Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Priyo berencana ikut maju dalam perebutan jabatan Ketua Umum Golkar
MKGR Persilahkan Priyo Tarung dengan Ical

Abdul 01/12/201
Senin, 01 Des 2014 | dilihat: 1268 kali
NUSA DUA - Para pengurus DPP dan DPD MKGR mempersilahkan Priyo Budi Santoso bertarung dalam perebutan calon ketua umum Partai Golkar di arena Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Nusa Dua, Bali. Di sela Nunas, pengurus DPP dan DPD yang memiliki hak sebagai peserta di Munas ke-9 partai beringin, langsung mengkonsolidasikan diri. Mereka mengambil sikap atas langkah Priyo yang berencana ikut maju dalam perebutan jabatan Ketua Umum Golkar. Ketua Dewan Pertimbangan MKGR, Irsyad Sudiro menilai, manuver politik Priyo bersama Agung Laksono dengan membentuk presidum penyelamat partai sebagai tindakan inkontitusional. Irsyad mengatakan, tindakan Priyo telah melanggar AD/ART organisasi mereka sebagai ormas yang membidani kelahiran Golkar. Namun, menurut Irsyad, Priyo tidak melakukan pembangkangan. Dalam konteks pembentukan presidium penyelamat partai merupakan tindakan pribadi Priyo dan bukan atas nama organisasi MKGR. Irsyad menegaskan, apa yang dilakukan saat ini menolak langkah Priyo namun tetap menganggapnya sebagai ketua umum MKGR yang sah. "Sekali lagi, kami tegaskan tidak ada kudeta. Pak Priyo masih sebagai Ketua Umum MKGR," tegasnya di HOTEL Westin Nusa Dua, Senin (1/12/2014). Wakil Ketua Umum MKGR, Roem Kono menambahkan, jika Priyo sebagai kader yang siap bersaing dengan Aburizal Bakrie, mereka mempersilahkan. Sebab itu hak pribadi setiap orang, dan tidak ada larangan. "Kami tetap memberi kesempatan kepada beliau maju sebagai calon ketum, karena beliau punya kebijakan sendiri dengan mencalonkan diri, kami tetap hormati," ujarnya. (sna) (sus)

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved