Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bantu Pertumbuhan Ekonomi Petani,
Harga Pinang Kering Merangkak Naik Petani Pinangpun Tersenyum

Wartawan Inhu Asnan
Rabu, 16 Apr 2025 01:54 WIB | dilihat: 15651 kali
Foto: Pinang yang sedang di keringkan dengan menjemur

Indragiri Hulu (ungkapriau.com)- Petani pinang sedang berbahagia karena uarga buah pinang di Kabupaten Inhu naik sampai Rp. 11.000 per Kg. Tentunya hal ini menjadi semangat baru bagi para petani Pinang di Kecamatan Rengat.

Pasalnya, hampir Tiga tahun terakhir harga buah pinang anjlok, mencapai harga terindah Rp.4000 perkilo, sehingga banyak para petani terpaksa menebang pohon pinangnya, baik itu pinang yang siap panen maupun pinang yang baru di tanam.

Namun, penantian cukup lama harga pinang tinggi pun kini sudah terlihat. Para toke-toke pinang kini mulai berkeliaran ke rumah-rumah warga untuk membeli pinang kering.

"Bisa jadi harga ini akan terus naik, tapi cari pinang sekarang susah kata Sisam", salah satu toke pinang di Kecamatan Rengat, Rabu 16 April 2025.

Dia menambahkan," untuk memenuhi permintaan pinang dirinya harus berani bersaing dengan para toke lain. Sebab, petani pinang akan beralih jika harga masih dibawah harga toke lain.

"Kalau dulu saat kebun pinang masyarakat masih banyak, kita para toke tidak kesulitan,untuk mencari Pinang kering.

 Setiap hari dia dapat kan Pinang Kering 500 Kg sampai 700 Kg sehari dari desa Sungai Guntung hilir, kalau sekarang tidak seperti dulu lagi hanya 400 Kg perhari,karena batang pinangnya sudah banyak yang di tumbang ," jelasnya.

Seorang petani pinang Sulaiman mengunkapkan,"Dia pun merasa bersyukur dengan naiknya harga pinang saat ini, meski ada puluhan hektar yang telah di musnahkan oleh para petani. Masih ada sebagian petani yang tetap bertahan dengan perkebunan pinang. Dan ini tentunya menjadi mimpi baik bagi petani yang masih bertahan. 

"Ada yang di musnahkan, ada yang masih bertahan. Dan ada juga yang melakukan tumpang Sari di lahan nya dengan Kebun Kelapa sawit Ini akan jadi kabar baik untuk ekonomi Warga," jelas nya.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved