Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Semestinya Menegakan Perda Tentang Pekat
Disinyalir Satpol PP Pelalawan Pelihara Ayam Betina di Sepanjang Jalan Lingkar

yul/sul 10/10-2
Jumat, 10 Okt 2014 | dilihat: 2990 kali
Tidak tanggung-tanggungnya gaungnya institusi Satuan Polisi Pamong Praja yang merupakan perpanjangan tangan pihak UPIKA, untuk memberantas penyakit masyarakat diwilayahnya, akan tetapi Satuan Polisi pamong Praja (SatPol-PP) diKabupaten Pelalawan ini, disinyalirmemelihara ayam betina di sepanjang jalan lingkar dan tanjung raya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan-Riau. Pasalnya, Kafe remang-remang yang merupakan ajang tempat Praktek Prostitusi disana, bukannya berkurang melainkan bertambah marak. Dari pemantauan wartawan dilapangan, terkadang pihak Patroli Satpol PP dan Polsek terlihat mengelilingi sejumlah Kafe Remang-remang yang ada di beberapa titik itu, layaknya Razia. Namun tujuannya hanya untuk mengutip Stabil. Seyogianya pihak Satpol PP dan pihak Penegak hukum di daerah Pelalawan ini, akan menertibkan tempat-tempat sedemikian. Namun dengan patroli yang sering mereka lakukan setiap malam disana (kafe-red), membuat pihak pengusaha lendir itu tidak takut dengan pihak-pihak, seperti Satpol PP dan Aparat Kepolisian (Tim Yustisi Pelalawan). Lebih ironisnya lagi, pemilik Kafe remang-remang di Jalan Lingkar serta di Tanjung Raya dan KM-1-3 Jalan Langgam, Pangkalan Kerinci, masing-masingnya memiliki ayam betina peliharaan, sehingga para hidung belang yang ingin minum di kafe-kafe tersebut, tinggal meng’order ayam betinanya kepada pemilik Kafe itu. Salah satu masyarakat Kecamatan Pangkalan Kerinci menyayangkan pihak Satpol PP yang dinilai lamban dalam memberantas tempat-tempat praktek prostitusi itu. Melihat kegagalan pihak Satpol PP tersebut memberantas penyakit masyarakat di daerah ini, sehingga kami mengangapnya sebagai tukang pemeliharaan ayam betina (PSK). Lebih jauh sumber mengatakan, dengan banyaknya Kafe remang-remang di daerah Pelalawan ini, sudah menjatuhkan marwah Tuah Negri Seiya Sekata. Bila kita berbicara dengan masalah keluarga, banyak yang sudah hancur hingga perceraian akibat keberadaan usaha-usaha lindir tersebut. Untuk itu, diminta kepada pihak Satpol PP dan Polsek Pangkalan Kerinci, untuk tidak membiarkan usaha-usaha tersebut berkembang biak, karena hanya, akan membawa bencana dan merusak para generasi muda kedepan, ungkapnya. Yul/sul

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved