Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Akibat Pengerjaan Proyek Asal Jadi
Pengrehapan Atap Gedung Dang Purnama Tahun 2015 Bocor

Asnan
Selasa, 24 Nop 2015 | dilihat: 1914 kali
Foto: Bangunan Gedung Dang Purnama di jalan Bupati Tulus, Rengat dan salah satu sisi atap gedung.

UNGKAP RIAU, INHU – Semestinya proyek pembangunan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang baru saja siap di serah terimakan (PHO) oleh pihak pengadaan jasa kontruksi terhadap Rekanan Kontrakto pada Anggaran Perbelanjaan Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2015, terkesan pengerjaan atapnya asal jadi.

Pasalnya, pengrehapan bangunan Gedung Dang Purnama yang baru saja diselesaikan pengerjaannya oleh rekanan dengan dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Inhu Tahun 2015 senilai kurang lebih 1 Milyar di Jalan Bupati Tulus Rengat, kini sudah menjadi pemerhatian masyarakat Inhu, karena pengerjaannya asal-asalan sehingga mengakibatkan atapnya bocor.

Demikian keterangan ini disampaikan salah seorang masyarakat, Kelurahan Kampung Dagang, Said Salim kepada UNGKAP RIAU di kediamannya, Kamis (19/11/15).

Menurutnya, awalnya masyarakat mengetahui atap Gedung Dang Purnama ini bocor setelah usai acara debat Calon Bupati Inhu pada 19 November lalu.

"Ketika acara Debad Calon Bupati Inhu ini yang berketepatan hujan dating dan terlihat air hujan masuk melewati atap Gedung Dang Purnama yang baru saja selesai dikerjakan oleh Rekanan melalui kegiatan pekerjaan umum (PU) Kabupaten Inhu tahun 2015," jelasnya Salim.

Mengenai pembangunan kontruksinya sangat diakui bagus dan kokoh.

Namun permasalahannya hanya dengan pengerjaan atap yang dinilai dikerjakan asal-asalan oleh pihak ketiga. Bahkan hal ini dinilai karena pengawasan dari pihak Satker yang bersangkutan (PU) tidak serius.

Lanjut Said Salim, "Bila pengrehapan atap bangunan tersebut tidak  di perbaiki. Maka persoalan ini akan saya laporkan kepada Pihak Tipidkor dan Kejasaan Kabupaten Indragiri Hulu," tukasnya.

Diungkapnya lagi, dalam pengrehapan atap gedung Dang Purnama yang menelan anggaran APBD Ianhu milyaran ini akan membuat masyarakat Inhu sesat dari jumlah nilai pagu dananya, karena pihak satker selaku pemilik kegiatan tidak transparan alias tidak memasang plang nama proyek disekitar lokasi pembangunan.
 
Saat kasus ini dikonfirmasikan kepada pihak Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Inhu, tidak berhasil diperoleh informasi tentang kebocoran Atap Gedung ini, karena Kepala Dinas yang bersangkutan tidak berada di tempat, hingga turunnya berita ini tanpa adanya penjelasan dari pemilik kegiatan (PU). Asnan



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved