Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Dinilai Tidak Sesuai Bestech,
Pengerjaan Bahu Jalan Kota Pangkalan Kerinci Diprotes Warga

Yulianus Halawa
Senin, 04 Des 2023 01:09 WIB | dilihat: 25274 kali
Foto: Pengerjaan bahu jalan kota pangkalan kerinci yang diprotes warga karena dinilai tidak sesuai Bestech

Pelalawan (ungkapriau.com)- Warga Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, mengapresiasi program Bupati H.Zukri dalam hal penataan keindahan kota pangkalan kerinci termasuk realisasi pembangunan Drainase Raksasa yang meliputi dranase sedang dan kecil untuk penanggulangan Banjir Tahun 2023 di daerah itu.

Selain membangun Drainase Raksasa di Kota Pangkalan Kerinci yang bertempat lokasi di wilayah Kelurahan Kerinci Barat ini. Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan juga telah berhasil membangun puluhan paket Drainase berukuran sedang dan kecil termasuk beberapa paket Box Culvert di berbagai titik - titik rawan banjir di daerah itu.

Drainase Raksasa serta puluhan drainase sedang dan kecil yang dibangun pada periode pertama Bupati Zukri - Nassar ini, agar seluruh akses saluran air yang ada di seputaran Kota Pangkalan Kerinci dapat berfungsi menuju drainase induk.

Pembangunan Drainase Raksasa dan pembangunan beberapa Box Culvert serta Drainase kecil dan sedang di daerah itu, sebagai bentuk respon H.Zukri - H.Nassar dalam menjawab keluhan masyarakat kota pangkalan kerinci terkait masalah banjir.

Di samping Bupati Zukri mendapat apresiasi masyarakat atas realisasi pembangunan penanggulangan banjir tersebut dan pembangunan penataan keindahan pada pusat kota pangkalan kerinci, mendapat protes warga.

Adapun bentuk protes warga terkait pembangunan penataan keindahan kota pangkalan kerinci ini, terkait Drainase di Jalan Akasi yang disulap menjadi Bahu Jalan dan tidak dikerjakan oleh dinas yang bersangkutan secara profesional.

Demikian hal ini, di sampaikan J.Muda yang merupakan salah seorang Tokoh Pemuda Jalan Seminai, Kelurahan Kota Pangkalan Kerinci, kepada media ini pada Senin 04 Desember 2023 lalu.

J.Muda mengatakan. Program Bupati Zukri - Nassar dalam hal penanggulangan banjir di kota pangkalan kerinci sangat di apresiasi. 

Menurutnya, setelah adanya Drainase Raksasa dan puluhan Drainase sedang dan Drainase kecil di kota kerinci itu, Air - air yang tidak mengalir sebelumnya dan kini sudah mulai tersalur lancar ke akses drainase induk.

Memang masih ada, "Air - air yang masih tergenang dalam selokan, masih banyak. Pihak dinas yang memiliki tenaga kebersihan Tim Oranye (PPSU) Dinas DLH Pelalawan belum melakukan pembersihan pasir dan pengangkatan Sampah - sampah warga yang bertumpuk dalam selokan - selokan Drainase itu," jelasnya.

Melihat pengerjaan Bahu Jalan yang di bangun diatas bibir Drainase Jalan Akasia Kota Pangkalan Kerinci ini, sangat disayangkan tidak dikerjakan secara profesional oleh Dinas yang bersangkutan.

Selain proyek tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai Bestech dan atau spesifikasi dilapangan dan juga proyek ini tidak memiliki papan informasi/ papan Plang proyek. 

"Masyarakat tidak mengetahui proyek ini berasal darimana, sumber dana pembiayaannya dari mana, dikerjakan secara peribadi'kah atau melalui tender dan atau PL," kata J.Muda seraya bertanyak kepada media ini.

Kepada media ini, J.Muda menyebut bahwa pekerjaan proyek yang tidak diketahui pagu dananya ini, membuat masyarakat kota pangkalan kerinci, termasuk dirinya merasa kecewa dan protes.

"Ya, disetiap pembangunan yang menggunakan APBD, APBN harus memasang Plang disekitar lokasi dan terkecuali proyek Peribadi. Itupun masih memasang dan mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)," jelasnya.

Kekecewaan masyarakat terkait pelaksanaan pengerjaan bangunan Bahu Jalan Akasi Kota Pangkalan Kerinci ini, dikarenakan pengerjaannya semerawut dan tidak rapi. Bahkan pemasangan Keramixpun dinilai kurang profesional.

"Bila rekan - rekan wartawan tidak percaya. Mari bersama saya tunjukkan pengerjaannya yang tidak profesional itu," ungkapnya sambil mengajak ke lokasi pengerjaan Bahu Jalan yang dimaksud.

Pantauan media seputar pengerjaan bangunan tersebut ditemukan tidak adanya disekitar lokasi Plang nama proyek. Sehingga masyarakat merasa bingung proyek tersebut.

Di lokasi proyek itu J.Muda, "Apakah proyek ini, MY atau tender, sebab pengerjaannya baru kurang lebih 100-Meter dan sampai detik ini belum kunjung selesai. di hawatirkan proyek ini tidak dapat diselesaikan 20 Desember 2023," pungkasnya.

J.Muda yang karib disapa Juragan Muda ini menyebut Proyek tersebut, diduga sudah habis masa waktu kontrak dan pengerjaan tetap dilanjutkan.

Bupati Pelalawan H.Zukri diminta agar segera menempatkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Pelalawan yang lebih profesional dan benar - benar bersienergi menyokong jalannya program startegis pemerintah dibidang PUPR. ***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved