Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kepengurusan Sepeda Motor
Sikap Oknum Laka Lantas Mengecewakan

fin/urc 05/12/2
Jumat, 05 Des 2014 | dilihat: 1949 kali

Bermaksud mempertanyakan sepeda motornya, Icha (15) warga Jalan Hangtuah Ujung Gang Inpres Kecamatan Tenayan Raya, harus menelan kekecewaan. Pasalnya, saat ia mempertanyakan kendaraannya yang ditahan di Unit Laka Lantas 1 Nopember 2014 lalu, Icha tak memperoleh kepastian dari oknum petugas yang diketahui jati dirinya.

Hal ini dikemukakan Icha saat ditemui Ungkap Riau yang kebetulan datang untuk menemui Kanit Lakalantas, AKP Deswandri di Unit Lakalantas yang berada persis dibawah Jembatan Siak III, Jumat (5/12).

Sebelum bersama Ungkap Riau, Icha yang ditemani ibundanya menceritakan, bahwa pada tanggal 1 Nopember lalu ia terlibat kecelakaan sesama sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang pemuda yang tak diketahui identitasnya.

“ Malam saat kejadian, saya sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Sepakat, Kecamatan Tenayan Raya. Namun tanpa disangka, dari arah depan sebuah sepeda motor melaju dengan kencang yang dikendarai oleh dua orang pemuda tanpa pakai helm, langsung menabrak motor saya. Saat itu juga, saya pun terkapar dan langsung pingsan”, beber Icha.

Tak berselang lama, dua personil polisi yang kebetulan melintas, mengamankan sepeda motor Icha, dan menaikkannya ke dalam mobil patroli yang mereka kendarai. Sementara Icha terpaksa dilarikan ke salah satu klinik terdekat oleh warga setempat, untuk mendapat perawatan, ujar Icha.

Seminggu usai dirawat, Icha pun mencoba mencari tahu keberadaan sepeda motornya. Setelah tanya sana-sini, akhirnya ia mendapat informasi bahwa sepeda motornya jenis Yamaha Jupiter MX BM 3893 JB, sudah dibawa oleh petugas Kepolisian Unit Lakalantas menggunakan mobil patroli berwarna putih bergaris biru.

Singkat cerita usai mendapat perawatan, awal Desember 2014 Icha bersama ibundanya mencoba menanyakan sepeda motornya tersebut ke Unit Lakalantas. Dan benar saja, bahwa sepeda motornya memang sudah diselamatkan oleh petugas, ucap ibunda Icha, menirukan ucapan petugas.

Hanya saja untuk mengambil sepeda motornya itu, Icha terlebih dahulu diminta untuk menghubungi orang yang terlibat tabrakan dengannya terlebih dahulu. Saat itu petugas Unit Lakalantas tersebut memberikan nomor selular orang dimaksud kepada Icha. Namun, setelah dihubungi berkali-kali, nomor selular yang diberikan, tak kunjung aktif.

“ Makanya saya sama ibu kesini pak, karena nomor HP yang diberikan tempo hari oleh pak polisi itu, tak aktif”, ujar Icha ditemani ibundanya.

Penasaran dengan keberadaan motor yang masih kredit tersebut, Icha pun mencoba mendatangi petugas Unit Lakalantas, Jumat (5/12).
Kemudian oleh dua petugas yang ada di sebuah ruangan regu Unit Lakalantas, menyarankan untuk menjumpai Bripka Wandri terlebih dahulu, ujar Icha seraya menjelaskan bahwa ia tidak tahu nama kedua petugas tersebut karena mengenakan baju kaos kuning.

Oknum Petugas Mendamprat;

Mengingat saat itu Wandri tidak berada ditempat karena bertepatan dengan jam sholat Jum’at, Icha pun mencoba menunggu di ruang tunggu tamu. Bosan menunggu akhirnya, Icha bersama ibundanya berniat pulang ke rumah.

Namun begitu menaiki sepeda motor, Icha melihat dari kejauhan seseorang yang turun dari sebuah mobil dan diketahui bernama Bripka Wandri. Icha bersama ibunya pun, urung pulang. Kemudian mereka mencoba mengikut kearah Wandri pergi.Sementara ketika Ungkap Riau berinisiatif mencari Wandri di ruang regu III, pintunya dalam posisi terkunci.

Melihat hal itu, seorang petugas yang muncul dari depan ruang Wandri langsung mendamprat seraya berkata, “ ada apa lagi lae”, ujar petugas berpostur tinggi dan berambut agak lurus yang tak diketahui identitasnya karena menggunakan baju kaos kuning.

Setelah dijelaskan, dengan suara keras petugas tersebut berkata, “Wandri tidak disini. Cari di depan sana, dia sudah tak disini”, ucapnya terlihat marah seraya mempelototi Ungkap Riau dan memutar-mutar pegangan pintu ruang Wandri yang sudah terkunci sedari tadi.

Tak mendapat informasi yang jelas, Ungkap Riau yang menanyakan keberadaan Kanit Lakalantas AKP Wandri, lagi-lagi petugas tersebut mendamprat. “ Masalah penyelesaian sepeda motor Icha itu, disini. Pengganti Wandri tak disini, sekarang dia lagi lepas dinas”, ucap petugas tersebut dengan nada arogan.

Menariknya, Bripka Wandri yang berhasil ditemui di Kantin bagian SIM, mengaku masalah itu sudah ditangan penggantinya. “ Temui aja dia besok pagi atau minggu. Kalau senin, dia lepas dinas”, jawab Wandri tanpa menjelaskan siapa nama petugas yang menggantikannya tersebut. (fin/urc)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved