UNGAKP RIAU, PELALAWAN - Sungguh sedih peristiwa kematian istri seorang Karyawan Panen di Perusahaan PT Inti Indisawit Subur (PT IIS), Yuliana Lase (28) meninggal di Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru akibat tandan buah sawit yang dia panen jatuh dan mengenai punggungnya.
Yuliana Lase ditimpah buah tandan kelapa sawit saat membantu sang suami Arianto Zebua (30) memanen sawit di areal PT Inti Indosawit Subur (IIS) di Blok 91 D Eko 3 Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan pada Jumat (2/9/2016) sekitar pukul 08.30 Wib, korban langsung tidak sadarkan diri. Korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Arifin Ahmad pada Rabu (31/8/2016) sekira pukul 15.30 Wib.
Informasi ini disampaikan oleh Humas Polres Pelalawan kepada UNGKAP RIAU sesuai kronologis penjelasan Arianto Zebua (Suami korban) pada Sabtu (27/8/2016) lalu.
Arianto Zebua yang merupakan suami Yuliana Lase sedang bekerja memanen buah sawit di blok 91 D/inti 55 eko 3 milik PT IIS, sekitar jam 09.30 wib. Namun karena sang suami sedang istirahat dan kemudian Yuliana Lase (korban) mengambil alih pekerjaan suaminya untuk panen dengan cara ngegrek.
Kemudian buah sawit tersebut jatuh dan menimpa bagian punggung sebelah kanan sehingga korban tidak sadar. Suami korban menghubungi mandor panen Zulkarnaen (30) agar segera datang ke arah tempat manen dan zulkarnaen datang dan menemukan korban beserta suami berada di jalan yang tidak jauh dari tempat memanen tersebut.
| Baca juga: | |
| Rudi Pratama Silaen Tewas Di TKP | |
| Petugas Keamanan Cafe Tewas Bersimbah Darah | |
| Warga Dayun Ditemukan Sudah Jadi Mayat | |
Lalu Zulkarnaen bertanya kenapa ini kemudian saksi menjawab tadi korban ketimpa buah sawit. kemudian saksi langsung membawa korban ke klinik PT IIS eko 3 dengan menggunakan sepeda motor. Selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan kerinci.
Mengingat korban tidak ada tanda-tanda pulih hingga pada hari Minggu (28/8/2016) korban dirujuk kembali ke Rumah Sakit Arifin ahmad Pekanbaru.
Pada Rabu (31/8/2016) sekitar pukul 15.30 Wib korban meninggal dunia. Pada hari itu juga jenazah di jemput perusahaan dan dibawa ke rumah duka utnuk dikebumikan pada Kamis (1/9/2016).
Mengenai Temat Kejadian Perkara (TKP) masih belum dapat di cek, karena saksi tidak mengetahui percis TKPnya. Bahkan sampai detik inipun. Suami korban belum dapat dikonfirmasi dimana tempat kejadiannya terlebih dibawa ke TKP karena masih trauma. (Urc)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














