Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Dalam rangka sosialisasi 4 Pilar MPR
Ratusan Masyarakat Kota Pkl Kerinci Ikuti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI

Y01/PIMRED
Sabtu, 20 Jun 2015 | dilihat: 1897 kali
Foto: Saat sosialisasi empat Pilar MPR-RI

UNGKAP RIAU, Pelalawan - Dalam rangka sosialisasi 4 Pilar MPR (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka  Tunggal Ika) oleh Marsiman Saragih, SH, selaku Anggota DPR/MPR-RI Periode 2014-2019 dengan Nomor Anggota, A 132 pada 15 Juni Lalu, bertempat di Gedung Serba Guna Kelurahan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan-Riau.

Sosialisasi 4 Pilar yang ditaja oleh Anggota DPR-RI Pusat ini, dihadari sejumlah Tokoh Masyarakat Kabupaten Pelalawan, Drs. Sozifao Hia M.Si, Supriyanto SP yang juga sebagai Wakil Ketua-1 DPRD Kabupaten Pelalawan, Anggota DPRD Riau, H. Zukri Misran yang juga sebagai Calon Bupati Pelalawan, Kapolsek Pkl. Kerinci yang diwakili Subagja, dan ratusan masyarakat Kabupaten Pelalawan pada acara tersebut.

Anggota DPR/MPR RI, Marsiman Saragih, SH, dalam kata sambutannya, pentingnya masyarakat kita di seluruh indonesia mengetahui tentang ketetapan 4 Pilar MPR RI Nomor VI/MPR/2001 tentang Etika kehidupan berbangsa dan tantangan kebangsaan yang sulit dihapuskan.

“Tantangan kebangsaan yang sedang diberikan pemahamannya kepada Bapak/i di tempat ini, agar memahami bahwa Pancasila tersebut sebagai dasar dan Idiologi Negara,” jelas marsiman MPR-RI ketika itu.

Dikatakan nya, seluruh Bangsa RI perlu lebih mendalami pengetahuan tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, Binneka Tunggal Ika, karena tantangannya dari jaman halayak hingga kini, yaitu, masih lemahnya penghayatan serta pengamalan Agama dan munculnya pemahaman terhadap ajaran Agama yang keliru dan sempit dan ditambah dengan pengabaian terhadap kempentingan daerah yang timbulnya fanatisme kedaerahan.

Selanjutnya, kurangnya berkembang pemahaman dan penghargaan atas kebinekaan dan kemajemukan, kurangnya keteladanan dalam sikap dan prilaku sebagai pemimpin dan tokoh bangsa dan tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal,” ungkap Marsiman Saragih, SH, dalam acara sosialisasi 4 pilar MPR-RI pada waktu itu.

Untuk diketahui, kami selaku Anggota DPR/MPR RI yang membidangi dan mengerjakan 4 pilar MPR-RI ini, agar seluruh rakyat indonesia mengetahui hak dan kewajiban dalam menghayati Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara, kemudian, Undang-undang dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR, sedangakan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara, kalau Binneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, jelasnya mengakhiri.

Anggota DPRD Riau, H.Zukri Misran meminta terima kasih kepada Anggota DPR/MPR RI Marsiman Saragih SH, yang telah datang  di Kabupaten Pelalawan untuk mesosialisasikan 4 Pilar MPR RI tersebut, mudah-mudahan pemahaman 4 pilar MPR ini oleh masyarakat nantinya dapat menimalisir berbagai persoalan dan selalu mengenang bahwa rakyat indonesia bangsa yang tidak ada perbedaan suku dan agama, katanya singkat.

Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Supriyanto SP mengatakan, sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara yang dilakukan oleh Anggota DPR/MPR RI kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan saat ini, salah satu tujuan dalam mengajak kompak rakyat indonesia tanpa adanya perbedaan suku ras dan agama.

“Saya sangat setuju dengan contoh yang diperagakan oleh Bapak Abid selaku Dosen Vakultas Universitas  Hukum Jakarta (Pemateri) yang mana beliau memberikan contoh yang baik dalam membuat rakyat indonesia kompak dan bersatu,” katanya.

Mengiji kekompakan rakyat indonesia dengan cara mengudang seluruh peserta sosialisasi berdiri. Ya, ketika itu, pesertanya berdiri serentak, dan ketika mengundang dengan khusus agama muslim, tentu yang lain tidak mau ikut, karena perbedaan Agama. Hal sedemikian tidak perlu ditiru, karena contoh yang baik untuk kebersamaan itu, tidak memandang suku ras dan agama.

 

“Membangun bangsa tidak kenal itu suku ras dan agama, karena Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika telah diinkludkan kita sebagai satu bangsa dan satu bahasa tanpa danya perbedaan suku dan agama,” jelas Supriyanto SP mengakhiri. Yulianus. 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved