PELALAWAN, UNGKAP RIAU - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Nias (IKN) Pelalawan, Drs. Sozifao Hia M.Si didampingi Sekretaris Umum, Eprisman Arianjaya Nduru SH, lantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabamg Ikatan Keluarga Nias (DPC-IKN) Kec. Ukui Periode 2016-2020 di Desa Lubuk Kembang Bungo, Sabtu (22/10/2016).
Dalam Pelantikan pengurus IKN Cabang yang membawahi 3 Desa di daerah Kec. Ukui tersebut. Antara lain, Desa Lubuk Kembang Bungo, Desa Air Hitam dan Desa Kampung Baru, dan dimerihkan dengan antraksi Sanggar dari DPP IKN Pelalawan (Lompat Batu) di Kec. Ukui Kabupaten Pelalawan Riau.
Turut hadiri dalam acara pelantikan Pengurus IKN Cabang itu, Ketua DPC HIMNI, Samazasa Ndruru, Ketua DPD IKNR Pelalawan, Yulianus, Sekretaris PIKA, Ahdeliun Ndraha SE, Pengurus DPC GWI Pelalawan, Yarismaan Zendrato, Pengusaha Ono Niha Pelalawan, Pdt Sozanolo Lafau S.Th, Pdt Mawardik Laia, Kepala Desa Lubuk Kembang Bungo, Kapolsek Ukui dan seluruh Ketua-ketua Cabang IKN yang ada di wilayah Kecamatan, Ukui, Ikn cabang Pkl Kuras dan ketua Ikn Cabang Pkl Lesung dan ratusan masyarakat Asal Nias lainnya.
Laporan Panitia menyampaikan bahwa pihaknya sebagai Warga Asal Nias yang tinggal dan berpenduduk di 3 Desa yakni Desa Lubuk Kembang Bungo, Desa Ari hitam dan Desa Kampung Baru sudah lama pihaknya menginginkan persatuan (Organisasi) mempersatukan dalam wadah.
"Kami masyarakat asal Nias yang ada di daerah 3 Desa ini, sudah lama menginginkan Oraganisasi Asal Nias yang ada di Riau dan Pelalawan Khususnya untuk merekrut dan bergabung karena jumlah kami warga Nias di daerah ini sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa lebih kurang 1000 orang," jelasnya.
Lebih lanjut Ketua Panitia ini mengatakan, keseriusan masyarakat Asal Nias membentuk dan membuka Cabang IKN di Desa Lubuk Kembang Bungo ini, karena selama ini sangat memperhatinkan sesama warga Nias tidak saling mengasihi, baik dalam duka maupun suka. Artinya, kami disini tidak ada yang membina, mengajak untuk kebersamaan. Sehingga sesama kami warga asal Niaspun saling menunjukan kesungkanan.
"Dengan terbentuknya IKN Cabang dan dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Nias Pelalawan pada hari ini, kiranya semua yang saya sampaikan dalam kesempatan ini, dapat menjawab semua apa yang menjadi hambatan selama ini dan akan bersatu serta saling mengasihi," harapnya.
Untuk itu, atas nama Ketua Panitia mengucapkan terimakasih kepada DPP IKN Pelalawan yang telah meluangkan waktu untuk melantik pengurus IKN Cabang Desa Lubuk Kembang Bungo ini. Selanjutnya juga saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Desa Lubuk Kembang Bungo, Tokoh Pemuda Desa Lubuk kembang Bungo, Managemen Estet Sektor Ukui yang telah mendukung kegiatan ini. "Jika kegiatan ini tidak didukung oleh semua pihak, tentu pelantikan IKN Cabang yang kami langsungkan pada hari ini sulit terlaksana," tutupnya.
Ketua IKN Cabang Ukui Kec. Ukui Pelalawan, Yosefo Lase menyampaikan dalam kata sambutannya "Kami masyarakat asal Nias yang berdomisili di daerah Desa Lubuk Kembang Bungo, Desa Kampung Baru dan Desa Air Hitam merasa bangga terhadap Pemerintah Setempat, Ketua Pemuda dan Tokoh-tokoh masyarakat Desa Lubuk Kembang Bungo yang telah mendukung penuh pelantikan kami sebagai pengurus IKN Cbang disini dan begitu juga saya sampaikan kepada Pimpinan Estet Manager Linggom Dongoran yang telah merespon berbagai asepek kegiatan kami masyarakat Asal Nias di daerah ini," katanya singkat.
Sementara Pimpinan Estet Manager PT RAPP Sektor Ukui, Linggo Dongoran mengukapkan bahwa dengan dilantiknya Ikn Cabang Ukui pada hari ini. Mudah-mudahan menjadi memotifator ditengah-tengah warganya dan dapat mempersatukan. "Atas nama Managemen Estet Sektor Ukui PT. RAPP mengucapkan selamat kepada pengurus IKN Cabang Kecamatan Ukui," tutupnya.
Sementara kata sambutan Ketua IKN Cabang Estet III PT MUSIMAS Kec. Pkl Lesung, Yohanes Gulo saat mewakili seluruh IKN Cabang mengatakan, dengan dilantiknya pengurus IKN Cabang Ukui ini, besar harapan dapat mengambil contoh sebuah cerita Sirih.
"Sirih saat digulung ada 5 sekawan yang antara lain, Daun sirih, kapur, Pinang, Daun gambir dan tembakau dan kelima sekawan ini tidak ada kesamaan atau berbeda jenis, akan tetapi mereka tetap bersama dalam gulungan untuk memberikan kenikmatan bagi yang memakannya," ucap Yohanes ini sembari mencotohkan sirih dalam organisasi paguyuban IKN.
Pedoman ini saya sampaikan, agar kita sebagai warga Asal Nias di Kabupaten Pelalawan dan Riau pada umumnya dapat bersatu dalam wadah Organisasi Paguyuban IKN. "walaupun kita dari Pulau Nias berbeda-beda Kampung dan berbeda marga.
| Baca juga: | |
| 15 Orang PSK di Pelalawan Terjaring Razia | |
| Petani Ikan di Pelalawan Menjadi Mandiri | |
| Sozifao Hia Kembali Pimpin IKN Pelalawan Periode 2015-2019 | |
Samazasa Ndruru selaku Tokoh Masyarakat Asal Nias Kabupaten Pelalawan menerangkan bahwa pemimpin atau ketua Organisasi IKN itu tidak memiliki Gaji maupun memberi Gaji terhadap masing-masing pengurus
melainkan sosial. "Jangankan memiliki Gaji, bahkan ketua-ketua Organisasi Paguyuban ini malahan rugi tenaga, pikiran dan terlebih-lebih materi," jelasnya.
Menjadi ketua organisasi itu. Orang yang benar-benar memanfaatkan hidupnya untuk kempentingan orang banyak dan merelakan segala hal untuk warganya. "Jadi, masyarakat jangan menilai dan menganggap seorang Ketua Cabang IKN Ukui ini nantinya ada Gaji dari DPP. Namun apa yang diberikan dalam organisasi hanya kerugian waktu, pikiran dan materi," terangnya.
Samazasa Ndruru, dengan kepercayaan warga Asal Nias yang ada di Desa Lubuk Kembang Bungo memilih Ketua dan seluruh pengurus yang baru saja dilantik ini. Berarti mereka itu wajib kita hargai sebagai pengganti orang tua kita.
"Bila kita tidak menghargai para pengurus yang baru saja dilantik sebagai pengganti orang tua yang telah kita tinggalkan di kampung halaman. Tentu orang lainpun tidak akan menghargai mereka karena kita tidak menghargainya," ungkap Ndruru.
Dikatakannya lagi, di daerah Kabupaten Pelalawan ada 3 Organisasi Ono Niha yang antara lain IKN, IKNR dan Himni, "IKN ini merupakan wadah Masyarakat Asal Nias tingkat Kabupaten Pelalawan, kemudian, Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) juga wadah kita di tingkat Provinsi Riau dan sedangkan DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPC- HIMNI) sebagai wadah kita di tingkat Pusat," Paparnya.
Walaupun ada 3 Organisasi Ono Niha di Pelalawan ini bukan bertujuan memecah kita melainkan memiliki tujuan yang sama untuk mengurus kempentingan Ono Niha, "Ya, IKN Pelalawan tentu mengurus masyarakat Nias di Pelalawan, kemudian IKNR juga mengurus kepentingan kita ditingkat Provinsi Riau dan selanjutnya HIMNI mengurus kepentingan kita masyarakat Ono Niha di tingkat Pusat. Bila 3 Organisasi ini tidak kita masuk dan bergabung misalnya. Maka semestinya kita mengerti jika penilain orang diluar Ono Niha bahwa kita tidak bersatu" tutupnya.
Ketua DPP IKN Pelalawan, Drs. Sozifao Hia M.Si dalam kata arahan serta kata bimbingan yang dia sampaikan mengatakan. Organisasi Paguyuban IKN Pelalawan merupakan pelaku mahkluk sosial. Arti dari makna mahkluk sosial yang saya maksud ini adalah. Kita yang hidup didunia ini sangat memerlukan satu sama lainya.
"Organisasi IKN mengajarkan orang-orang didalamnya untuk saling mengasihi, baik suka maupun duka, melakukan pembinaan hubungan yang baik dengan yang lain untuk mencapai visi misi dengan slogan "bersatu kita bisa" mewujudkan visi misi dalam mengangkat harkat dan martabat Ono Niha menuju slogan "Nias Pulau Impian," tutur Hia.
Hia kembali menerangkan bahwa mahkluk sosial yang dia sebutkan adalah Organisasi Paguyuban yang tidak memiliki Gaji dari Pemerintah maupun dari warganya sendiri. Penganut Organisasi IKN, IKNR dan Himni tidak memiliki gaji dan tetap di tuntut untuk mengurus berbagai kepentingan warganya.
Untuk diketahui bahwa sosial itu sangat dibutuhkan oleh semua mahluk yang ada dan hidup didunia mulai dari lahir dan membutuhkan bantuan orang lain untuk memandikan kita, sampai kita dewasa dinafkahi oleh orang lain yaitu kedua orang tua kita, disaat kita meninggal juga dibutuhkan bantuan orang lain mengantarkan jasad kita kekuburan. Jadi seperti inilah contoh mahluk sosial yang dimaksud oleh organisasi Ono Niha.
"Tanpa adanya kita warga Asal Nias bersatu dalam wadah Organisasi IKN yang sudah didirika dari tahun 1998 ini, tentu sampai sekarang kita masyarakat Asal Nias yang ada di Pelalawan tidak akan pernah saling mengenal jika bukan berkat wadah IKN Pelalawan menuntun pelantikan pengurusan IKN Cabang Desa Lubuk Kembang Bungo pada hari ini," ungkapnya.
Sozifao Hia berharap, Ketua IKN Cabang beserta pengurus yang sudah dilantik pada hari ini kiranya janji keseriusan serta keihklasannya mengurus kempentingan warga Asal Nias di daerah ini dapat diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan Roda Organisasi ini untuk mewujudkan visi misi IKN Pelalawan dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Asal Nias Pelalawan khususnya dan Riau Umumnya.
Atas Nama Ketua DPP IKN Pelalawan sangat percaya kepada seluruh pengurus dapat melaksanakan tugas ini dengan baik dan bisa menjaga hubungan dengan masyarakat diluar Asal Nias dan terlebih-lebih kepada pihak managemen Perusahaan PT RAPP sektor Ukui dan Pemerintah setempat.
"Bila ada masalah diantara sesama Ono Niha, diharapkan untuk tidak langsung-langsung melaporkan kepada pihak Polisi dan terkecuali persoalan tersebut tidak memungkinkan diselesaikan secara kekeluargaan," pintanya sambil mengucapkan selamat kepada Ketua serta seluruh penguris IKN Cabang yang telah dilantiknya. Urc
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














