INHU, UNGKAP RIAU - Terkait dengan pernyataan masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tentang pengelolaan Air bersih oleh PDAM yang dinilai Airnya tidak bisa di gunakan.
Direktur PDAM Indra Tirta Rengat, Alfian Rachmat membantah bahwa kualitas air di PDAM mengalami kondisi yang susah di konsumsi karena tidak bersih.
"Pernyataan hal sedemikian kepada rekan-rekan Pers. Itu tidak benar. Bahkan air yang dihasilkan dari PDAM tidak ada yang komplin," kata Direktur PDAM Tirta Rengat saat dikonfirmasi wartawan melalui Handponenya tanggal 16 Januari 2017 lalu.
Beberapa waktu lalu, benar terjadi kebocoran saluran Aplikasi PIPA di wilayah Kecamatan Rengat Barat. Namun hal sedemikian sudah diatasi dengan perbaikan. "Ya, saat terjadi kebocoran itu, mengakibatkan kualitas aliran air pada rumah-rumah warga sedikit meruh dan tidak lama hal itu langsung dilakukan perbaikan hingga normal seperti biasanya dan bersih," ujarnya.
Bila ada masyarakat (konsumen) mengeluh tentang air yang disalurkan melalui pipa aplikasi kerumah-rumah warga keruh alias tidak bersih, harap pelanggan ditunjukkan dimana lokasinya.
| Baca juga: | |
| Wakil Ketua DPRD Bantah Pernyataan Bupati Nisel | |
| Camat Huruna Minta Dukungan Masyarakat | |
| HUT KRIDA Ke-42 : H.M. Harris Upayakan Meningkatkan Perekonomian Masyrakat | |
"Tunjukkan dimana lokasinya untuk cepat kita tangani perbaikannya. Sebab persoalan Air keruh ketika itu. Pernah terjadi saat Pipa bocor dan bukan secara terus-terusan. Jikapun terjadi sedemikian pasti cepat ditangani," jelasnya.
Dia menambahkan bahwa keluahan masyarakat tentang Air bersih misalnya, sudah merupakan tanggung jawab kita sebagai pengelola PDAM untuk memberikan pelayanan kepada seluruh Pelanggan Air bersih di daerah ini," pungkasnya.
Kalau ada masyarakat Rengat menyatakan Air dari PDAM Tirta Rengat terus menerus kotor, hal itu saya bantah tidak benar,” tepis Alfian.
Perlu juga diketahui bahwa sebelum Air di distribusikan ke pelanggan, terlebuh dahulu Air PDAM dilakukan penyaringan dengan beberapa proses pembersihan.
"Proses penyaringannya yaitu Air dari saluran Aplikasi dimasukan pada BAK untuk disaring dan selanjutnya baru di distribusikan. Apalagi Air ini bukan Air yang disedot dari Sungai Indragiri dan langsung ke pelanggan,” terang mengakhiri. (Agusman/Bujang Salim)
| Anggota DPRD Riau dan BEM ITB Indragiri Lakukan Pengembangan Pembibitan Kelapa Sawit di Inhu | |
| Warga Desa Sei.Beras Inhu Minta APH Audit Dana Desa | |
| Ade Agus Hartanto Hadiri Acara Wisuda 137 Mahasiswa UNRIDA Gedung Prof Indrayani Hall | |
| Wiston Pandiangan Minta Kapolres Inhu Tes Urine Anggota DPRD dan Kepala Desa | |
| Warga Desa Alim di Ringkus Polisi karena Edarkan Narkoba | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |













