Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Pengurus IKN Cabang Bandar Sei Kijang Periode 2016-2020 Dilantik.
DPP IKN Pelalawan Harapkan Paguyubannya Besar Seperti Pohon Beringin

Urc
Senin, 30 Mei 2016 | dilihat: 2332 kali
Foto: Beberapa moment pada saat Pelantikan Pengurus IKN Cabang Bandar Sei Kijang, Periode 2016-2020.

UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Pengurus Ikatan Keluarga Nias Cabang Bandar Sei Kijang Kec. Bandar Sei Kijang Kab. Pelalawan, Provinsi Riau. Dilantik oleh Ketua Umum IKN Kabupaten Pelalawan, Drs Sozifao Hia M.Si, bertenpat di Samping Kantor Camat Bandar Seikijang, Minggu (29/52016).

Pelabtikab pengurus IKN Cabang Bandar Seikijang ini, dihadiri oleh Ketua Umum IKN Pelalawan, Drs  Sozifao Hia M.Si, Sekretaris Umum IKN Pelalawan, Eprisman Aryanjaya Ndruru SH, Ketua DPC HIMNI Pelalawan, Samazasa Ndruru, Bendum IKN Pelalawan, Sekhiatulo Laia, Ketua DPD IKNR Kabupaten Pelalawan, Yulianus Halawa, Pdt, Jemaat BNKP Efrata Pkl. Kerunci, Deniana Gulo, S.Th, Para Pengusaha Ono Niha Se-Pelalawan, Ketua IKN Cabang PMBN, Ketua IKN Cabang Kec. Pkl. Kerinci, Romanus Telaumbanua dan segenap Tokoh Masyarakat Nias Riau, Otoni Jendrato (Sekum IKNR), Organisasi ONUR, Amponiman Batee yang juga merupakan Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Kapolsek Bandar Seikijang dan sekitar 600 masyarakat Asal Nias lainnya turut hadir dalam pelantikan Pengurus IKN Cabang Sei Kijang tersebut.

Samazasa Ndruru selaku Tokoh Masyarakat Asal Nias Kabupaten Pelalawan yang juga merupakan Ketua DPC HIMNI Pelalawan dalam kata sambutannya. "Pengurus IKN Cabang yang baru saja dilantik pada hari ini, besar harapan dapat mengemban amanah organisasi  yang disandangnya, karena jabatan ketua itu sangat besar tanggungawabnya dalam  menjalankan Visi dan Misi IKN Pelalawan empat Tahun Kedepan," ujarnya.

Samazasa Ndruru mengatakan bahwa disamping Ketua beserta Pengurus menggembalai masyarakat Nias di daerah Kecamatan Sei Kijang ini juga dituntut untuk melakukan kerjasama yang baik dengan Pemerintah setempat, Polsek dan Perusahaan, karena saat ini, pemerintah RI sedang giatnya memberantas Narkoba melalui TNI/Polri, untuk itu, diharapkan pada Pengurus IKN Cabang yang baru saja dilantik agar menjalin kerjasama yang baik dan melakukan koordinasi dengan Aparat keamanan dalam hal mengawasi anak-anak Generasi Penerus Bangsa dari pengaruh Narkoba.

"Memberantas Narkoba, merupakan tugas kita bersama dengan Aparat Kepolisian sebagaimana penegasan Presiden RI, Ir.Jokowi Dodo. Tujuannya agar anak-anak kita terhindar dan menjauhi Narkoba," ulasnya.

Atas nama Tokoh Masyarakat Nias Pelalawan sangat yakin dan percaya bahwa IKN Cabang Bandar Seikijang ini akan mampu menjalankan tugas-tugasnya sebagaimana yang dituangkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART- IKN). Apalagi Ketua IKN Cabang yang baru saja dilantik ini merupakan Menantu Tokoh Masyarakat Melayu Asli Kabupaten Pelalawan.

Walaupun Ketuanya berbeda Agama dengan warga Nias lainnya namun tetap darahnya darah Nias, adatnya adat Nias, bahasanya juga bahasa Nias, sehingga dia bersedia dipilih dan mengabdi untuk masyarakat Ono Niha.

Kepada bapak/ibu masyarakat Asal Nias yang ada di daerah ini, perlu mengetahui bahwa Ketua beserta Pengurus IKN Cabang dimanapun adanya di Kabupaten Pelalawan termasuk IKN Cabang Sei kijang tidak digaji. Bahkan mereka-mereka yang bersedia memberikan tenaga serta waktunya secara ikhlas untuk Ono Niha, harus kita bangga," tutupnya.

Mewakili Ketua IKNR Provinsi Riau, Otoni Zendrato, mengucapkan selamat kepada Ketua beserta Pengurus IKN Cabang Bandar Sei Kijang yang sudah dilantik.

"Atas nama Ketua IKNR Provinsi Riau mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus IKN Cabang Sei Kijang yang sudah dilantik pada hari ini oleh DPP IKN Kabupaten Pelalawan, semoga saudara-saudara pengurus diberikan kekuatan, diberikan ridhonya dalam mengemban amanah kepemimpinan wadah IKN Cabang ini," katanya.

Sesuai apa yang dijelaskan oleh Tokoh Masyarakat Asal Nias Pelalawan tadi (Samazasa Berburu) bahwa di Kabupaten Pelalawan memiliki tiga Organisasi berbeda yakni IKN, HIMNI dan IKNR. Namun kehadiran organisasi itu bukan suatu persoalan dan atau suatu batu sandungan dalam Ono Niha.

Mari kita manfaatkan organisasi yang tiga ini untuk mempersatukan pendapat masyarakat Asal Nias Riau dan Pelalawan dalam mewujudkan visi misinya demi mengangkat harkat dan martabat Ono Niha di bumi lancang kuning ini.

"IKN Cabang bandar Sei Kijang harus dapat bergandeng tangan dengan pemerintah setempat, Desa, Camat, dan Polsek Sei Kijang dan terlebih- lebih dengan Perusahaan," katanya.

Di acara pelantikan Pengurus IKN Cabang Sei Kijang  tersebut, Otoni Zendrato mengajak seluruh masyarakat Asal Nias dimanapun berada agar tidak melakukan hal-hal yang membuat nama masyarakat Asal Nias tercela atas perbuatan- perbuatan yang tidak terpuji.

Walaupun menurut Tokoh Masyarakat Nias Riau ini mengakui bahwa berbagai kasus-kasus akan terjadi. "itu  bukan suruhan suku maupun organisasinya melainkan perbuatan oknum- oknum masyarakat tertentu," singkatnya.

Kata Arahan serta Bimbingan Ketua DPP IKN Kabupaten Pelalawan, Drs. Sozifao His, M.Si seusai melantik Pengurus IKN Cabang Bandar Deikijang, Kabupaten Pelalawan Riau.

"Orang Nias saat ini memiliki berbagai prestasi yang berkualitas seperti masyarakat lainnya. Bahkan Ono Niha juga ada di jabatan sitrategis yaitu DR. Yasonna Hamonangan Laoly SH.

, MSc., Ph.D,Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Presiden RI yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Ia sebelumnya duduk sebagai anggota DPR RI di Komisi II pada periode 2004–2009. Ia merupakan politisi PDI-P. Ia berlatar belakang sebagai aktivis organisasi, akademisi, intelektual dan pimpinan di perguruan tinggi," jelasnya.

Menurut Sozifao Hia (Ketum IKN Pelalawan) bahwa diluar Bapak Menkumham yang menjadi kebanggaan Ono Niha saat ini masih ada lagi dari Generasi Muda Kebanggaan Nias yaitu Suahasil Nazara lulusan Sarjana Ekonomi dari FE Universitas Indonesia, lulus tahun 1994. Ia meraih gelar Master of Science in Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat pada 1997 dan meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD)  bidang Regional Planning/Regional Economics dari University of IIinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat  tahun 2003.

"Suahasil Nazara ini, kelahiran di Jakarta 23 November 1970, dikukuhkan menjadi Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia pada Maret 2010. Ia merupakan guru besar termuda untuk Ilmu Ekonomi di Indonesia saat dilantik," paparnya.

Bagi masyarakat Nias sendiri, ia merupakan putra kebanggaan, karena jumlah gurubesar yang berasal dari Nias masih bisa dihitung dengan jari. Suahasil merupakan putra tunggal dari pasangan Hanati Nazara dan istri, yang pernah menjabat sebagai bupati Nias sebelum pulau itu dimekarkan menjadi beberapa kabupaten. Bahkan sesuai biodata beliau itu saat dikukuhkan menjadi guru besar FE-UI, di hadapan masyarakat Nias Jakarta Suahasil menekankan pentingnya  fokus pada bidang keahlian yang memang dicintai. Saat ini Suahasil Nazara menjabat sebagai Plt Kepala BKF Kementrian Keuangan.

Mayor Jendral Drs. Cristian Zebua MM adalah seorang perwira Tinggi TNI-AD. Sedangkan Brigadir Jenderal (Brigjen) Enuar Mendrofa, lahir di Kota Gunungsitoli Nias pada tanggal 25 Oktober 1962. selepas menamatkan pendidikan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1986, dia  ditugaskan sebagai Ass. Kadeplog KRI MLT-561 Satfib Armatim.

Pendidikan militer yang telah diikuti Enuar Mendrofa antara lain, Sus KIBI tahun 1988, Spespa Minbek tahun 1989, Diklapa II tahun 1995, Seskoal tahun 2000, Sus Ops Gab TNI tahun 2005 dan Sesko TNI tahun 2010.

Hingga detik ini, sudah ada empat orang putra terbaik Kepulauan Nias yang pernah meraih pangkat bintang di lingkungan TNI dan Polri, antara lain, Brigjen Pol (Purn) Faulu’aro Zalukhu (Wakabareskrim Mabes Polri), Brigjen Pol (Purn) Peniel Luther Harefa, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua dan Laksamana Pertama TNI Enuar Mendrofa yang kini menjabat sebagai Direktur Administrasi dan Pelaksanaan Anggaran (Ditminlakgar) Direktorat Jenderal Renhan di Kementerian Pertahanan RI.

Menurut Ketum IKN Pelalawan bahwa dengan jabatan tersebut, Enuar Mendrofa SE, berhak menyandang pangkat Laksamana Pertama atau setara dengan Brigadir Jenderal (Brigjen).

Selain Enuar Mendrofa, beberapa waktu silam Ono Niha juga dipromosi jabatan  diterima Rorogo Zega SH MH yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menjadi Koordinator Perdata dan TUN Jaksa Agung Muda Tata Usaha Negara (JAMDATUN) di Kejaksaan Agung RI.

Dengan jabatan barunya ini, Rorogo Zega SH MH berhak menyandang golongan IV C atau setara dengan pangkat bintang satu di TNI dan Polri.

Lebih jauh Hia menjelaskan bahwa Putra Asal Nias, Rorogo Zega juga pernah bertugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di sejumlah wilayah, diantaranya, Kajari Mentawai (Sumatera Barat), Kajari Klungkung (Bali), dan Kajari Ambon (Maluku).

"Ono Niha saat ini sudah setara dengan masyarakat lainnya. Untuk itu, kepada saudara-saudara masyarakat Asal Nias jangan pernah berkecil hati jika belum mengetahui bahwa Ono Niha itu sudah setara seperti masyarakat yang sudah maju lainnya," katanya seraya memberikan semangat pada warganya.

Diluar Bapak Menkumham ada Juga Ono Niha di Anggota DPR RI yaitu Marinus Gea, untuk itu, mari kita bersatu dalam wadah demi terwujudnya visi misi kita dalam mengangkat harkat dan martabat kita sebagai Ono Niha. Hanya melalui  Organisasilah kita bisa bersatu.

Dengan keluhan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pelantikan tadi harus ada kerjasama pemerintah daerah agar pemerintah mengeluarkan KK, KTP sebab bila kita mengurus di daerah Pulau Nias maka tidak akan bisa karena nama kuta disana sudah dihapus.

Bilamana kepengurusan Keperluan Identitas kita di Pelalawan ini dipersulit oleh Pemerintah, lalu warga Negara mana kita ini. "Ya, harapan kita kepada pemerintah agar dapat mengambil suatu kebijakan baik dalam menjawab berbagai keluhan masyarakat tentang Tanda Kependudukan itu," harapnya.

Sozifao Hia meminta seluruh IKN cabang yang sudah terbentuk se-Kabupaten Pelalawan untuk bersama-sama menjaga nama organisasi dan dapat menjadikannya seperti pohon beringin yang bisa memayungi tanaman-tanama di sekelilingnya. Organisasi IKN, Himni dan IKNR merupakan Wadah Ono Niha yang akan kita satukan kekuatannya untuk kepentingan kemajuan Ono Niha.

"Seluruh Pengurus dan masyarakat Asal Nias di daerah Riau dan Pelalawan khususnya untuk menjadikan organisasi ini sebagai Pohon Besar yang manfaatnya bisa memberikan kehidupan disekelilingnya dan jangan sampai kita ciptakan organisasi ini seperti Asap yang membuat mahluk-mahluk disekitarnya tidak senang karena mabuk," imbuhnya sambil menyerahkan bantuan Dana Pembinaan Organisasi kepad Pengurus IKN Cabang Sei Kijang.

Untuk itu, kepada saudar-saudara pengurus IKN Cabang yang sudah dilantik dapat menjalankan Amanah organisasi dan tetap menjunjung tinggi Adat Istiadat Ono Niha, Agama dan Hukum Pemerintahan. (Y01/Abdul)

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved