PEKANBARU. ungkapriau.com- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR), Sefianus zai SH, menyampaikan klarifikasi tentang adanya issue yang berkembang tentang aksi Demo Dibandara.
Sefianus zai SH dalam klarifikasi tentang hal itu menyebutkan, paguyuban IKNR bukan sebagai pihak yang Pro dan kontra kegiatan Deklarasi #2019 ganti presiden.
Kami Netral ....
Kami sebagai warga Riau yang cinta damai, dengan tulus kami datang ke Polda pada hari selasa lalu untuk menyampaikan pandangan kami melihat situasi terkini atas pro dan kontra atas rencana kegiatan Deklarasi #2019 ganti presiden yg sedianya dilaksanakan pada Minggu (26/08/2018).
Dalam pengamatan kami, kegiatan ini sangat rawan dan dapat menimbulkan gesekan antar yang pro dgn yang kontra, maka kami dari IKNR berinisiatif menyampaikan aspirasi dan pandangan ke Polda Riau, agar mempertimbangkan pemberian izin atas kegiatan #2019 ganti presiden.
Kami berpikir agar lebih baik mencegah, karena keadaan kita di Riau sudah sangat kondusif. Sekali lagi niat kami murni untuk menjaga KONDUSIFITAS Riau, menjelang pemilu yang suhu politiknya semakin tinggi.
Yang kedua bahwa kehadiran Ibu Neno Warisman pada Sabtu tgl 25 -8- 2018, kami pun tdk tahu sebelumnya.
| Baca juga: | |
| Kapolsek Pangkalan Kerinci Tangkap Sejumlah Pemain Judi | |
| Pemda Pelalawan Terima Dan Bantu Sejumlah Proposal Media Tahun 2014 | |
| Petani Ikan di Pelalawan Menjadi Mandiri | |
Kami baru tahu sore setelah salah seorang teman pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau menghubungi saya, bertanya apakah benar org nias ikut demo di bandara, saya pun kaget dan jawab tidak ada Pak. Dan sejauh ini juga tidak ada laporan kepada kami kalau ada orang Nias yang ikut demo.
Kebetulah hari sabtu itu kami sibuk mengurus saudara kami yg jadi korban meninggal akibat penganiayaan di Kualu (kampar).
Atas kedatangan Ibu Neno Warisman di Pekanbaru pada sabtu itu kami tegaskan bahwa orang Nias dan IKNR tidak terlibat pada demo penolakan tersebut, karena kami memang tidak ada kepentingan untuk menolak beliau.
Masalah demo, kami sama sekali tidak ada ikut campur, justru demonstrasi itu yang kami hindari karena demo-demo sedsmikian sangat berpeluang menimbulkan ketidak kondusifnya kita di Riau.
Jadi, keinginan kami murni mencegah pertikaian antar yang pro dan kontra.
Sekali lagi kami tegaskan bahwa saat yang kontra demo ke bandara, kami tdk ada yang ikutan demo.
Namun saat ini ada kesan bahwa berhubung karna kami sempat menyampaikan aspirasi dan informasi ke Polda Riau bahwa acara Deklarasi #2019 ganti presiden berpotensi rawan keamanan (antara yang pro dan yang kontra)
Maka kami dianggap sebagai pihak yg kontra dan ikut demo.
Sekali lagi saya sampaikan bahwa kami tidak ikut-ikutan demo. Kami justru sangat takut terjadinya demo, takut terjadi keributan.
Demikian klarifikasi dari kami, semoga kita semua selalu hidup rukun di bumi Lancang kuning yang kita cintai ini.
Teriring Salam hormat dan salam persaudaraan kepada seluruh saudara - saudara kami warga Riau dari segala suku. (Rls)
| Reuni Akbar IKA Faperta UIR Sukses, Kompak dan Happy | |
| Eduard Buulolo Minta Polda Riau Tangkap Pelaku Penculikan dan Penganiayaannya | |
| Irjen Pol Herry Heryawan Pimpin Buka Pendidikan Siswa Bintara Polri TA.2025-2026 di SPN Polda Riau | |
| Gibran Rakabuming Raka Apresiasi Gakkum Karhutla Polda Riau | |
| Erisman Yahya: Calon Siswa Yang Tak Lolos Pereingkingan PPDB Tetap Masuk Mengisi Bangku Cadangan | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















