Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Untuk Memilih Pengurus Baru di Daerah Kabupaten Pelalawan.
Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah Kabupaten Pelalawan Gelar Sidang

Urc
Rabu, 27 Sep 2017 | dilihat: 2188 kali
Foto: Saat pembukan Sidang Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (Sirah PGID) Kabupaten Pelalawan dan Foto bersama.

PELALAWAN, Ungkapriau.com - Telah digelar Sidang Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia Daerah (Sirah PGID) Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan di Gereja BNKP Efrata Pangkalan Kerinci, Kab.Pelalawan, Provinsi Riau, Senin (25/09/2017).

Sidang tersebut mengangkat Tema: Tuhan Mengangkat Kita Dari Samudra Raya (Mazmur 71:20) dan dengan Sub Tema: Dalam Solidaritas Sesama Anak Bangsa Kita Kembali Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila Guna Menanggulangi Kemiskinan, Ketidakadilan, Radikalisme Dan Kerusakan Lingkungan.

"Sirah PGI Daerah Kab.Pelalawan itu dihadiri oleh Perwakilan Dari Kementerian Agama, Ketua Umum PGI pusat Pdt.Dr.Henriette Tabita Hutabarat, Ketua PGI Wilayah Riau Pdt.Jonathan Situmeang, Sekretaris PGI Wilayah Riau Pdt.Julius Ginting, Pdt.Talizanolo Lafau,S.Th beserta Istri Pdt.Deniati Gulo,S.Th dari gereja BNKP Pkl.Kerinci, Pdt.Aritonang,S.Th dari HKBP, Pdt.Perbelitan Tarigan dari GBKP, Pdt.Nurita Ompusunggu PS, Pdt.Junita Leon dari GPID, Pdt.Demeria Situmorang dari GMI, Pdt.Aprida Hutapea dari GKPI, Pdt.Invokafit Hutabarat dari HKI, Pdt.Maeril dari POUK, Pdt.Benny Sipayung dari GBI, Talizanolo Kacau S.Th, 3 orang Anggota DPRD Kab.Pelalawan yaitu Eliman Manurung, Rustam Sinaga dan Monang Pasaribu, Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik, Lurah Kerinci Timur, Perwakilan Kesbangpolinmas Kab.Pelalawan, Ketua FKUB H.Fadly Harahap serta para pendeta yang tergabung dalam PGI serta para jemaat-jemaat yang hadir.

Panitia penyelenggara Sirah PGID Kab.Pelalawan yang baru berlangsung itu merupakan para pelayan tuhan dari 10 gereja yang tergabung dalam PGI Daerah Kab.Pelalawan. 10 gereja tersebut adakah:

1. BNKP (Gereja Nias).

2. HKBP (gereja Batak Toba).

3. GBKP (Gereja Batak Mari).

4. GKPS (Gereja Batak Simalungun). 5. GKPI (Gereja Batak).

6. HKI (Gereja Batak).

7. GMI (Umum).

8. GPIB (Umum)

9. POUK (Gereja Oikoumene).

10. GBI (UMUM).

Sepuluh gereja diatas adalah gereja yang telah memiliki Sinode Aras Nasional Anggota PGI Pusat yang ada di daerah Kabupaten Pelalawan.

Ketua panitia penyelenggara Sirah PGID Kab.Pelalawan Drs.Sozifao Hia,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara Sidang Daerah Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Daerah (Sirah-PGID) Kabupaten Pelalawan ini, merupakan kewajiban dalam menjalankan organisasi PGI. 

Mantan anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Fraksi PDIP itu juga mengucapkan segala puji syukur dan hormat hanya kepada tuhan Yesus Raja Gereja, yang memimpin umatNya kedalam hidup baru dengan kasih karunia.

Menurutnya, keberadaan PGID Kab.Pelalawan sudah diketahui oleh umat kristen, dan sangat dirindukan adanya program bersama yang menggugah rasa kebersamaan umat dari semua gereja yang telah tergabung didalamnya.

"Untuk itu, maka panitia ini menghidupkan kembali semangat bersama dengan menyegarkan kembali personil pengurus, tata cara dan tata kerja programnya. Untuk itu juga, maka melalui sidang daerah kali ini sangat penting meneruskan semangat yang sempat sepi," ucapnya.

Selain itu, lanjut Sozifao Hia, PGID Kab.Pelalawan yang membina umat kristiani (khususnya di Kab.Pelalawan) dari Gereja-gereja yang telah tergabung didalamnya juga merupakan suatu cara untuk turut serta secara aktif membangun Kabupaten Pelalawan, "maka panitia berkewajiban menyambungkan organisasi ini kepada pemerintah Kabupaten Pelalawan," katanya.

Pada sebelumnya ia berharap agar Sirah PGID Kab.Pelalawan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Bupati Kabupaten Pelalawan HM.Harris, "kita mangerti, karena beliau memiliki kesibukan diluar dari apa yang kita pikirkan karena jadwal kegiatannya sangat padat saat ini. Kita sangat bersyukur Ibu ketua umum PGI akan Hadir dan memberi pencerahan kepada kita dengan memimpin seminar agar Visi dan Misi dan PGI dapat kita Pahami dengan baik," ungkap Sozifao Hia.

Ia menambahkan, "kami bangga dan senang bekerja sama dengan semua panitia yang bekerja keras. Kiranya sidang Daerah PGI Kabupaten Pelalawan berjalan dengan baik," pungkasnya diakhir kata sambutannya.

Seusai itu, Lurah Pangkalan Kerinci Timur Edi Arifin,S.Sos,M.Si dalam sambutannya mengakui keberhasilan pembangunan di wilayah Kelurahan kerinci Timur adalah atas dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan. "Saya mengatasnamakan Lurah Kerinci Timur mengucapkan terima kepada Panitia yang telah mengundang kami dalam acara Sidang PGI daerah ini," kata Edi Arifin.

Setelah Lurah Pangkalan Kerinci Timur, Ketua PGID, RM.Siahaan juga menyampaikan kata sambutan. Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh para undangan yang telah berkenan hadir dalam sidang Daerah PGI, "dan teristimewah saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Ketua PGI Pusat yang hadir dalam sidang Daerah PGI pada hari ini," ucapnya.

Dilanjutkan oleh Ketua PGI Wilayah Riau Pdt.Jhonatan Situmeang. Dalam kata sambutannya, ia berharap kepada pengurus untuk membuat program yang dapat mencapai Visi dan Misi PGI. "Diantara itu, mari kita mendukung pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan dalam program pembangunan," ucapnya.

H.Fadly Harahap yang merupakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pelalawan berharap Sidang Daerah PGI yang diselenggarakan itu dapat berjalan dengan baik. "Kami dari FKUB sudah memasuki 3 periode dan tidak pernah ada masalah antar umat beragama," ujarnya .

Ia mengatakan, jika ada masalah antara kita umat beragama, mari bersama cepat eksen dalam menyelesaikannya. "Dan selama ini kami (FKUB), sudah memasuki 24 tahun, banyak perselisihan antara berbagai suku dan umay beragama, namun, Alhamdulillah dapat terselesaikan dengan baik," terangnya.

Saya mewakili FKUB meminta kepada sesama umat beragama agar saling menghargai satu dengan yang lain dan jangan pernah mengumbar ujaran kebencian dan terlebih dengan sesama agama. "Tidak ada intoleran di Kabupaten Pelalawan, semua Toleran," tegasnya.

Ia juga berharap agar pengurus yang baru dapat menghasilkan kepengurusan yang baik dan dapat menciptakan program-program yang baik. Pengurus yang baru juga harus didaftarkan nama-namanya kepada kementrian Agama. Aset dan infentarisnya dibuat data baik untuk dimasukan dalam data base.

Ketua Umum PGI Pdt.Dr.Henriette Tabita Hutabarat dalam kata bimbingannya mengatakan, kita ketahui bahwa bencana alam beberapa tahun silam telah melanda Aceh, Nias, Mentawai dan Sumbar. Namun, Gereja dalam hal ini merasa bertanggungjawab berpartisipasi membangun bangsa indonesia yang makmur.

"Solidaritas Nasional dan rasa persaudaraan ini harus ditingkatkan tanpa hanya mengedepankan kepentingan kelompok atau kepentingan gereja itu sendiri," katanya.

Menurutnya, gereja harus saling menghargai sebagai kemajemukan, "apalagi saat ini banyak beredar kabar Hoax yang mengumbar ujaran kebencian," tandasnya.

Ia menambahkan, saya berterimakasih kepada Ketua FKUB karena bisa hadir dalam Sidang Daerah PGI dan menghimbau agar keberagaman kita jaga secara bersama-sama.

Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Pelalawan yang mewakili Bupati Pelalawan HM.Harris menyampaikan, "saya berdiri didepan ini hanya mewakili pak bupati saja. Untuk itu, saya yang mewakili Beliau menyampaikan salamnya beliau karena tidak bisa hadir di Sidang Daerah PGI ini dikarenakan sedang tugas Luar Daerah Kabupaten Pelalawan," ucapnya.

Ia menambahkan, "kita di Pelalawan ini dituntut untuk saling menjaga dan membangun kebersamaan dalam hal mempererat hubungan silaturahmi antara sesama masyarakat. Kendatipun kita berlainan Suku Ras dan Agama. Namun, kita tetap satu bangsa dan satu tanah Air, yaitu NKRI yang merupakan harga mati untuk seluruh penduduknya," jelasnya diakhir penyampaiannya.

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, S.Ik yang hadir langsung dalam acara itu juga turut memberikan kata sambutan. Ia menyampaikan agar kita umat beragama harus menjunjung solidaritas yang tinggi, "hubungan kita harus solid. Mari kita saling menjaga, membantu, menghargai, mengayomi dan lain sebagainya yg memiliki nilai positif. Karena dengan itulah kita bisa membentuk suatu kesatuan yang baik, kuat dan aman," katanya.

Menurutnya, terjaganya solidaritas diantara umat beragama maupun antar suku, itu adalah salah satu upaya yang kuat untuk tangkal paham Radikalisme dan pencegahan terorisme. "Selain itu, kebersamaan juga merupakan salah satu upaya menanamkan sifat sosial dan persaudaraan yang baik terhadap anak. Dan dengan kebersamaan kita juga bisa meminimalisir angka kriminalisme dan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Terlebih lagi saat ini begitu maraknya penyalahgunaan narkotika dengan berbagai jenis, bahkan telah ada narkoba jenis baru yang disebu Flaka, dan itu merupakan jenis narkoba yang sangat berbahaya bagi penggunany," ucapnya.

"Kapolres juga menghimbau agar orangtua menjaga anak dengan menanamkan nilai-nilai keagaman pada mereka," terangnya sembari mengingatkan ketika itu.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan dalam Sidang Daerah Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (Sirah PGI) Kabupaten Pelalawan dilaksanakan, akhirnya diumumkanlah Pengurus Terpilih, yakni, Pdt.Talizanolo Lafau,S.Th dari gereja BNKP Efrata Pkl.Kerinci sebagai Ketua, Radesman Nainggolan dari Gereja HKBP sebagai Sekretaris dan Tigor Sardison Ompusunggu sebagai Bendahara. (Yul/Abdul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved