UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Terkait dengan fakumnya kegiatan pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Pelalawan, karena terkendala dengan pasokan hewan (Sapi) dari mitra kita.
Demikian keterangan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan, T. Mukhtaruddin kepada UNGKAP RIAU melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), Asmedi Amri di ruang kerjanya di kawasan Perkantoran Bhakti Praja Pkl Kerinci, Selasa (30/8/2016).
Asmedi Amri, fakumnya kegiatan pemotongan Hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Pelalawan Tahun 2015 sampai bulan Agustus 2016 ini, dikarenakan pemasok hewan di RPH Pelalawan putus dari pihak mitra kita.
Sebenarnya tidak ada masalah dari pihak pengelolaan RPH Pelalawan ini. Namun Kendalanya berkaitan dengan ketersediaan ternak dari Pedagang.
Lanjut Asmedi mengatakan, kedepan ini. Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan akan sienergikan mitranya dengan pasar ternak Hewan Kabupaten Pelalawan dan harus melalukan kerjasama pada pedagang ternak untuk mengoperasikan kembali RPH tersebut.
Mengenai pedagang hewan yang sudah membuat kerjasam dengan Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan saat ini. Baru satu orang saja dan pelaku bisnis daging sapi ini sedang mempersiapkan berbagai kebutuhannya untuk melakukan pemotongan hewan di RPH kita itu. Termasuk penambahan modal usahanya.
Dalam menghidupkan kembali kegiatan pemotongan Hewan di tempat itu, tentu harus menyiapkan hewan disetiap harinya menimal 10 sampai 15 ekor.
| Baca juga: | |
| GOR Tengku Pangeran Pelalawan Tidak Terawat | |
| 15 Orang PSK di Pelalawan Terjaring Razia | |
| Pembangunan Jalan Oleh Pemerintah Riau di Pelalawan Syarat KKN | |
"Bilamana kurang dari 10 sampai 15 ekor perharinya. Pasti kegiatan pemotongan hewan di RPH Pelalawan ini, tidak akan lancar sesuai yang ditargetkan. Apalagi Rumah Potong Hewan itu, berkafasitas 10-15 ekor perhari," jelasnya.
Kabid Keswan ini mengatakan. Masing-masing kabupaten/Kota saat ini tidak terlalu terbeban dengan kerja sama dalam penyuplai daging sapi di daerahnya. Karena masing-masing Kabupaten/Kota di Riau ini saling menujukan egonya untuk memiliki RPH sendiri. Sehingga pada distribusi daging sapi dipasar mereka tidak mengharapkan dari luar.
Saat ini kita sedang berusaha memberikan kemudahan kepada mitra kita agar semangat melakukan pemotongan hewan di RPH yang kita miliki kembali berjalan.
Mengenai distribusi daging sapi yang masuk di daerah Kabupaten Pelalawan juga tidak bisa kita larang, karena kegiatan pemotongan di RPH kita sedang macet, "Ya, kalau persoalan tidak tercapai target dalam pendapatan asli daerah (PAD) akibat tidak berjalannya pemotongan hewan di RPH itu. Saya belum mendapatkan perintah Pimpinan untuk menjawabnya. Persoalan itu silahkan saja kepada Kepala Dinas," tutupnya. (Abdul)
| Panitia Gelar Rapat Perdana Untuk Konferkab VIII PWI Pelalawan | |
| Larang Bakar Lahan di 9 Titik Wilayah Pelalawan | |
| Ikuti Turnamen Biliar PWI Nasional yang Ditaja PWI Pekanbaru | |
| Resmi Dilantik Ketum PKN Kabupaten Pelalawan | |
| Wakapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Desa Aur Kuning Kerumutan | |
| Camat Teluk Meranti Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Pulau Muda Cup 2026 | |
| Camat Teluk Meranti Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Pulau Muda Cup 2026 | |
| Kapolres Pelalawan Silaturahmi Ke FPK: Terima Kasih Jaga Kebinekaan di Pelalawan | |
| Tim Penyuluhan Mabes TNI Sambangi Polres Pelalawan dan Wakapolres Sambut Hangat Rombongan | |
| Kapolres Pelalawan Silaturahmi Ke LAMR: Terima Kasih Atas Tunjuk Ajar Menjaga Marwah Pelalawan | |














