamana saya di undangan," ujarnya.
Diundangnya saya dalam Pelantikan Pengurus IKN Cabang Musimas ini, suatu kebanggaan bagi saya. Apalagi dalam kesempatan ini bisa bertemu muka dengan Tokoh-tokoh IKN Kabupaten Pelalawan termasuk Saudara Rosahati Laia yang ikut Caleg tahun lalu.
"Saya senang bisa bertemu dengan Tokoh-tokoh Asal Nias Pelalawan dan saudara Rosahati Laia, walaupun beliau tidak duduk menjadi Anggota Legislatif Pelalawan dan dia tetap bersahaja," cibirnya ramah.
Dibentuknya IKN cabang di Desa Talau Ini, saya himbau kepada masyarakat Asal Nias yang ada di daerah ini agar bersatu dan menyiapkan Calon Anggotan Deawan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan, karena 3 tahun lagi akan tiba tahun 2019 untuk pelaksanaan Pesta Demokrasi (Pileg).
"Bilaman masyarakat Asal Nias tidak diobok-obok, pasti biasa merebut 1 kursi di lembaga Legislatif oleh Ono Niha di tahun 2019 mendatang di Dapil ini," katnya sembari mengucapkan selamat kepada Pengurus IKN Cabang yang sudah dilantik.
Ketua Dewa Pimpinan Cabang Himpunan Masyarakat Nias Indonesia ( Hilmi) Kabupaten Pelalawan, Samazasa Ndruru mengakui bahwa Organisasi Paguyuban itu, memiliki tanggungjawab yang besar dan tidak digaji, "Ketua dan Pengurus organisasi itu, tidak digaji. Bahkan kantong para pengurus yang sering terkorek dikala ada kegiatan," sebutnya.
Saya menyampaikan hal ini agar saudara-saudara yang tidak masuk dalam sitruktur kepengurusan IKN Cabang Estet II dan VI ini tidak berkecil hati, namun harapan kami dari DPP IKN kepada seluruh Ono Niha yang ada didaerah ini untuk saling kerjasama untuk mewujudkan visi misi IKN Kabupaten Pelalawan.
Kita sadari bersama bahwa dengan adanya organisasi ini, kita bisa kenal satu sama lain. Walaupun kita berlainan Marga, berlainan Desa dari Pulau Nias dan setelah sampai di Riau, hanya satu bapak satu ibu kita dalam organisasi.
Lebih jauh Samazasa Ndruru menjelaskan kepada hadiri tentang keberadaan Oraganisasi diluar IKN Kabupaten Pelalawan.
"Keberadaan Organisasi DPC HIMNI Kabupaten Pelalawan merupakan wadah kita Ono Niha di tingkat Pusat, sedangkan Organisasi IKNR Kabupaten Pelalawan juga merupakan wadah kita Ono Niha di tingkat Provinsi Riau," jelasnya.
Untuk itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat Asal Nias Pelalawan tidak bingung tentang adanya 3 organisasi masyarakat asal Nias di Kabupaten Pelalawan. Kalau kita tidak masuk di Organisasi Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) misalnya, tentu DPP HIMNI Pusat, menganggap Pelalawan tidak ada suku Nias, begitu juga dengan Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR).
"Bila kita tidak bergabung di IKNR, maka kita dianggap juga bukan bagian orang Nias yang ada di Riau. Padahal kita ada di Provinsi Riau," terangnya.
Menurutnya, apabila 3 organisasi suku Nias tersebut bisa bersatu, itu akan sangat kuat bila dibandingkan dengan berdirinya sendiri masing-masing organisasi tersebut.
"Jika HIMNI, IKN dan IKNR menjadi satu, maka upaya kita mewujudkan visi-misi dalam mengangkat harkat dan martabat Ono Niha di Kabupaten Pelalawan akan tercapai," katanya menambahkan. Urc
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














