INHIL, Ungkapriu.com- Gubernur Riau (Gubri) dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2019, menganggarkan Rp. 200.000.000 untuk setiap desa di Riau, anggaran tersebut khusus untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Diantaranya desa Pekan Kamis, kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Misman sebagai Kepala Desa bersyukur mendapat suntikan dana untuk membangun desanya, 11 Desember 2019.
Kepada Awak Media Misman mengatakan, anggaran 200 juta tersebut akan digunakannya untuk membuka usaha depot air minum.
| Baca juga: | |
| Aparat Desa Pematang Tinggi Kunker ke Desa Air Emas | |
| Pemko Pekanbaru Komit Rapikan Tata Kelola Administrasi | |
| Polres Pelalawan Kembali Ciduk Penyalahgunaan Narkotika | |
Misman menjelaskan, alasannya buka depot air sebab kebutuhan air minum untuk warga di desanya selama ini disuplay dari depot air desa tetangga. "Hari ini, proses verifikasi Bumdes dengan nama Berkah Amanah," ujar Misman.
Semuanya, kata Misman, sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, bersama pengawas BUMdes, Tim Penataan, Tim Verifikasi, Pendamping Desa dan perangkat desa. "Agar benar-benar baik," katanya.
Misman berharap, BUMDes yang menjadi harapan warganya dapat berjalan sesuai dengan harapan, membawa berkah untuk masyarakat Desa Pekan Kamis, "Sebagaimana namanya, BUMDes Berkah Amanah," terang Misman. (Rhama Melo)
| Rencana Peminjaman 200 Miliar: DPRD Inhil Belum Setujui Usulan Pemkab Inhil | |
| Anggota DPRD Komisi IV Berjanji Akan Panggil Pihak Disdik Inhil | |
| Kepsek SDN 028 Tempuling Harapkan Disidik Inhil Bangun Toilet di Sekolahnya | |
| Kepala MTs-N 2 Inhil Sampaikan Klarifikasi Resmi | |
| Ratusan Warga Desa Bongkal Malang Unjuk Rasa dan Hentikan Aktifitas Mobil Batu Bara | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














