PELALAWAN. ungkapriau.com- Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan tidak menanggapi informasi-informasi penculikan anak yang akhir-akhir ini disebar oknum-oknum yang tidak bertanggujawab melalui media sosial (Medsos).
“Berita-berita terkait penculikan anak yang di umbar di akun media sosial seperti Facebook, Instagram, twitter dan lain sebagainya merupakan berita bohong (hoax),” ujar Kapolres Pelalawan kepada ungkapriau.com saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Senin (5/11/2018).
Dalam keterangan orang Nomor 1 Polres Pelalawan ini, membenarkan berita penculikan anak yang tersebar saat ini di akun-akun media sosial (Medsos), merupakan berita bohong (Hoax).
“Jangan ada masyarakat yang percaya dengan hal itu karena issue atau informasi-informasi sedemikian merupakan berita bohong. Bahkan orang-orang yang sengaja menyebar informasi tersebut di medsos sudah ditangkap,” terang Kaswandi sembari menghimbau masyarakat agar tidak resah tentang berita-berita penculikan anak itu.
Kepada media ini Kapolres Pelalawan menyampaikan sejumlah mayat yang akhir-akhir ini di temukan di wilayah hukum Polres Pelalawan masih MrX.
| Baca juga: | |
| Jaksa Agung Prasetyo Ditantang Usut Pembunuhan Munir | |
| Ratusan Masyarakat Kota Pkl Kerinci Ikuti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI | |
| Sejumlah Masyarakat Pelalawan Angkat Bicara | |
“benar, sejumlah mayat yang ditemukan di beberapa tempat di pelalawan ini masih dalam penyelidikan. Kapolres mengaku kesulitan mengungkap identitas mayat-mayat tersebut karena belum ada masyarakat di wilayah Kabupaten Pelalawan yang merasa kehilangan anggota keluargannya,” katanya.
Lebih lanjut Kaswandi menjelaskan, mayat yang ditemukan di PT MUSIMAS itu merupakan anak dari warga Nias yang sebelum ditemukan jasadnya sudah ada laporan dari keluarganya (laporan kehilangan-red).
“Ya, Anak itu bernama Ferdinanus Buulolo (12) dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan motif penyebab kematiannya. Kemudian mayat yang di temukan di pasar lama Desa Palas, tidak ditemukan kejanggalan dan atau tanda-tanda penganiayaan,” jelasnya.
Selanjutnya, mayat yang ditemukan di daerah Kecamatan Langgam itu sedang dalam penyelidikan karena menurut infornasi masyarakat bahwa orang yang berpenampilan wanita itu ternyata pria dan orang itu baru sekira beberapa minggu saja tinggal disana.
Sedangkan mayat MrX Laki-laki yang ditemukan Box Culvert Jalan Sipang Anjing, belakang pasar baru Kec.Pkl kerinci itu masih dalam penyelidikan juga. “Kesulitan kita mengungkap identitas mayat-mayat itu karena laporan kehilangan anggota keluarga dari masyarakat tidak ada,” kata Kapolres. (Yul)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















