Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Puluhan Siswa SMP Negri I Pangkalan Kerinci Bolos Sekolah
Drs Abu Tohir : Akan Panggil Orang Tua Murid

Urc
Minggu, 28 Agus 2016 | dilihat: 2395 kali
Foto: Beberapa siswa(menggunakan pakaian seragam olahraga merah putih) SNP Negeri 1 yang tertangkap bolos saat jam sekolah.

UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Drs. Abu Tohir, rencanakan pemanggilan para orang tua siswa SMPN I Pkl kerinci, Senin 29 Agustus 2016 untuk bersama- sama melakukan pembinaan terhadap puluhan siswa yang kedapatan bolos sekolah.

Tujuan kita memanggil para orang tua siswa yang ketangkap dengan saya pada hari ini, untuk bersama-sama orang tua dan pihak sekolah melakukan pembinaan terhadap anak-anak tersebut.

Demikian hal ini di sampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Pkl Kerinci, Drs. Abu Tohir kepada UNGKAP RIAU di Gerai Makan Jalan Lintas Timur seusai interogasi puluhan siswanya yang ditangkapnya tidak masuk sekolah pada jam belajar, Sabtu (28/8/2016).

Abu Tohir menyampaikan bahwa berhasilnya kita menangkap puluhan siswa kelas 8 dan kelas 9 SMPN 1 Pkl kerinci pada hari ini. Atas informasi dari masyarakat Jelan Arbes dan diperkuat dengan pernyataan laporan murid yang kita tugaskan sebagai informen sekolah.

"Usai menerima laporan dari informen kita itu.

Saya selaku Kepala sekolah, langsung turun di tempat titik-titik mangkal mereka untuk membuktikan laporan-laporan itu dan berhasil kita tangkap puluhan siswa ini dibantu oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (DPC-GWI) Kabupaten Pelalawan, Yulianus Halawa dan dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pelalawan, Ajo Marbun dan Ishar alias Jambul," terang Kepsek.

Kepsek menambahkan bahwa puluhan siswa yang baru saja ditangkapnya tersebut, sebagain sudah diinterogasinya, "Ya, siswa-siswa itu sudah kita interogasi dan mereka sedang merokok dan sebagai juga menghisap LEM CAP Kambing. Bahkan ketia kita periksa tangannya masih ada sisa-sisa LEM CAP Kambing tersebut melekat di tangan," katanya.

Mengenai mengajak wartawan dalam menangkap puluhan siswa-siswa ini, agar kami dari pihak sekolah tidak disalahkan oleh orang tua dan atau wali murid kedepan. Untuk itu kita panggil seluruh orang tua agar mengetahui perbuatan anak-anaknya dan sekaligus melakukan pembinaan secara bersama-sama.

Diterangkannya lagi, Bila siswa yang sudah pernah tertangkap dengan menghisap LEM CAP Kambing dan atau ketahuan merokok maka sanksinya di sikorsing SP 1-2-3.

"Bila tidak bisa lagi kita bina, maka kita akan kembalikan kepada orang tua siswa masing-masing untuk pembinaan selanjutnya," tutupnya. (urc)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved