Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Berharap Ekonomo Masyarakat Meningkat
Azwir: Pemerintah Dan Perusahaan Diminta Merespon Kondisi Jalan Lintas Bono

Syamsul B ST
Selasa, 30 Apr 2019 | dilihat: 1235 kali
Foto: Doc foto Tokoh Masyarakat Kec. Teluk Meranti Pelalawan, Azwir yang didampingi Istrinya meminta pemerintah dan perusahaan merespon Jalan Lintas Bono yang kondisinya sudah memprihatinkan.

PELALAWAN. ungkapriau.com- Menanggapi kondisi Jalan Lintas Bono oleh salah seorang Tokoh Masyarakat (Tomas) Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Riau. Dirinya mengeluh usaha yang dikembangkan masyarakat ilir sungai kampar menurun drastis.

 

Menurunnya perkembangan berbagai usaha yang dikembangkan masyarakat di wilayah ilir sungai kampar tersebut, dikarenakan kondisi jalan Lintas Bono yang telah mengalami kerusakkan yang mengakibatkan pendistribusian barang-barang dagangan masyarakat mengalami penurunan pemeasaran.

Lain sewaktu jalan baru ditimbun dan pengerasan dahulu, transportasi ramai lalu lalang para pengendarapun banyak mampir untuk membeli barang dagangannya sehingga perekonomian cepat berputar dan meningkat.

Hal ini di sampaikan Azwir kepada ungkariau.com saat di konfirmasi di pasar Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/4/2019).

 

Azwir menyebutkan, pada saat Musrenbang di tingkat Kecamatan Teluk Meranti tahun 2019 lalu. Perusahaan yang beropareasi di wilayah Kabuaten Pelalawan diminta untuk merespon berbagai keluahan masyarakat termasuk kerusakn Jalan Lontas Bono ini.

 

“Iya benar, dalam Musrenbang Tahun 2019 itu, saya turut hadir dan juga disinggung tentang adanya 18 perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Teluk Meranti dan telah membuat MoU dengan pemerintah daerah kabupaten Pelalawan. salah satu poin dalam MoU tersebut yakni melakukan pemelirahan jalan lintas bono menjelang realisasi pengaspalan dari Pemerintah Provinsi Riau maupun dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan,” ungkap Azwir.

 

Sejatinya. Perusahaan yang sudah membuat kesepakatan itu harus menunjukkan komitmennya dengan merespon Jalan Lintas Bono yang sudah rusak ini untuk dilakukan pemeliharaan menjelang menunggu diaspal oleh Pemerintah Provinsi Riau.

 

Selain perusahan memperhatikan kondisi Jalan Lintas Bono ini juga pemerintah daerah harus jemput bola supaya segera terealisasi peningkatan jalan lintas bono ini. “Kita hanya mengingatkan dan sekaligus menagih janji yang tertuang dalam MoU perusahaan itu,” kata Pemilik usaha Dua Putri ini

 

Lebih lanjut Azwir berharap perusahaan- perusahaan yang sudah membuat MoU tersebut segera melakukan perawatan jalan lintas bono yang kondisinya semakin rusak parah supaya masyarakat dapat meningkatkan taraf perekonomian terlebih lagi Kecamatan Teluk Meranti adalah daerah wisata ombak bono yang sudah mendunia.

"Perusahaan masih kurang memperhatikan daerah kami ini, misalnya, tidak adanya pencucian paret yang sudah tertutup rumput dan kotoran serta tidak melakukan pembersihan bahu jalan yang sudah bersemak. Kita berharap perusahaan-perusahaan lebih komit dan respon lagi,” Azwir mengakhiri. (Syamsul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved