Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK
Himbau Masyarakat Tentang Issue Penculikan Anak Hoax

Pimred Ungkap R
Rabu, 07 Nop 2018 | dilihat: 699 kali
Foto: Doc foto Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK saat dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait issue penculikan anak yang akibat informasi itu membuat masyarakat resah

PELALAWAN. ungkapriau.com- Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan tidak menanggapi informasi-informasi penculikan anak yang akhir-akhir ini disebar oknum-oknum yang tidak bertanggujawab melalui media sosial (Medsos).

 

“Berita-berita terkait penculikan anak yang di umbar di akun media sosial seperti Facebook, Instagram, twitter dan lain sebagainya merupakan berita bohong (hoax),” ujar Kapolres Pelalawan kepada ungkapriau.com saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Senin (5/11/2018).

 

Dalam keterangan orang Nomor 1 Polres Pelalawan ini, membenarkan berita penculikan anak yang tersebar saat ini di akun-akun media sosial (Medsos), merupakan berita bohong (Hoax).

 

“Jangan ada masyarakat yang percaya dengan hal itu karena issue atau informasi-informasi sedemikian merupakan berita bohong. Bahkan orang-orang yang sengaja menyebar informasi tersebut di medsos sudah ditangkap,” terang Kaswandi sembari menghimbau masyarakat agar tidak resah tentang berita-berita penculikan anak itu.

 

Kepada media ini Kapolres Pelalawan menyampaikan sejumlah mayat yang akhir-akhir ini di temukan di wilayah hukum Polres Pelalawan masih MrX.

 

“benar, sejumlah mayat yang ditemukan di beberapa tempat di pelalawan ini masih dalam penyelidikan. Kapolres mengaku kesulitan mengungkap identitas mayat-mayat tersebut karena belum ada masyarakat di wilayah Kabupaten Pelalawan yang merasa kehilangan anggota keluargannya,” katanya.

 

Lebih lanjut Kaswandi menjelaskan, mayat yang ditemukan di PT MUSIMAS itu merupakan anak dari warga Nias yang sebelum ditemukan jasadnya sudah ada laporan dari keluarganya (laporan kehilangan-red).

 

“Ya, Anak itu bernama Ferdinanus Buulolo (12) dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan motif penyebab kematiannya. Kemudian mayat yang di temukan di pasar lama Desa Palas, tidak ditemukan kejanggalan dan atau tanda-tanda penganiayaan,” jelasnya.

 

Selanjutnya, mayat yang ditemukan di daerah Kecamatan Langgam itu sedang dalam penyelidikan karena menurut infornasi masyarakat bahwa orang yang berpenampilan wanita itu ternyata pria dan orang itu baru sekira beberapa minggu saja tinggal disana.

 

Sedangkan mayat MrX Laki-laki yang ditemukan Box Culvert Jalan Sipang Anjing, belakang pasar baru Kec.Pkl kerinci itu masih dalam penyelidikan juga. “Kesulitan kita mengungkap identitas mayat-mayat itu karena laporan kehilangan anggota keluarga dari masyarakat tidak ada,” kata Kapolres. (Yul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved