INDRAGIRI HILIR, UNGKAP RIAU - Dalam membangun hubungan ukhwah islamiyah antara pemerintah daerah Indragiri Hilir (Inhil) dengan masyarakat berjuluk 1000 titian ini. Bupati HM. Wardan hadirin Safari Ramadhan 1438 Hijriyah 2017 Masehi di Masjid Surau Al-Karamah, Jalan Pintu Air, Tembilahan Kota, Selasa (06/06/2017).
Kendatipun jadwal kegiatan Bupati HM.Wardan padat, akan tetapi beliau sebagai Kepala Daerah (Bupati) masih dapat membagi waktu dan menyempatkan diri untuk menghadiri Safari Ramadhan 1438 Hijriyah yang dilaksanakan di Surau Al-Karamah dan di Masjid-masjid lainnya di Kabupaten Inhil.
Agenda Safari Ramadhan Pemerintah Inhil ini, bukan hanya digunakan untuk silaturahmi ukhwah islamiyah atara muslimin dan mislimah saja. Namun Safari Ramadhan juga dimanfaatkan oleh Bupati HM.Wardan sebagai momen dalam menyampaikan pesan-pesan program pembangunan daerah Inhil kepada masyarakat yang anatara lain "pesan" menjalin hubungan silaturahmi antara sesama Umat.
"Masyarakat yang berbeda suku dan ras serta Agama di Kabupaten Inhil agar saling menjaga kekondusifitas daerah, selanjutnya Bupati ini meminta masyarakat Non muslim dapat menghargai satu dengan yang lain. Apalagi dalam bulan suci Ramadhan 1438H ini untuk menghargai masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadhah puasanya di bulan suci Ramadhan ini," imbuh HM.Wardan.
Bupati HM Wardan merasa bersyukur dalam kegiatan itu karena bisa bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat, "Dalam kesibukan saya, sehingga jarang bertatap muka seperti ini. Namun dalam bulan Ramadhan yang baik ini bisa silahturahmi dan bertatap muka langsung dengan warga," ucapnya dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan langsung kepada masyarakat informasi seputar kegiatan-kegiatan pembangunan yang telah terlaksana dan yang akan dilaksanakan.
Selain dari keterbukaan Bupati Inhil itu kepada masyarakatnya, ia juga sangat berharap agar masyarakat menyampaikan masukan, informasi dan saran maupun harapan dari masyarakat kepadanya.
Terhitung hinga sampai saat ini, HM Wardan talah menjabat selama 4 tahun sebagai Bupati inhil dan mengemban amanah serta kepercayaan masyarakat. Ia mengaku, selama 3 tahun sebelumnya, dimasa kepemimpinannya tentu masih banyak harapan dan keinginan masyarakat yang belum terealisasi, hal itu dikarenakan pelaksanaan pembangunan tidah Mudah inklop karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran APBD Inhil setiap tahunnya.
"Proses pembangunan itu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan, membangun memerlukan proses yang panjang. Diawali dengan perencanaan-perencanaan yang matang dan berdasarkan keinginan masyarakat banyak," jelasnya .
HM Wardan juga menerangkan bahwa pelaksanaan pembangunan itu tentu berdasarkan aspirasi dan keinginan masyarakat. Kemudian nantinya aspirasi itu akan dibahas melalui forum di tingkat Desa dan Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten.
Oleh karena itu pada pelaksanaan pembahasan pembangunan di setiap tingkatan, tokoh masyarakat harus hadir untuk menyampaikan aspirasi dan hajat terkait apa dan bagaimana pembangunan yang harus dilaksanakan di daerahnya.
Ditambah lagi saat ini telah menggunakan E-Planning, dengan itu semua kegiatan pembangunan harus melalui tahap Musrenbang, "karena kita sudah menerapkan E-Planning, maka tidak boleh lagi ada kegiatan pembangunan tanpa melalui proses Musrenbang," katanya.
Tidak hanya silaturrahmi, menyampaikan dan memperoleh informasi dari masyarakat, keterbukaan Bupati Indragiri Hilir itu juga sampai dengan pemaparan kepada masyarakat tentang keberhasilan sejumlah program-program pembangunan yang sudah terlaksana dan dijalankan selama kepemimpinannya, salah satunya adalah program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ).
Program DMIJ sendiri merupakan program prioritas dan telah memberikan manfaat baik dibidang sarana dan prasarana serta perekonomian khususnya di wilayah pedesaan. DMIJ juga memiliki banyak tujuan, selain tujuan utamanya pembangunan, program ini juga secara langsung memberdayakan seluruh komponen dan lapisan masyarakat.
Tidak hanya itu, program tersebut telah berhasil dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, merata dan terintegrasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat terutama di pedesaan. Hasil lainnya adalah dengan infrastruktur yang telah membaik, masyarakat tidak lagi terkendala dengan kondisi alam atau air pasang surut untuk jalur transportasi dalam mengangkut hasil pertanian yang menjadi potensi di Kabupaten Inhil. (Adv/Hamdan)
| Rencana Peminjaman 200 Miliar: DPRD Inhil Belum Setujui Usulan Pemkab Inhil | |
| Anggota DPRD Komisi IV Berjanji Akan Panggil Pihak Disdik Inhil | |
| Kepsek SDN 028 Tempuling Harapkan Disidik Inhil Bangun Toilet di Sekolahnya | |
| Kepala MTs-N 2 Inhil Sampaikan Klarifikasi Resmi | |
| Ratusan Warga Desa Bongkal Malang Unjuk Rasa dan Hentikan Aktifitas Mobil Batu Bara | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















