Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Tidak jelasnya penggunaan dana sekolah
Kepsek SDN 002 Ukui Diduga Gelapkan Dana BOSDA

Dirianus (14/4/
Selasa, 14 Apr 2015 | dilihat: 9053 kali

Tidak sedikitnya anggaran mengalir di SDN OO2 Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau, melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang besumber Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada T-A 2004-2014 lalu, yang diduga gelapkan oleh Kepala Sekolah (KEPSEK) SDN 002 Ukui

Bedasarkan informasi yang diperoleh media www.ungkapriau.com baru-baru ini, dari warga setempat yang tidak mau disebut namanya mengatakan, perbuatan yang tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah SDN 002 Kecamatan Ukui itu dalam pelaksanaan dana Bosda pada Tahun 2004-2014 ini dinilai tidak tepat sasaran. Katanya
 
Ironisnya lagi,  biasanya kalu ada pencarian dana Bosda tersebut, harus diketahui keuangannya oleh Bendahara sekolah. Namun bendahara tidak pernah mengetahui pernah adanya pencairan dana bantuan itu, melainkan Suyatman saja selaku Kepala Sekolah .
 
Saat hal inidikonfimasikan www.ungkapriau.com kepada MD. Rizal, S.Pd , M. Pd selaku kepala Dinas Pendidikan Pelalawan beberapa waktu lalu, sayang tidak membuahkan hasil sebab tidak berada ditempat. menurut salah satu stafnya mengatakan pak Kadis gak ada, dikarenakan pak kadis sedang melakukan tugas Surat Perntah Perjalanan Dinas Luar ((SP2DL). Singkat stafnya.
 
Menaggapi infromasi tersebut kepala sekolah SDN 002 Ukui Suyatman saat dikonfimasikan media www.ungkapriau.com senin (06/04) melalui Via telp dengan No 0853 6401 XXXX menjelaskan, setiap pencairan dana Bosda tersebut saya selaku kepala sekolah melaksanakan sesuai dengan prosekdur dan tidak pernah memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan lain atau pribadi terkecuali sesuai kebutuhan sekolah. jelasnya
 
"Bahkan dalam pelaksanaan dana Bosda tersebut pihak sekolah telah merealisasikan sesuai dengan aturan, kamipun sudah diperiksa oleh inspektorat Kebuapaten Pelalawan tentang penggunaan dana Bosda". katanya
 
Suyatman meminta bila ada rekan-rekan wartawan yang mau konfirmasi seputar pelaksanaan dana Bosda terlebih dahulu wartawan meminta rekomendasi dari Dinas Pendidikan Pelalawan untuk dapat bisa kami menjelaskan terkait pelaksanaan dana tersebut, karena selkau pihak sekolah tanpa ada rekomendasi dari Disdik Pelalawan akan sulit memberikan penjelasan yang akurat. Pintanya Suyatman.
 
Saat dimintai tanggapan Ketua LSM Tri Bhakti Alui Zalukhu, Selasa (14/4) dikantornya di Pekanbaru mengatakan, alasan klasik acap kali diucapkan oleh pejabat-pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan bila saat dikonfirmasi selalu mengaku sudah diperiksa Inspektorat Pelalawan atau meminta rekomendasi dari atasan seolah-olah seluruh kegiatannya itu bersih atau tidak bermasalah, padahal pelaksanaan dilapangan adalah yang bersangkutan itu sendiri.
 
"Jika ditelaah dari kata-kata pejabat yang mesti dikonfirmasi terlebih dahulu atau meminta rekomendasi keatasan bukanlah alasan yang tepat, karena atasan belum tentu mengetahui hasil atau fakta dilapangan", jelasnya.
 
Lebih lanjut Alui mengatakan, penyaluran dana kesekolah sering terjadi penyimpangan karena akses untuk mengkorupsinya lebih muda dan praktis, dengan uang masuk kerekening sekolah disinilah oknum-oknum itu bermain, contohnya membuat SPJ fiktif. Jelasnya megakhiri. (Dirianus)


Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved