Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Setiap Tahun dilanda Banjir
Masyarakat Ukui Meminta Perhatian Serius Dari Pemda Pelalawan

andi/romi 21/11
Jumat, 21 Nop 2014 | dilihat: 4501 kali
Foto: Tansi Sitorus

Kepala Desa Air Hitam Tansi Sitorus, Rabu 12/11, kepada urc, mengatakan, dalam rangka pencegahan musibah banjir di Desa Air Hitam diperlukan peningkatan jalan poros didesanya. Karena terbukti disetiap tahunnya masyarakat merngalami kerbanjiran. Banjir juga sampai kejalan poros dan melumpuhkan aktivitas masyarakat, sehingga perekonomian masyarakat Desa Air hitam mengalami kehancuran setiap tahun. Jelas Tansi dikantornya Maka dari itu pada bulan november 2014 lalu, aparat Desanya sepakat melakukan kegiatan pengerasan jalan poros sepanjang 2 km dan lebar 8 meter dengan ketinggian penimbunan tanah merah 70 cm dengan menggunakan dana desa sekitar Rp 700 juta. Namun penimbunan itu masih belum dapat mengatasi banjir sehingga dibutuhkan penambahan penimbunan lagi jika perlu pengasapalan. Lanjutnya lagi, pengerasan jalan yang telah dilaksanakan oleh Desa Air Hitam yakni pekerjaan Sirtu dengan menggunakan alat berat buldozer dan alat berat kobelco serta mobil tronton untuk mengakut tanah timbunan, mudah-mudahan akhir Desember ini selesai pengerjaannya. Pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan (Bupati Pelalawan) dan DPRD kabupaten Pelalawan supaya Dinas PU Kabupaten Pelalawan memberikan bantuan pembangunan jalan dan jembatan yang saat ini Desa Air Hitam masih butuh 3 unit jembatan. “Kami berharap supaya kebutuhan pembangunan di bidang insfratuktur di Desa Air Hitam agar segera direalisasikan dan dialokasikan ditahun anggaran 2015. Apalagi mengingat pendapatan Desa Air Hitam dari hasil pajak sangat besar ketimbang desa yang lainnya khususnya di Kecamatan Ukui tentu sangat membutuhkan sarana dan prasarana dalam meningkatkan pengahasilan desa”, Tansi Sitorus mengakhiri. Ditempat terpisah pemuka masyarakat Desa Air Hitam, Tolah, saat dikonfirmasi urc, sangat mendukung keinginan pemerintahan dan masyarakat Desa Air Hitam untuk peningkatan sarana dan prasarana, karena aktivitas masyarakat beserta penghasilan desa salah satunya bergantung kepada hasil pembangunan insfratuktur. Contohnya jembatan jalan ke Polapek yang kondisinya saat ini sangat memperihatinkan akibatnya masyarakat kesulitan melakukan aktivitas perekonomiannya. “Pemerintahan Desa Air Hitam beserta pemuka masyarakat juga berharap proposal yang sudah masuk ke Dinas PU yang tembusannya ke Bupati Pelalawan, BPDA dan DPRD Pelalawan tahun 2014 dan pada tahun 2015 agar direalisasikan”, harap Tolah. Dari pemantauan urc seputar penimbunan sekaligus pengerasan jalan poros Desa Air Hitam, belum cukup untuk mengatasi banjir, dikarenakan ketinggian air banjir yang sering melanda didesa tersebut lebih tinggi dari pengerasan jalan yang telah dibangun. Aparat Desa Air Hitam dan masyarakatnya bekerjasama dengan baik dalam pembangunan insfratuktur yang bersumber dana dari hasil pendapatan desa serta retribusi desa setiap tahun demi terwujudnya pembangunan di segala sektor terutama pengerasan jalan poros itu. (andi/romi)

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved