PELALAWAN, UNGKAP RIAU - Lagi-lagi kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur tepat di KM 48 Desa Kemang, Kec. Pkl kuras Mobil Ambulance milik Rumah Sakit Efarina Kec. Pkl Kerinci Tabrak Sepeda Motor yang searah beriringan kearah menuju sorek hingga pengendara SPM tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat tabrak maut itu membuat seorang pelajar bernama Rudi Pratama Silaen, (13), tewas usai sepeda motor Honda Vario Nopol BM 5406 IC yang dikendarainya ditabrak mobil Ambulance milik RS Efarina Pangkalan Kerinci di Jalan Lintas Timur KM 84 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rabu (26/10/2016) malam.
Demikian Informasi tertabrak maut ini diperoleh ungkapriau.com dari pihak kepolisian, kejadian bermula saat mobil Ambulance Nopol 9145 CK yang dikemudikan Lion Purba (27) bergerak beriringan dengan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh korban yang membonceng Maria Putri Silaen (8), adik korban, dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek.
Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban bergerak ke kanan tanpam memperhatikan kendaraan yang ada dibelakangnya.
| Baca juga: | |
| Serangan Udara Suriah Tewaskan 90 Orang | |
| Bupati Pelalawan Lepas Pawai Takbir | |
| Yuliana Lase Tewas Ditimpa Buah Sawit | |
Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat maka mobil Ambulance Nopol BM 9145 CK yang dikemudikan oleh Lion Purba langsung menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban hingga mengakibatkan pengendara dan penumpang sepeda motor terpental ke bahu jalan sebelah kanan dari arah dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek.
Akibat kecelakaan tersebut, Rudi Pratama Silaen tewas di tempat kejadian, sedangkan korban Maria Putri Silaen yang dibonceng koban mengalami luka parah dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit terdekat guna dilakukan perawatan medis.
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Lintas Timur Kilometer 84 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rabu (26/10) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
"Korban meninggal dunia satu orang dan satu lagi mengalami luka berat dibagian kepalanya. Saat ini korban luka berat dirawat di RS Efarina Pangkalan Kerinci," ungkap Kapolres Pelalawan AKBP Ari Wibowo, Kamis (27/10/2016).
Untuk jenazah korban tewas, sambung Kapolres, berstatus pelajar kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan telah dijemput pihak keluarganya untuk dikebumikan. (Urc)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














